24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

Jemaat GPI Turunkan Lambang Salib, Ade Armando: Kalau di Film, Takut dengan Salib Itu Kan Setan?

MANADOPOST.ID – Ibadah Natal yang digelar jemaat GPI Tulang Bawang, Lampung sempat disatroni oleh sejumlah warga yang meminta agar dilakukan pembubaran. Massa menilai ibadah tak bisa digelar lantaran izin belum terbit.

 

Akhirnya, pihak Pendeta Sopan Sidabutar pun menyetujui perjanjian yang dibuat dalam kesepakatan tersebut. Dimana, salah satu poinnya ialah untuk menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja,” ucap Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

 

“Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat,” tambah dia.

 

Terkait hal ini, Penggiat Media Sosial Ade Armando ikut memberikan komentarnya. “Ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung akhirnya diizinkan dengan syarat jemaat menurunkan lambang salib di depan gereja seperti yang dituntut kelompok warga. Kalau di film-film, yang takut dengan salib itu kan setan? Jadi apakah mereka itu jelmaan…..?,” sorot akun Facebook Ade Armando, Rabu (29/12/2021). (*)

 

MANADOPOST.ID – Ibadah Natal yang digelar jemaat GPI Tulang Bawang, Lampung sempat disatroni oleh sejumlah warga yang meminta agar dilakukan pembubaran. Massa menilai ibadah tak bisa digelar lantaran izin belum terbit.

 

Akhirnya, pihak Pendeta Sopan Sidabutar pun menyetujui perjanjian yang dibuat dalam kesepakatan tersebut. Dimana, salah satu poinnya ialah untuk menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan.

 

“Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja,” ucap Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

 

“Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat,” tambah dia.

 

Terkait hal ini, Penggiat Media Sosial Ade Armando ikut memberikan komentarnya. “Ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung akhirnya diizinkan dengan syarat jemaat menurunkan lambang salib di depan gereja seperti yang dituntut kelompok warga. Kalau di film-film, yang takut dengan salib itu kan setan? Jadi apakah mereka itu jelmaan…..?,” sorot akun Facebook Ade Armando, Rabu (29/12/2021). (*)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/