MANADOPOST.ID- Hari ini (9/6), Sulut ketambahan 18 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut dr Steaven Dandel, dengan ketambahan 18 pasien tersebut, total akumulasi kasus positif di bumi Nyiur Melambai sebanyak 527.
“Dari jumlah itu, yang sementara dirawat ada 396 orang. Pasien sembuh bertambah tujuh, sehingga total menjadi 81. Sementara pasien meninggal juga bertambah 3 orang, total 50,” jelas Dandel.
Berikut detail 18 kasus yang bertambah hari ini:
Pasien 510: Laki-laki. 67 tahun. Asal Malut. Yang bersangkutan datang berobat di Sulut dan terdeteksi positif Covid-19 di salah satu rumah sakit di Sulut.
Pasien 511: Laki-laki. 40 tahun. Asal Manado. PDP di rumah sakit di Kota Manado. Dilaporkan meninggal dunia 7 Juni, dengan penyakit penyerta gagal ginjal dan gagal jantung.
Pasien 512: Balita. Usia 5 bulan. Asal Manado. PDP di rumah sakit. Dilaporkan meninggal 8 Juni, dengan penyakit penyerta radang pada otak dan selaput otak.
Pasien 513: Perempuan. 41 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit. Meninggal dunia 7 Juni, dengan penyakit pneumonia.
Pasien 514: Laki-laki. 60 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Manado.
Pasien 515: Perempuan. 72 tahun. Asal Manado. KERT dari kasus 504.
Pasien 516: Laki-laki. 42 tahun. Asal Manado. Bagian skrining rapid test reaktif, kemudian dilakukan pemeriksaan swab, hasilnya positif.
Pasien 517: Perempuan. 38 tahun. Asal Manado. Bagian skrining rapid test reaktif, kemudian dilakukan pemeriksaan swab hasilnya positif. Terhubung dengan Klaster Pasar Pinasungkulan.
Pasien 518: Laki-laki. 73 tahun. Asal Manado. KERT dari kasus 504.
Pasien 519: Laki-laki. 25 tahun. Asal Manado. Bagian skrining rapid test reaktif, dari Dinkes Kota Manado. Kemuadian dilakukakan pemeriksaan swab, hasilnya positif.
Pasien 520: Laki-laki. 22 tahun. Asal Bolmong. Bagian skrining rapid test reaktif, kemudian dilakukan pemeriksaan swab hasilnya positif.
Pasien 521: Laki-laki. 58 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit di Kota Manado.
Pasien 522: Laki-laki. 48 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit di Kota Manado.
Pasien 523: Laki-laki. 56 tahun. Asal Tomohon. KERT dari kasus 121.
Pasien 524: Perempuan. 56 tahun. Asal Minahasa. Diskrining di rumah sakit dengan rapid test reaktif. Kemuadian dirawat sebagai PDP di rumah sakit. Hasil swab positif.
Pasien 525: Perempuan. 64 tahun. Asal Tomohon. PDP di salah satu rumah sakit di Kota Tomohon.
Pasien 526: Laki-laki. 34 tahun. Asal Manado. PDP di salah satu rumah sakit di Kota Manado.
Pasien 527: Laki-laki. 26 tahun. Asal Manado. Bagian skrining rapid test reaktif, kemudian dilakukan pemeriksaan swab hasilnya positif keluar hari ini.
Sementara itu, sore tadi (9/6) Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Pusat mengumumkan, Sulut ketambahan 41 kasus positif virus korona. Diklarifikasi Dandel, hari ini Sulut hanya bertambah 18 kasus positif Covid-19.
“Terjadi perbedaan data yang luar biasa besar antara yang dilaporkan gugus tugas pusat. Kami klarifikasi, pertambahan di Sulut hari ini 18 orang. Ada 23 kasus yang dilaporkan secara keliru oleh gugus tuugas pusat,” ungkapnya.
Dandel menjelaskan, 23 kasus ini adalah pekerja di salah satu perusahaan tambang di Maluku Utara (Malut) yang memang melakukan pemeriksaan 100 lebih karyawannya. Karena pemeriksaan tersebut dilakukan oleh salah satu RS swasta di Sulut, maka terlapor sebagai pasien positif di Sulut.
“Hasil pemeriksaan ini dilaporkan di dalam sistem sebagai bagian dari kasus di Sulut. Padahal ke 23 orang ini diperiksa di site atau di lokasi tambang tersebut di Malut. Kami sudah koordinasi dengan gugus tugas pusat terkait kesalahan serius ini,” tukas Dandel.(tan)
Editor : Tanya Rompas