alexametrics
30.4 C
Manado
Rabu, 25 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

BERANI NGAK POLISI? Dinilai Hina Orang Kalimantan, Tangkap Azam Khan, Pengacara Ormas Terlarang FPI

MANADOPOST.ID – Sosok Azam Khan menjadi sorotan buntut celetukannya yang bernada rasis terhadap warga Kalimantan.

 

Ucapan bernada rasis tadi dilontarkannya saat diskusi terkait penolakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan bersama eks Caleg PKS Edy Mulyadi.

 

Dalam diskusi tersebut, Azam merespons pernyataan Edy terkait pihak yang bersedia tinggal di lokasi baru IKN. Awalnya Edy mencontohkan bahwa sebagai warga Jakarta, Azam saja tak bersedia pindah ke Kalimantan.

 

Menurutnya, Azam takkan mau pindah meski diiming-imingi status warga IKN baru. “Nih om Azam tinggal di mana?” tanya Edy yang dijawab Azam, “Jakarta.”

 

“Nah, mana mau dia pindah ke Kalimantan, Penajam sana untuk beli rumah di sana. ‘Gua mau jadi warga ibu kota baru’, mana mau?” tegasnya.

 

Menimpali ucapan Edy itu, Azam menyebut hewan primata yang menurutnya akan bersedia tinggal di Kalimantan.

MANADOPOST.ID – Sosok Azam Khan menjadi sorotan buntut celetukannya yang bernada rasis terhadap warga Kalimantan.

 

Ucapan bernada rasis tadi dilontarkannya saat diskusi terkait penolakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan bersama eks Caleg PKS Edy Mulyadi.

 

Dalam diskusi tersebut, Azam merespons pernyataan Edy terkait pihak yang bersedia tinggal di lokasi baru IKN. Awalnya Edy mencontohkan bahwa sebagai warga Jakarta, Azam saja tak bersedia pindah ke Kalimantan.

 

Menurutnya, Azam takkan mau pindah meski diiming-imingi status warga IKN baru. “Nih om Azam tinggal di mana?” tanya Edy yang dijawab Azam, “Jakarta.”

 

“Nah, mana mau dia pindah ke Kalimantan, Penajam sana untuk beli rumah di sana. ‘Gua mau jadi warga ibu kota baru’, mana mau?” tegasnya.

 

Menimpali ucapan Edy itu, Azam menyebut hewan primata yang menurutnya akan bersedia tinggal di Kalimantan.

Most Read

Artikel Terbaru

/