Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Moana Live Action Siap Berlayar di 2026

ALengkong • Selasa, 24 Maret 2026 | 19:25 WIB

Moana Live Action
Moana Live Action

MANADOPOST.ID - Disney kembali menghidupkan salah satu film animasi paling sukses mereka lewat proyek ambisius berjudul Moana versi live-action yang dijadwalkan tayang pada 10 Juli 2026 di bioskop. Film ini merupakan adaptasi langsung dari animasi Moana (2016), yang sebelumnya sukses besar secara global dan menjadi salah satu film favorit keluarga.

Versi terbaru ini tidak sekadar remake biasa, melainkan upaya Disney menghadirkan kembali kisah klasik dengan pendekatan visual yang lebih nyata, emosional, dan sinematik.


Kisah Lama yang Tetap Dipertahankan

Secara cerita, film ini masih mengikuti perjalanan Moana, seorang gadis pemberani dari pulau Motunui yang dipilih oleh lautan untuk menjalankan misi penting. Ia harus berlayar melampaui batas aman pulau demi menyelamatkan rakyatnya dan mengembalikan keseimbangan alam. Dalam petualangannya, Moana akan kembali bertemu dengan Maui, seorang demigod yang memiliki kekuatan luar biasa. Bersama, mereka menghadapi berbagai tantangan di lautan, termasuk makhluk-makhluk berbahaya dan misterius. Meski ceritanya familiar, versi live-action ini disebut akan menghadirkan nuansa emosional yang berbeda karena dimainkan langsung oleh aktor manusia dan didukung visual realistis.


Pemain Baru, Wajah Lama Tetap Hadir

Salah satu daya tarik utama film ini adalah jajaran pemainnya.

  1. Catherine Lagaʻaia dipercaya memerankan Moana, menggantikan pengisi suara lama.
  2. Dwayne Johnson kembali sebagai Maui, menjadikannya salah satu aktor Disney pertama yang memerankan karakter yang sama dari versi animasi ke live-action.

Selain itu, film ini juga dibintangi oleh:

  1. John Tui sebagai Chief Tui (ayah Moana)
  2. Frankie Adams sebagai Sina (ibu Moana)
  3. Rena Owen sebagai Gramma Tala

Kehadiran aktor-aktor dengan latar belakang Pasifik juga menjadi perhatian penting, karena Disney ingin tetap menjaga representasi budaya Polinesia yang menjadi inti cerita.


Disutradarai Sosok Berpengalaman

Film ini disutradarai oleh Thomas Kail, sosok di balik kesuksesan teater musikal Hamilton. Dengan latar belakang tersebut, film ini diprediksi akan tetap mempertahankan unsur musikal yang kuat, termasuk lagu-lagu ikonik dari versi animasi. Selain itu, proyek ini juga melibatkan nama besar seperti Lin-Manuel Miranda sebagai produser, yang sebelumnya berperan penting dalam musik film animasinya.


Trailer Perdana: Nostalgia dan Visual Realistis

Trailer pertama yang dirilis memperlihatkan banyak adegan yang sangat mirip dengan versi animasi, mulai dari momen Moana kecil bertemu laut hingga perjalanan epik bersama Maui. Penonton juga diperlihatkan tampilan karakter ikonik seperti heihei (ayam kocak), pua (babi peliharaan), makhluk laut dan musuh legendaris. Semuanya dihadirkan dengan teknologi CGI realistis yang dipadukan dengan pengambilan gambar nyata.


Reaksi Publik

Sejak trailer dirilis, respons publik terbilang campur aduk. Di satu sisi, banyak yang antusias melihat kisah Moana kembali hadir dengan visual lebih nyata dan skala produksi besar. Kehadiran Dwayne Johnson sebagai Maui juga menjadi daya tarik tersendiri. Namun di sisi lain, tidak sedikit yang mempertanyakan keputusan Disney membuat remake ini terlalu cepat, mengingat film aslinya baru dirilis kurang dari satu dekade lalu. Beberapa kritik juga muncul terkait tampilan Maui di versi live-action yang dianggap kurang meyakinkan oleh sebagian penonton. Meski begitu, Disney tetap optimistis film ini akan sukses, terutama karena popularitas besar dari versi animasi dan sekuelnya.


Upaya Menjaga Identitas Budaya

Salah satu fokus utama film ini adalah menjaga keaslian budaya Polinesia. Produksi dilakukan dengan perhatian khusus terhadap detail budaya, mulai dari kostum, musik, hingga nilai-nilai cerita. Hal ini menjadi penting karena Moana sejak awal dikenal sebagai film yang kuat dalam representasi budaya Pasifik, dan versi live-action diharapkan mampu mempertahankan bahkan memperdalam aspek tersebut.


Strategi Disney

Film ini juga menjadi bagian dari strategi Disney yang terus mengadaptasi film animasi klasik mereka ke versi live-action. Namun, Moana menjadi kasus unik karena jarak waktu antara versi animasi dan remake-nya tergolong sangat singkat, sekitar 10 tahun. Langkah ini menunjukkan bahwa Disney ingin memanfaatkan popularitas modern dari film tersebut sekaligus menjangkau generasi baru penonton.


Penutup

Moana (2026) bukan sekadar remake, tetapi upaya Disney menghadirkan kembali kisah petualangan yang sudah dicintai dengan pendekatan yang lebih realistis dan emosional. Dengan kombinasi pemain baru, kembalinya karakter lama, serta visual yang lebih megah, film ini berpotensi menjadi salah satu rilisan besar Disney di tahun 2026.

 

Di Buat Oleh: Y.M.G

Editor : ALengkong
#Disney #moana #Film 2026 #moana live action