23.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Perkosa 21 Santriwati, Desakan Hukuman Kebiri Ustaz Cabul tak Terbendung, Ini Jawaban Kejati Jabar

MANADOPOST.ID – Banyak pihak termasuk keluarga korban, mendesak agar Ustaz Cabul Herry Wirawan dihukum kebiri atas tindakan pemerkosaan terhadap 21 santriwati di pondok pesantrennya. Hal itu mengingat perbuatan Herry Wirawan yang cukup keji dan tak beradab hingga korban hamil dan melahirkan.

 

Apalagi, tindak asusila yang dilakukan Herry Wirawan dilakukan terhadap anak-anak di bawah umur dan berlangsung sejak lima tahun terakhir. Karena itu, hukuman kebiri dinilai pantas didapat sosok asal Garut, Jawa Barat itu.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lalu, apa jawaban Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Asep Mulyana Jawa Barat atas desakan publik agar Herry Heriawan dihukum kebiri?

 

“Nanti kita lihat, akan kita pelajari dan kita kaji lebih lanjut kepada yang bersangkutan, karena korban cukup banyak,” ucap Ase Mulyana seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (10/12).

 

Akan tetapi, Asep Mulyana mengakui bahwa kejahatan yang dilakukan Herry Wirawan itu terbilang amoral. Dari semula 15 tahun, menjadi 20 tahun. Pasalnya, Herry Wirawan adalah seorang pendidik. “Karena dia sebagai tenaga pendidik sehingga hukumannya menjadi 20 tahun,” jelasnya.

MANADOPOST.ID – Banyak pihak termasuk keluarga korban, mendesak agar Ustaz Cabul Herry Wirawan dihukum kebiri atas tindakan pemerkosaan terhadap 21 santriwati di pondok pesantrennya. Hal itu mengingat perbuatan Herry Wirawan yang cukup keji dan tak beradab hingga korban hamil dan melahirkan.

 

Apalagi, tindak asusila yang dilakukan Herry Wirawan dilakukan terhadap anak-anak di bawah umur dan berlangsung sejak lima tahun terakhir. Karena itu, hukuman kebiri dinilai pantas didapat sosok asal Garut, Jawa Barat itu.

 

Lalu, apa jawaban Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Asep Mulyana Jawa Barat atas desakan publik agar Herry Heriawan dihukum kebiri?

 

“Nanti kita lihat, akan kita pelajari dan kita kaji lebih lanjut kepada yang bersangkutan, karena korban cukup banyak,” ucap Ase Mulyana seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Jumat (10/12).

 

Akan tetapi, Asep Mulyana mengakui bahwa kejahatan yang dilakukan Herry Wirawan itu terbilang amoral. Dari semula 15 tahun, menjadi 20 tahun. Pasalnya, Herry Wirawan adalah seorang pendidik. “Karena dia sebagai tenaga pendidik sehingga hukumannya menjadi 20 tahun,” jelasnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/