alexametrics
26.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

137 KK Warga Sangihe Nikmati Listrik Gratis PLN

MANADOPOST.ID– PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttengo) tak henti-hentinya berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis untuk warga kepulauan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina itu.

“Di mana visi 75/100, yaitu di hari ulang tahun ke-75 Negara Kesatuan Republik Indonesia, tercapai 100 persen rasio elektrifikasi di Sangihe, menjadi konsen untuk mewujudkan terang bagi masyarakat dikepulauan yang belum merasakan listrik,” ujar Leo Basuki, General Manager PLN UIW Suluttenggo.

Ia menambahkan, selain itu juga untuk kesejahteraan masyarakat khususnya menengah ke bawah dan memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.  Jika sambungan listrik sudah diberikan, pihaknya yakin masyarakat akan lebih produktif, anak-anak bisa belajar dimalam hari dengan tenang dan aktifitas masyarakat bisa dilakukan sampai malam hari, bahkan membuka peluang usaha rumahan, pengolahan ikan dan usaha lainnya yang mendorong perekonomian.  “Semoga bantuan ini memberikan makna dan kebahagiaan. Saya berharap, ke depan akan ada partisipasi dari pihak lainnya untuk memberikan bantuan CSR untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

“Program PLN Peduli ini akan terus berkomitmen membangun CSR dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs) dimana harapannya setiap program CSR bisa menyasar terhadap 17 Program SDGs,” sambung Galih Chrissetyo, Senior Manager SDM dan General Affairs yang juga membidangi CSR

Katanya, CSR listrik subsidi gratis dikhususkan bagi warga yang tidak mampu yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) TNP2K ataupun masyarakat tidak mampu yang tinggal di daerah desa Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Total bantuan di Provinsi Sulawesi Utara sebesar Rp.100,5 Juta untuk 137 pelanggan.
“Program CSR merupakan wujud nyata PLN dalam mendukung pemerataan kelistrikan. Sebelumnya rasio elektrifikasi di Sulawesi Utara sebesar 99,22 persen, setelah program ini menjadi 99,26 persen,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna Mulke Gal Tumanken, menyampaikan dengan adanya bantuan sambungan listrik gratis ini, baik dimulai dari pemasangan instalasi, lampu penerangan, sertifikat laik operasi dan sambungan kWh meter kiranya dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Karena salah satu pendorong peningkatan ekonomi adalah adanya listrik, dengan listrik kita dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka peluang-peluang usaha, dan karena listrik mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.

“Terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang sudah membantu masyarakat dengan memberikan listrik gratis, sehingga masyarakat akan lebih nyaman dalam bekerja, dan masyarakat jangan lupa membayar listrik,” kata Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana. (Lina Pendong)

MANADOPOST.ID– PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttengo) tak henti-hentinya berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis untuk warga kepulauan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina itu.

“Di mana visi 75/100, yaitu di hari ulang tahun ke-75 Negara Kesatuan Republik Indonesia, tercapai 100 persen rasio elektrifikasi di Sangihe, menjadi konsen untuk mewujudkan terang bagi masyarakat dikepulauan yang belum merasakan listrik,” ujar Leo Basuki, General Manager PLN UIW Suluttenggo.

Ia menambahkan, selain itu juga untuk kesejahteraan masyarakat khususnya menengah ke bawah dan memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.  Jika sambungan listrik sudah diberikan, pihaknya yakin masyarakat akan lebih produktif, anak-anak bisa belajar dimalam hari dengan tenang dan aktifitas masyarakat bisa dilakukan sampai malam hari, bahkan membuka peluang usaha rumahan, pengolahan ikan dan usaha lainnya yang mendorong perekonomian.  “Semoga bantuan ini memberikan makna dan kebahagiaan. Saya berharap, ke depan akan ada partisipasi dari pihak lainnya untuk memberikan bantuan CSR untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

“Program PLN Peduli ini akan terus berkomitmen membangun CSR dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs) dimana harapannya setiap program CSR bisa menyasar terhadap 17 Program SDGs,” sambung Galih Chrissetyo, Senior Manager SDM dan General Affairs yang juga membidangi CSR

Katanya, CSR listrik subsidi gratis dikhususkan bagi warga yang tidak mampu yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) TNP2K ataupun masyarakat tidak mampu yang tinggal di daerah desa Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T). Total bantuan di Provinsi Sulawesi Utara sebesar Rp.100,5 Juta untuk 137 pelanggan.
“Program CSR merupakan wujud nyata PLN dalam mendukung pemerataan kelistrikan. Sebelumnya rasio elektrifikasi di Sulawesi Utara sebesar 99,22 persen, setelah program ini menjadi 99,26 persen,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna Mulke Gal Tumanken, menyampaikan dengan adanya bantuan sambungan listrik gratis ini, baik dimulai dari pemasangan instalasi, lampu penerangan, sertifikat laik operasi dan sambungan kWh meter kiranya dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “Karena salah satu pendorong peningkatan ekonomi adalah adanya listrik, dengan listrik kita dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka peluang-peluang usaha, dan karena listrik mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.

“Terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang sudah membantu masyarakat dengan memberikan listrik gratis, sehingga masyarakat akan lebih nyaman dalam bekerja, dan masyarakat jangan lupa membayar listrik,” kata Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana. (Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/