30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Hendro Satrio Dorong Investor Masuk KSPN Likupang

MANADOPOST.ID—Usai menuntaskan infrastruktur jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Manado-Bitung-Likupang, sejak 2020 hingga 2021 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini mendorong investor untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Kementerian PUPR Hendro Satrio M.K saat ditemui Manado Post kemarin (8/6).

“Kementerian PUPR sudah tuntaskan proyek di KSPN Likupang. Jalan Pantai Pulisan sampai bundaran itu sepanjang 2,8 kilometer sudah kita tuntaskan. Jalan Girian (Bitung)-Likupang juga sudah selesai dari tahun 2020. Jadi tinggal di dorong investor untuk masuk disana,” kata Hendro.

Diketahui Jalan Girian (Bitung)-Likupang merupakan infrastruktur penunjang konektivitas KSPN Likupang yang terdiri dari preservasi jalan sepanjang 43,67 kilometer dan jembatan 152,2 meter.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Disana juga ada infrastruktur penunjang yang saya liat sudah selesai dibangun oleh Kementerian PUPR, seperti air baku dan homestay-homestay. Tapi pariwisata disana masih sunyi,” tambah pria kelahiran 3 Maret 1972 ini.

Ia pun berharap agar Pemerintah Daerah dapat mendorong agar investor segera masuk dan membangun infrastruktur pariwisata guna mendorong perekonomian warga setempat.

“Harapannya segera ada investor yang membangun di kawasan KSPN. Karena fasilitas air baku dan jalan sudah disediakan Kementerian PUPR dan semoga dengan adanya infrastruktur-infrastruktur ini, pariwisata di KSPN Likupang akan semakin ramai,” Ungkap Hendro.

Hal Senada diungkapkan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) I Komang Sudana saat dikonfirmasi pun menyebutkan bahwa proyek air baku sebagai salah satu sarana utama di KSPN Likupang sudah rampung. “Air baku sudah selesai kami bangun,” papar Sudana.

Diketahui, selain infrastruktur jalan dan jembatan serta sumber daya air, Kementerian PUPR juga telah membangun 263 unit Sarana hunian pendukung kawasan pariwisata (Sarhunta) oleh Ditjen Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I. (des)

MANADOPOST.ID—Usai menuntaskan infrastruktur jalan dan jembatan untuk mendukung konektivitas di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas Manado-Bitung-Likupang, sejak 2020 hingga 2021 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini mendorong investor untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Kementerian PUPR Hendro Satrio M.K saat ditemui Manado Post kemarin (8/6).

“Kementerian PUPR sudah tuntaskan proyek di KSPN Likupang. Jalan Pantai Pulisan sampai bundaran itu sepanjang 2,8 kilometer sudah kita tuntaskan. Jalan Girian (Bitung)-Likupang juga sudah selesai dari tahun 2020. Jadi tinggal di dorong investor untuk masuk disana,” kata Hendro.

Diketahui Jalan Girian (Bitung)-Likupang merupakan infrastruktur penunjang konektivitas KSPN Likupang yang terdiri dari preservasi jalan sepanjang 43,67 kilometer dan jembatan 152,2 meter.

“Disana juga ada infrastruktur penunjang yang saya liat sudah selesai dibangun oleh Kementerian PUPR, seperti air baku dan homestay-homestay. Tapi pariwisata disana masih sunyi,” tambah pria kelahiran 3 Maret 1972 ini.

Ia pun berharap agar Pemerintah Daerah dapat mendorong agar investor segera masuk dan membangun infrastruktur pariwisata guna mendorong perekonomian warga setempat.

“Harapannya segera ada investor yang membangun di kawasan KSPN. Karena fasilitas air baku dan jalan sudah disediakan Kementerian PUPR dan semoga dengan adanya infrastruktur-infrastruktur ini, pariwisata di KSPN Likupang akan semakin ramai,” Ungkap Hendro.

Hal Senada diungkapkan oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWSS I) I Komang Sudana saat dikonfirmasi pun menyebutkan bahwa proyek air baku sebagai salah satu sarana utama di KSPN Likupang sudah rampung. “Air baku sudah selesai kami bangun,” papar Sudana.

Diketahui, selain infrastruktur jalan dan jembatan serta sumber daya air, Kementerian PUPR juga telah membangun 263 unit Sarana hunian pendukung kawasan pariwisata (Sarhunta) oleh Ditjen Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I. (des)

Most Read

Artikel Terbaru

/