alexametrics
30.4 C
Manado
Jumat, 3 Desember 2021
spot_img

Tak Hanya Ringankan UKT, Ini ‘Hadiah’ Nadiem untuk Mahasiswa PPDS

MANADO—Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim tak hanya menghadiahkan mahasiswa PPDS dengan keringanan UKT, dia juga menginstruksikan perguruan tinggi, termasuk didalamnya Unsrat, untuk memberi perhatian khusus bagi para dokter residen itu.

Dalam surat yang dia tujukan ke perguruan tinggi penyelenggara PPDS, ada empat poin yang disampaikan Nadiem. Di antaranya keringanan atau pembebasan UKT paling sedikit 25 persen, kemudian rektor diinstruksikan memberikan perpanjangan masa studi untuk menjamin capaian kompetensi residen sesuai dengan standar nasional pendidikan kedokteran.

“Rektor bersama direktur RSP harus memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi residen yang menangani Covid-19. Sesuai dengan protokol untuk tenaga kesehatan paling sedikit berupa pemenuhan alat pelindung diri sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, pengaturan waktu kerja dan istirahat dilaksanakan sesuai rekomendasi Komite Bersama Kemendikbud dan Kemenkes. Yaitu jam kerja residen tugas jaga dibatasi 72 jam hingga 88 jam per minggu. Dengan waktu istirahat dalam bekerja paling sedikit setengah jam, setelah bekerja selama 4 jam terus menerus,” kata Nadiem.

Rektor pun diperintahkan berkoordinasi dengan Direktur RSP untuk mengupayakan pemberian insentif untuk residen sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.0107/Menkes/392/2020 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

“Berdasarkan hal tersebut rektor dapa menetapkan pedoman akademik penyelenggaraan program dokter spesialis-sub spesialis di tatanan kenormalan baru,” kunci Nadiem.(gel)

spot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru