31 C
Manado
Selasa, 20 Oktober 2020

AMPI Siapkan Pemuda di Era New Normal

MANADO—Memasuki persiapan era new normal, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengajak pemuda agar mempersiapkan diri. Melalui diskusi virtual bertajuk Pemuda Berkarya Memasuki Era New Normal, web seminar (webinar) yang diinisiasi Jilly Gabriella Eman (JGE), sebagai Ketua DPD AMPI Kota Tomohon, dengan di dukung Penuh oleh DPD AMPI Sulut yg diKetuai oleh James Arthur Kojongian berlangsung sangat interaktif dan sukses. Di apresiasi oleh berbagai pihak karena dinilai tepat sasaran dan bernilai guna bagi kaum muda.
Diskusi melalui aplikasi Zoom ini menghadirkan kader AMPI yang juga menjabat Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (Putra Sulut), Staf Khusus Menpora Alia Noorayu Laksono (yg diketahui juga ternyata memiliki darah Sulut) dan Ketua DPD AMPI Sulut James Arthur Kojongian.
Dipandu Sekretaris DPD AMPI Kota Tomohon Jabes Kanter, diskusi dimulai dengan pemaparan dari pemantik pertama, Jerry Sambuaga. “AMPI sebagai organisasi muda memiliki peran yang signifikan, untuk mendukung program pemerintah untuk mendukung new normal,” kata Sambuaga. Dikatakannya, sebagai pemuda harus ikut berperan dalam mendukung pemerintah melaksanakan segala persiapan new normal. “AMPI yang berada di seluruh Indonesia, harus bisa membantu pemerintah, apalagi karena Partai Golkar sebagai pendukung pemerintah,” sebutnya.
Dia pun mengajak pemuda yang tergabung dalam AMPI untuk bahu-membahu, tolong-menolong dan tetap optimis serta berusaha. “Apalagi di tengah pandemi. Marilah harus tetap percaya dan tolong-menolong. Serta mengandalkan Tuhan,” ucapnya. Dia pun mengapresiasi AMPI, khususnya DPD Kota Tomohon, yang sudah memprakarsai webinar new normal ini. “Semua kader AMPI harus memainkan peran dalam pandemi ini. Saya pun berharap AMPI di daerah lain bisa ikut melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini,” pungkasnya.
Diskusi pun dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh kader AMPI yang juga dipercayakan sebagai Staf Khusus Menpora Alia Laksono. Dia menjelaskan soal perilaku pemuda di tengah pandemic, serta untuk mempersiapkan memasuki era normal. “Jadi di masa pandemi ini, ada sektor yang terdampak. Tapi tidak sedikit juga industri yang berkembang di tengah pandemi ini. Misalnya, online services, streaming services, jasa pengiriman, kebersihan serta sejumlah industri digital lain,” katanya.
Sementara, kaum muda di era new normal harus berperan. Seperti, ikut membantu dan mengkoordinir gerakan sosial dalam masa pandemi. “Anak muda juga bisa menginisiasi dalam pengembangan soft skill dan upgrade diri,” ucapnya. Selain itu, anak muda harus memperhatikan kesehatan mental walau di rumah saja. “Kesehatan mental akan memberi dampak pada kesehatan fisik. Karena di rumah membuat banyak kasus orang yang tamba stress. Jadi harus benar-benar menyiapkan beberapa jam sehari untuk menjaga kesehatan mental,” katanya.
Namun, lanjutnya, masa pandemi ini menjadikan anak muda menaikan kreativitas. “Kita bisa berkarya di luar rumah. Karena walaupun banyak kegiatan yang terbengkalai namun harus tetap produktif. Cari rutinitas baru agar tetap terinspirasi. Selain itu, jaga komunikasi dengan teman untuk saling menyemangati,” ucapnya, sembari mengatakan, di masa ini pemuda harus adaptasi untuk bertahan di tengah pandemi ini.
Pembahasan dilanjutkan dengan narasumber Ketua DPD AMPI Sulut James Arthur Kojongian (JAK). Anggota DPRD Sulut ini menjelaskan, situasi pandemi Covid-10 di Sulut baru masuk grafik beranjak naik. “Dari gambaran ini, program pemerinah Sulut baik legislatif dan eksekutif sudah melakukan beberapa program. Seperti refocusing anggaran sebesar Rp143 miliar. Yang diposting di Dinas Kesehatan Rp97 miliar, Dinsos Rp36 miliar, serta Badan Bencana Rp9 miliar,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, Pemprov juga terus melakukan pembagian bantuan berupa sembako. “Dengan program-program yang dikeluarkan pemerintah maupun program anggaran yang sudah direfocusing, kami juga menyusun tahap-tahap sosialisasi yang disiapkan dalam rangka menuju new normal,” sebutnya.
Pemerintah daerah pun menyusun beberapa tahap dalam rangka memasuki new normal. “Yaitu, tahapan penerimaan. Bagaimana masyarakat Sulut mampu menerima secara psikologi. Kemudian, bagaimana beradaptasi untuk hidup beradaptasi dengan Covid-19. Selanjutnya, tahap implementasi penerapan dalam keidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sementara untuk pemuda, khususnya AMPI, dirinya berharap agar anak muda fokus pada hal yang bisa dikendalikan. “Melakukan kegiatan berfokus pada hal yang mampu kita kontrol. Sehingga pola kita dalam new normal harus melakukan kegiatan yang bisa kita kontrol,” katanya. “Saya menitipkan, peran pemuda generasi milenial memberikan target-target ataupun perencanaan di luar dari kemampuan anak muda. Memberikan saran dan pendapat. Membuat sebuah target dalam lingkup pekerjaan yang sesuai kemampuan pribadi kita,” katanya sembari memberikan masukan memberikan masukan agar menjaga diri dalam konteks hidup sehat. “Menjaga jiwa kita, dalam kehidupan new normal karena kesehatan adalah harga yang mahal,” pungkas JAK.
Setelah penyampaian ketiga pemantik, diskusi dilanjutkan dengan penanggap. Ketua DPD AMPI Minahasa Selatan dr Michaela Paruntu dalam tanggapan singkat menyebutkan, pemuda harus bisa beradaptasi dengan keadaan new normal. “Memang sekarang belum bisa melakukan new normal. Karena kasus Covid-19 belum menurun. Namun bila kita harus mempersiapkan era new normal, harus lebih kreatif. Karena di era new normal kita harus berdampingan dan beradaptasi dengan Covid-19 ini,” singkatnya.
Tanggapan juga diberikan oleh Ketua DPD AMPI Kota Manado Meikel Maringka. Dia menyebut, peran pemuda khususnya AMPI dalam memasuki dunia baru atau new normal atau dalam sebuah masa transisi yang membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana yang harus dilakukan. “Karenanya, saya mengajak pemuda untuk bisa ikut ambil bagian. Yang kita bisa lakukan salah satunya membantu orang tua. Karena kita menjadi tolak ukur dari orangtua yang belum tau teknologi. Kita bisa memfasilitasi orangtua dengan pembelajaran teknologi,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, anak muda juga bisa mendorong ekonomi dengan memanfaatkan teknologi. “Di fase transisi new norml yang harus diperhatikan untuk menstimulus ekonomi di daerah masing-masing. Pemuda harus berperan penting untuk berkreasi dengan teknologi, mendorong perekonomian denga ide kreatif sehingga bisa terstimulus. Peran pemuda untuk mendorong orangtua mempergunakan teknologi dalam mendorong perekonomian,” pungkasnya.
Diskusi yang diwarnai tanya jawab interaktif dari sejumlah kader AMPI ini, juga diikuti Sekretaris Jenderal AMPI Akbar Andi Leluasa. Dia pun mengapresiasi AMPI DPD Kota Tomohon di bawah komando Jilly Gabriella Eman, karena sudah menginisiasi diskusi interaktif ini. “Di era new normal ini bukan soal bagaimana melawan Covid-19 tapi beradaptasi. Dalam hal ekonomi, dalam dunia pendidikan serta di berbagai sektor lain. New normal bukan kembali ke normal, tapi bagaimana anak muda bisa beradaptasi dengan new normal,” sebutnya.
Dia juga mengatakan, pemerintah saat ini sudah melakukan sosialisasi yang sangat baik. “Tinggal bagaimana kita sebagai anak muda, khususnya AMPI bisa mendukung dan ikut mengambil peran dalam mempersiapkan masyarakat memasuki era new normal ini,” singkat Leluasa, berharap AMPI di daerah lain dapat mencontoh langkah yang dilakukan AMPI Tomohon melalui diskusi virtual.
Webinar yang berlangsung hampir dua jam ini kemudian diakhiri oleh Ketua DPD AMPI Kota Tomohon Jilly Gabriella Eman, dengan berterima kasih kepada seluruh pemantik, penanggap, serta partisipan yang ambil bagian. “Terima kasih, merupakan kesempatan luar biasa bisa sharing bersama narasumber yang sangat kompeten. Pembahasan yang sangat bagus untuk kita semua,” katanya.
Dia pun berharap, generasi muda khususnya AMPI di manapun berada bisa lebih mempersiapkan diri dalam memasuki era new normal. “Saya berharap, AMPI bisa terus berkarya maksimal. Dengan begitu, semua kader AMPI bisa terus membawa nama baik di seluruh Indonesia,” pungkas putri dari Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman ini.(fgn/gnr)

