27.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Ustaz Cabul Jadikan Budak Seks Santriwati 5 Tahun, Hanya Diancam 15 Tahun, Keluarga Ingin Kebiri  

MANADOPOST.ID – Guru Pesantren Herry Wirawan (36), bukan hanya memperkosa puluhan santriwatinya dan jadikan budak seks. Ia juga menjadikan para korban sebagai kuli bangunan. Belasan santriwati ini diperkosa HW sejak tahun 2016 hingga tahun 2021. Sekira 5 tahun lamanya. Pemerkosaan dilakukan Ustaz Cabul ini di yayasan pesantren, apartemen hingga hotel di Kota Bandung.

 

Santriwati tesebut, oleh Herry Wirawan dijadikan kuli bangunan untuk pembangunan gedung pondok pesantrennya di Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Fakta baru kelakuan Herry Wirawan itu diungkap Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Livia Iskandar, dalam keterangannya, Jumat (10/12/2021).

 

Hal itu didapat berdasarkan pemantauan LPSK dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Bandung, sejak 17 November sampai 7 Desember 2021.

 

“Para korban dipaksa dan dipekerjakan sebagai kuli bangunan saat membangun gedung pesantren di daerah Cibiru,” beber Livia.

MANADOPOST.ID – Guru Pesantren Herry Wirawan (36), bukan hanya memperkosa puluhan santriwatinya dan jadikan budak seks. Ia juga menjadikan para korban sebagai kuli bangunan. Belasan santriwati ini diperkosa HW sejak tahun 2016 hingga tahun 2021. Sekira 5 tahun lamanya. Pemerkosaan dilakukan Ustaz Cabul ini di yayasan pesantren, apartemen hingga hotel di Kota Bandung.

 

Santriwati tesebut, oleh Herry Wirawan dijadikan kuli bangunan untuk pembangunan gedung pondok pesantrennya di Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat.

 

Fakta baru kelakuan Herry Wirawan itu diungkap Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Livia Iskandar, dalam keterangannya, Jumat (10/12/2021).

 

Hal itu didapat berdasarkan pemantauan LPSK dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Bandung, sejak 17 November sampai 7 Desember 2021.

 

“Para korban dipaksa dan dipekerjakan sebagai kuli bangunan saat membangun gedung pesantren di daerah Cibiru,” beber Livia.

Most Read

Artikel Terbaru

/