27.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Politikus PKS Narji Dukung Jenderal Dudung Copot Baliho Habib Rizieq, Mardani Sebut Sikap Pribadi

MANADOPOST.ID – Jagat Twitter diramaikan nama Narji, komedian yang baru-baru ini menjadi politikus PKS. Pengguna Twitter yang berkicau tentang Narji mengungkit sikap Narji soal pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab. Apa kata PKS?

 

Seperti dilihat pada Selasa (21/12/2021), nama Narji menjadi ramai setelah pemberitaan yang menyebutkan dirinya mendukung KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mencopot baliho Habib Rizieq diungkit. Dalam catatan pemberitaan detikcom, Narji dan sejumlah selebriti, seperti Intan RJ dan Chika Jessica, sempat membawa bunga sebagai simbol dukungan terhadap Dudung yang saat itu menjabat Pangdam Jaya. Narji dkk saat itu berterima kasih kepada TNI yang bersemangat menjaga kesatuan dan persatuan NKRI.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dikonfirmasi soal polemik Narji, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan semua orang punya hak menjadi bagian partai politik. “Pertama, semua orang punya hak masuk parpol. PKS juga demikian membuka pintu bagi semua,” kata Mardani Ali Sera.

 

Soal mengapa PKS menerima Narji sebagai kader padahal sebelumnya pernah membela Jenderal Dudung mencopot baliho Habib Rizieq seperti yang ramai dibahas, Mardani menyebut sikap Narji saat itu merupakan sikap pribadi.

 

“Kedua, sikap sebelum masuk PKS tentu tanggung jawab masing-masing. Dan kita perlu husnuzan semua ada kebaikan yang bisa dikembangkan,” ujarnya. Mardani tak mempermasalahkan unggahan yang mempertanyakan PKS menerima komedian Narji. PKS, kata Mardani, akan mendidik setiap kader yang bergabung ke partai.

 

“Ketiga, dengan sistem kaderisasi di PKS yang rapi, insyaallah semua kader akan didik memiliki akhlak dan kontribusi bagi bangsa,” imbuhnya. Narji sebelumnya resmi bergabung dengan PKS hari ini. Padahal, Narji sebelumnya sempat akrab dengan Partai Demokrat. Narji resmi masuk PKS usai Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberinya Kartu Tanda Anggota (KTA) hari ini. Selain itu, Syaikhu memberi Narji peci. “Selamat bergabung Bang Narji. Ini saya berikan KTA dan peci saya,” kata Syaikhu dalam keterangan tertulis, Minggu (19/12).

 

Penyerahan KTA kepada Narji dilakukan saat acara Soft Launching Rumah Layanan PKS di Kantor DPD PKS Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy dan jajaran Pengurus DPD PKS Tangsel. “Bergabungnya Bang Narji ini jadi kabar baik buat kita. Beliau akan menambah kekuatan PKS dalam menghadapi Pemilu 2024,” ujar Syaikhu. (detikcom)

 

MANADOPOST.ID – Jagat Twitter diramaikan nama Narji, komedian yang baru-baru ini menjadi politikus PKS. Pengguna Twitter yang berkicau tentang Narji mengungkit sikap Narji soal pencopotan baliho Habib Rizieq Shihab. Apa kata PKS?

 

Seperti dilihat pada Selasa (21/12/2021), nama Narji menjadi ramai setelah pemberitaan yang menyebutkan dirinya mendukung KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mencopot baliho Habib Rizieq diungkit. Dalam catatan pemberitaan detikcom, Narji dan sejumlah selebriti, seperti Intan RJ dan Chika Jessica, sempat membawa bunga sebagai simbol dukungan terhadap Dudung yang saat itu menjabat Pangdam Jaya. Narji dkk saat itu berterima kasih kepada TNI yang bersemangat menjaga kesatuan dan persatuan NKRI.

 

Dikonfirmasi soal polemik Narji, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan semua orang punya hak menjadi bagian partai politik. “Pertama, semua orang punya hak masuk parpol. PKS juga demikian membuka pintu bagi semua,” kata Mardani Ali Sera.

 

Soal mengapa PKS menerima Narji sebagai kader padahal sebelumnya pernah membela Jenderal Dudung mencopot baliho Habib Rizieq seperti yang ramai dibahas, Mardani menyebut sikap Narji saat itu merupakan sikap pribadi.

 

“Kedua, sikap sebelum masuk PKS tentu tanggung jawab masing-masing. Dan kita perlu husnuzan semua ada kebaikan yang bisa dikembangkan,” ujarnya. Mardani tak mempermasalahkan unggahan yang mempertanyakan PKS menerima komedian Narji. PKS, kata Mardani, akan mendidik setiap kader yang bergabung ke partai.

 

“Ketiga, dengan sistem kaderisasi di PKS yang rapi, insyaallah semua kader akan didik memiliki akhlak dan kontribusi bagi bangsa,” imbuhnya. Narji sebelumnya resmi bergabung dengan PKS hari ini. Padahal, Narji sebelumnya sempat akrab dengan Partai Demokrat. Narji resmi masuk PKS usai Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberinya Kartu Tanda Anggota (KTA) hari ini. Selain itu, Syaikhu memberi Narji peci. “Selamat bergabung Bang Narji. Ini saya berikan KTA dan peci saya,” kata Syaikhu dalam keterangan tertulis, Minggu (19/12).

 

Penyerahan KTA kepada Narji dilakukan saat acara Soft Launching Rumah Layanan PKS di Kantor DPD PKS Tangerang Selatan (Tangsel). Kegiatan ini dihadiri pula oleh Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy dan jajaran Pengurus DPD PKS Tangsel. “Bergabungnya Bang Narji ini jadi kabar baik buat kita. Beliau akan menambah kekuatan PKS dalam menghadapi Pemilu 2024,” ujar Syaikhu. (detikcom)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/