25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Kakek 73 Tahun Diduga Melompat dari Kapal Manado-Tahuna

MANADOPOST.ID—Salah seorang penumpang KM Barcelona II inisial YM (73) yang diduga melompat dari kapal tujuan Manado-Tahuna, Kamis (1/4) dini hari belum ditemukan.

Kepala Pos SAR Tahuna Steven Lumowa menjelaskan, musibah tersebut terjadi pukul 04.10 dini hari saat posisi kapal sudah berada di perairan Manganitu yang tak lama akan memasuki teluk Tahuna.

“Kami mendapat laporan dari Kapten KM Barcelona II bahwa ada salah satu penumpang yang jatuh,”kata Lumowa.

Lanjut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Lanal Tahuna, Polairud Polres Sangihe dan Direktorat Pol Air Polda Sulut serta KPLP Tahuna.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Untuk hari ini tim gabungan mencari dari titik lokasi kejadian 1 sampai 3 mil keluar, sampai di daerah pesisir pantai hingga ke wilayah Tamako,” jelasnya.

Lumowa menambahkan, hari ini pencarian dimaksimalkan sampai jam 16.00. “Dan besok pukul 07.00 akan kita lanjutkan kembali pencarian,” pungkas Kepala Pos SAR.

Berdasarkan informasi, korban laki-laki kelahiran Sangihe, namun berdomisili di Kabupaten Parigi Moutong ini akan berkunjung ke Kampung Ngalipaeng Kecamatan Manganitu Selatan bersama keluarganya. (wan)

MANADOPOST.ID—Salah seorang penumpang KM Barcelona II inisial YM (73) yang diduga melompat dari kapal tujuan Manado-Tahuna, Kamis (1/4) dini hari belum ditemukan.

Kepala Pos SAR Tahuna Steven Lumowa menjelaskan, musibah tersebut terjadi pukul 04.10 dini hari saat posisi kapal sudah berada di perairan Manganitu yang tak lama akan memasuki teluk Tahuna.

“Kami mendapat laporan dari Kapten KM Barcelona II bahwa ada salah satu penumpang yang jatuh,”kata Lumowa.

Lanjut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Lanal Tahuna, Polairud Polres Sangihe dan Direktorat Pol Air Polda Sulut serta KPLP Tahuna.

“Untuk hari ini tim gabungan mencari dari titik lokasi kejadian 1 sampai 3 mil keluar, sampai di daerah pesisir pantai hingga ke wilayah Tamako,” jelasnya.

Lumowa menambahkan, hari ini pencarian dimaksimalkan sampai jam 16.00. “Dan besok pukul 07.00 akan kita lanjutkan kembali pencarian,” pungkas Kepala Pos SAR.

Berdasarkan informasi, korban laki-laki kelahiran Sangihe, namun berdomisili di Kabupaten Parigi Moutong ini akan berkunjung ke Kampung Ngalipaeng Kecamatan Manganitu Selatan bersama keluarganya. (wan)

Most Read

Artikel Terbaru

/