24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Peringati Hari Jalan, Menteri Basuki Ingatkan Peningkatan Mutu dan Kualitas

MANADOPOST.ID–Jalan memiliki peran strategis. Jalan tidak hanya untuk menghubungkan satu wilayah ke wilayah lainnya, tetapi juga mendukung pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jaringan jalan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tidak pernah berhenti. “Setelah menghubungkan antar wilayah, jalan tersebut dilebarkan, kemudian bisa dibangun jalan elevated. Jadi pembangunan jalan tidak pernah berhenti karena kebutuhan terus meningkat. Fungsi jalan juga selalu bertambah, bukan hanya untuk meningkatkan perekonomian tetapi juga membangun peradaban bangsa,” kata Menteri Basuki pada kegiatan Webinar Nasional dalam rangka perayaan Hari Jalan beberapa waktu lalu.

Adapun diuraikan Menteri Basuki, bahwa panjang jalan di Indonesia mencapai 539.353 km yang terdiri dari jalan nasional 47.017 km, jalan provinsi 54.554 km dan jalan kabupaten/kota 437.782 km. Tingkat kemantapan jalan per 2020 mencapai 92%. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas jalan tersebut dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan profesional.

Untuk meningkatkan kualitas SDM Menteri Basuki memberikan tiga pesan kepada Generasi Muda PUPR. Pertama, Orang PU harus memiliki sistematika berpikir. “Di Kementerian PUPR kita di-guide dengan SIDLACOM (Survey, Investigation, Design, Land Acquisition, Action Programme,Construction, Operation, Maintenance), ini tata kelola pembangunan infrastruktur yang mengarahkan pola pikir kita. Melalui SIDLACOM kita bisa efisien secara cost dan optimal secara teknis,” kata Menteri Basuki.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kedua, Generasi Muda PUPR harus berpikir untuk memberikan kontribusi semaksimal mungkin dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR.

Ketiga, Generasi Muda PUPR harus menempa diri secara teknis dengan melanjutkan sekolah dan diimbangi dengan pengalaman di lapangan. “Orang PU itu harus kuat, berani dan berjiwa seni. Kita bisa kuat kalau kompeten, bisa berani kalau berintegritas dan berjiwa seni diperlukan karena harus berinovasi dan berimprovisasi dalam membuat keputusan. Saya harap Generasi Muda dapat tetap menjaga kredibilitas Kementerian PUPR,” ucap Menteri Basuki. (des)

MANADOPOST.ID–Jalan memiliki peran strategis. Jalan tidak hanya untuk menghubungkan satu wilayah ke wilayah lainnya, tetapi juga mendukung pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan pembangunan jaringan jalan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan tidak pernah berhenti. “Setelah menghubungkan antar wilayah, jalan tersebut dilebarkan, kemudian bisa dibangun jalan elevated. Jadi pembangunan jalan tidak pernah berhenti karena kebutuhan terus meningkat. Fungsi jalan juga selalu bertambah, bukan hanya untuk meningkatkan perekonomian tetapi juga membangun peradaban bangsa,” kata Menteri Basuki pada kegiatan Webinar Nasional dalam rangka perayaan Hari Jalan beberapa waktu lalu.

Adapun diuraikan Menteri Basuki, bahwa panjang jalan di Indonesia mencapai 539.353 km yang terdiri dari jalan nasional 47.017 km, jalan provinsi 54.554 km dan jalan kabupaten/kota 437.782 km. Tingkat kemantapan jalan per 2020 mencapai 92%. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas jalan tersebut dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan profesional.

Untuk meningkatkan kualitas SDM Menteri Basuki memberikan tiga pesan kepada Generasi Muda PUPR. Pertama, Orang PU harus memiliki sistematika berpikir. “Di Kementerian PUPR kita di-guide dengan SIDLACOM (Survey, Investigation, Design, Land Acquisition, Action Programme,Construction, Operation, Maintenance), ini tata kelola pembangunan infrastruktur yang mengarahkan pola pikir kita. Melalui SIDLACOM kita bisa efisien secara cost dan optimal secara teknis,” kata Menteri Basuki.

Kedua, Generasi Muda PUPR harus berpikir untuk memberikan kontribusi semaksimal mungkin dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR.

Ketiga, Generasi Muda PUPR harus menempa diri secara teknis dengan melanjutkan sekolah dan diimbangi dengan pengalaman di lapangan. “Orang PU itu harus kuat, berani dan berjiwa seni. Kita bisa kuat kalau kompeten, bisa berani kalau berintegritas dan berjiwa seni diperlukan karena harus berinovasi dan berimprovisasi dalam membuat keputusan. Saya harap Generasi Muda dapat tetap menjaga kredibilitas Kementerian PUPR,” ucap Menteri Basuki. (des)

Most Read

Artikel Terbaru

/