-

Artikel Terbaru

Demi Bolsel, Iskandar-Deddy Ubah Lawan Jadi Teman

MANADOPOST.ID—Pesta demokrasi lima tahunan di Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel) kian menarik saja. Sebab hampir dipastikan seluruh elemen masyarakat pesisir selatan BMR ini, mendukung

Gorango Community Menangkan OD-AA

MANADOPOST.ID—Calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dan calon Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) menghadiri peresmian Rumah Relawan Gorango Community di Paal II Manado.

ODC Perkuat SB-RG di Boltim

MANADOPOST.ID—Kehadiran Olly Dondokambey Center (ODC) di bawah komando Ketum Ferry Wowor di Boltim, menambah kekuatan paslon Drs H Suhendro Boroma MSi-Drs Rusdi Gumalangit (SB-RG).

Money Politics Naik, Modus Sembako Uang Tunai

MANADOPOST.ID—Sejumlah pelanggaran diduga terjadi selama tahapan pilkada, yang saat ini sementara berlangsung di Sulawesi Utara (Sulut). Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut membeber, sudah ada aduan masuk dari 15 kabupaten/kota.

Dukung Olly-Steven, Sesepuh Golkar `Reuni` di SaVeRo

MANADOPOST.ID—Pemandangan menarik terlihat di Tondano, Senin (19/10) kemarin. Panji berwarna kuning terlihat menyatu dengan warna merah.