25 C
Manado
Kamis, 6 Mei 2021
spot_img

Salut, Ini Foto-foto Angkatan Laut Jerman Beri Penghormatan buat Letda Sigar dan Awak Nanggala

MANADOPOST.ID-Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402, yang didalamnya ada salah satu putra Sulut Letda Rhesa Sigar, terus mengundang simpati dari berbagai kalangan. Termasuk publik internasional Jerman.

(Foto: KBRI Jerman)

Diberitakan dari Jerman, Asosiasi awak kapal selam Jerman turut memberikan penghormatan terakhir bagi kru kapal selam KRI Nanggala-402.

Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 mengundang simpati dan duka mendalam masyarakat internasional termasuk Jerman, ungkap pernyataan dari KBRI Berlin.

Dilansir dari antaranews.com, Menteri Pertahanan Jerman, Annegret Kramp-Karrenbauer, melalui akun Twitter-nya menyampaikan rasa duka mendalam bagi teman dan keluarga dari 53 orang kru yang menjadi korban dalam tenggelamnya KRI Nanggala 402.

Asosiasi awak kapal selam Jerman (Verband Deutscher Ubootfahrer/ VDU) pada 29 April menggelar upacara peletakan karangan bunga di Monumen Kapal Selam di Kota Möltenort, Jerman.

Penghormatan terakhir kepada kru KRI Nanggala itu dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno, Konjen RI Frankfurt Ardian Wicaksono, Atase Pertahanan RI Berlin Rio Hendrawan. Selain itu, upacara juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain presiden dan dewan pengurus asosiasi awak kapal selam Jerman, Presiden Perkumpulan Angkatan Laut Jerman, Dewan Pengurus dan Anggota Korps Kapal Selam Kiel, Komandan Armada Misi, Komandan Skuadron Kapal Selam, dan CEO Perusahaan ThyssenKrupp Marine System.

Monumen penghormatan di Jerman. (Dok. KBRI)

“Kami sangat merasa kehilangan atas kepergian sahabat-sahabat kami. Sebagai sesama awak kapal selam, kami sadar tugas yang kami emban penuh dengan resiko dan bahaya. Segiat apa pun kami berlatih, dan secanggih apa pun peralatan yang digunakan, namun kecelakaan adalah hal yang tidak bisa dihindari,” ujar presiden asosiasi awak kapal selam Jerman, Michael Setzer.

Dia mengatakan bahwa anggota asosiasi awak kapal selam Jerman telah memiliki hubungan kolega dan pribadi yang dekat dengan kru KRI Nanggala 402. Bahkan di antara kru Nanggala 402 yang mengalami musibah naas tersebut, dua tahun lalu sempat mengikuti program pendidikan di angkatan laut Jerman dan masih terus menjalin kontak erat. “Mereka layaknya Brothers in Arms (tentara bersaudara yang berperang bersama) bagi kami,” kata Setzer.

Ungkapan duka disampaikan oleh para awak kapal selam Jerman dalam upacara penghormatan di tengah rintik hujan yang turun dan diselimuti suhu dingin. Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno (tengah) menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi kru kapal selam KRI Nanggala 402 yang diadakan oleh asosiasi awak kapal selama Jerman di Monumen Kapal Selam di Möltenort Heikendorf, Jerman pada Kamis (29/4/2021). (Handout-KBRI Berlin)
Suasana duka semakin terasa dengan iringan terompet yang melantunkan lagu “Ich hatte einen Kameraden” (saya memiliki seorang sahabat). Lagu itu biasa diputar di Jerman untuk mengiringi prosesi penghormatan terakhir bagi tentara yang gugur dalam tugas.

(Foto: KBRI Jerman)

Dubes Havas mengapresiasi inisiatif Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman dalam menyelenggarakan upacara peletakan karangan bunga. Ia menyampaikan, “Atas nama Pemerintah Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, para keluarga korban, saya mengucapkan terima kasih atas solidaritas tinggi dari Asosiasi Awak Kapal Selam Jerman. Ini adalah satu-satunya upacara penghormatan bagi para pahlawan yang gugur, yang digelar di luar Indonesia”.

“Acara ini menunjukkan hubungan yang erat di bidang pertahanan, kerja sama Angkatan Laut dan people-to-people dalam konteks kemiliteran antara Indonesia dan Jerman,” katanya.

Upacara penghormatan terakhir bagi kru KRI Nanggala 402 di Jerman itu dilangsungkan di Monumen Kapal Selam di Möltenort Heikendorf.
Monumen tersebut dibangun untuk menghormati para kru kapal selam Jerman yang gugur pada Perang Dunia I dan II. Monumen itu kemudian secara rutin menjadi simbol penyelenggaraan penghormatan tertinggi kepada seluruh kru kapal selam Jerman yang gugur dalam menjalankan tugasnya.(antaranews/gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru