25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Tren Kasus Covid-19 Naik, Minsel Zona Merah

MANADOPOST.ID—Wilayah Kabupaten Minsel per 31 Januari kemarin, ditetapkan wilayah Zona Merah penyebaran Covid-19. Hal itu dibenarkan Kadis Kesehatan Minsel dr Erwin Schouten saat dihubungi, Minggu (31/1).

Dibeberkannya, sejak awal Januari, tren kasus Covid-19 terus meningkat di Minsel. “Dari awal Januari, memang kasus Covid-19 cenderung naik. Data terakhir, total kasus positif Covid-19 sebanyak 531 orang. Dengan rincian meninggal 24 orang, sembuh 341 orang, dan dirawat 166 orang,” bebernya.

Dia menambahkan, ada beberapa indikator pada sebuah daerah untuk ditetapkan sebagai zona merah.

“Indikatornya seperti epidemiologi, indikator survei kesehatan masyarakat dan pelayanan masyarakat. Untuk Minsel, indikator epidemiologi meningkat yaitu jumlah tren kasus, sehingga akhirnya kita ditetapkan mejadi zona merah,” tambahnya.

Kemudian dari indikator survei kesehatan masyarakat, lanjut Schouten, positivity ratenya naik dari jumlah yang diperiksa.

“Tapi penentuan zona itu per minggu, jadi kalau perhitungan indikator ada perbaikan maka pasti akan beralih ke zona oranye,” jelasnya.

Untuk itu dia mengharapkan, masyarakat betul-betul disiplin dan sadar menjalankan protokol kesehatan dalam keseharian.

“Karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Sehingga penerapan prokes ini wajib kita lakukan. Sekarang sudah ada 5M tapi pastinya, 3M harus terus dilakukan setiap beraktivitas. Mencuci tangan, memakai Masker juga menjaga jarak,” pungkasnya.

Menyikapi hal tersebut, Polres Minsel bersama jajaran Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Minsel terus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan diantaranya menyampaikan edukasi, sosialisasi, sanksi teguran serta mengintensifkan operasi Aman Nusa II atau Yustisi dalam penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Seluruh lapisan masyarakat, mari kita peduli, saling mengingatkan untuk terus mentaati dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Pakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak hindari kerumunan. Jangan ada sikap pandang enteng, acuh tak acuh, jangan sampai menyesal di kemudian hari,” tegas Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon sembari mengatakan, kasus Covid-19 di Minsel tidak akan berubah jika masyarakat tidak proaktif menerapkan protokol kesehatan.(rgm/gel)

Artikel Terbaru