31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Peneng BSPS, Hujurat Optimis Masyarakat Punya Akses Rumah Layak Huni

MANADOPOST.ID–Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I melaksanakan kegiatan pemasangan peneng Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2021.

Peneng dilakukan langsung Kepala BP2P Sulawesi I Hujurat Lohy dan tim pada beberapa desa perwakilan dari Kabupaten Minsel, Bolmong, Boltim, Bolsel, dan Kota Kotamobagu.

Menurut Lohy, tahun ini Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan alokasi BSPS reguler sebanyak 1.500 unit dan BSPS dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebanyak 150 unit, yang tersebar di 7 kabupaten/kota.

“Harapannya agar masyarakat memiliki akses terhadap rumah yang layak huni agar mampu membina keluarganya dalam rumah yang sehat dan nyaman,” ungkap Hujurat.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ia pun menambahkan, saat ini BP2P tengah menggenjot penyelesaian bedah rumah dari 1.500 unit program BSPS reguler. “Progres saat ini 84,34 persen. Targetnya selesai Bulan Desember 2021,” papar Lohy.

Ditambahkan pula Kepala Seksi Wilayah I (Sulut) Suryati Utami Thalib, dari Rp.20 juta program BSPS, Rp.17,5 juta merupakan bantuan berbentuk material bahan bangunan dan sisanya Rp.2,5 juta diberikan ke penerima bantuan sebagai upah pengerjaan bangunan.

“Bantuan ini hanya sebagai stimulan untuk masyarakat, dan mereka juga harus mempunyai swadaya pribadi untuk membangun rumah,” ungkap Thalib.
Kegiatan peneng BSPS oleh Kepala BP2P turut didampingi PPK Rumah Swadaya & RUK Stenly Tangkere. (des)

MANADOPOST.ID–Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Perumahan melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi I melaksanakan kegiatan pemasangan peneng Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2021.

Peneng dilakukan langsung Kepala BP2P Sulawesi I Hujurat Lohy dan tim pada beberapa desa perwakilan dari Kabupaten Minsel, Bolmong, Boltim, Bolsel, dan Kota Kotamobagu.

Menurut Lohy, tahun ini Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan alokasi BSPS reguler sebanyak 1.500 unit dan BSPS dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebanyak 150 unit, yang tersebar di 7 kabupaten/kota.

“Harapannya agar masyarakat memiliki akses terhadap rumah yang layak huni agar mampu membina keluarganya dalam rumah yang sehat dan nyaman,” ungkap Hujurat.

Ia pun menambahkan, saat ini BP2P tengah menggenjot penyelesaian bedah rumah dari 1.500 unit program BSPS reguler. “Progres saat ini 84,34 persen. Targetnya selesai Bulan Desember 2021,” papar Lohy.

Ditambahkan pula Kepala Seksi Wilayah I (Sulut) Suryati Utami Thalib, dari Rp.20 juta program BSPS, Rp.17,5 juta merupakan bantuan berbentuk material bahan bangunan dan sisanya Rp.2,5 juta diberikan ke penerima bantuan sebagai upah pengerjaan bangunan.

“Bantuan ini hanya sebagai stimulan untuk masyarakat, dan mereka juga harus mempunyai swadaya pribadi untuk membangun rumah,” ungkap Thalib.
Kegiatan peneng BSPS oleh Kepala BP2P turut didampingi PPK Rumah Swadaya & RUK Stenly Tangkere. (des)

Most Read

Artikel Terbaru

/