25.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Bahar Disarankan Cium Tangan KSAD Jenderal Dudung, tak Perlu Cium Kaki, jangan Rendahkan TNI AD

MANADOPOST.ID – Eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku heran dengan ide yang mendorong Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menemui Bahar bin Smith, daripada harus diselesaikan di kepolisian.

 

“Ini pengamat mana yang ngomong? Siapa ini? Kok bisa sengawur ini bicara? Dudung disarankan temui Bahar?,” kata Ferdinand di akun Twitternya, 23 Desembrr 2021.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pria vokal ini menyarankan seharusnya Bahar lah yang perlu menghadap Dudung dan meminta maaf sambil cium tangan.

 

“Mestinya Bahar yang menghadap Dudung minta maaf dan cium tangan Dudung. Enggak perlu cium kaki, cukup tangan. Dasar!,” tegasnya.

Tangkapan layar Akun Twitter Ferdinand Hutahaean

“Tolong sampaikan kepada pengamat ini, jangan ikut2an merendahkan lembaga sebesar TNI AD. Bahar yg harusnya datang cium tangan Jend Dudung tapi itupan lebih baik ditolak. Biarkan Bahar diproses hukum spy tdk bikin gaduh terus,”. lanjut Ferdinand dalam cuitan berikutnya.  (*)

 

MANADOPOST.ID – Eks politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku heran dengan ide yang mendorong Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menemui Bahar bin Smith, daripada harus diselesaikan di kepolisian.

 

“Ini pengamat mana yang ngomong? Siapa ini? Kok bisa sengawur ini bicara? Dudung disarankan temui Bahar?,” kata Ferdinand di akun Twitternya, 23 Desembrr 2021.

 

Pria vokal ini menyarankan seharusnya Bahar lah yang perlu menghadap Dudung dan meminta maaf sambil cium tangan.

 

“Mestinya Bahar yang menghadap Dudung minta maaf dan cium tangan Dudung. Enggak perlu cium kaki, cukup tangan. Dasar!,” tegasnya.

Tangkapan layar Akun Twitter Ferdinand Hutahaean

“Tolong sampaikan kepada pengamat ini, jangan ikut2an merendahkan lembaga sebesar TNI AD. Bahar yg harusnya datang cium tangan Jend Dudung tapi itupan lebih baik ditolak. Biarkan Bahar diproses hukum spy tdk bikin gaduh terus,”. lanjut Ferdinand dalam cuitan berikutnya.  (*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/