29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Intip Kediaman Bharada E di Manado yang Kini Kosong, Tetangga: Mama-papanya Tinggal di Sini

MANADOPOST.ID-Kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Pol Fredy Sambo masih teka-teki.

 

Misteri kematian Birgadir J pada 8 Juli lalu, terus menjadi sorotan masyarakat seantero Indonesia. Bahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sampai membentuk tim khusus, agar kepingan puzzle ini segera selesai. Sebelum meninggal, Brigadir J disebut-sebut terlibat baku tembak dengan Bharada E.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Belakangan Bharada E yang merupakan asisten pribadi Irjen Ferdy Sambo mulai muncul ke publik. Siapa sosok Bharada E? Berkembang rumor Bharada E yang bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu merupakan anggota Polri asal Bumi Nyiur Melambai.

 

Dari beberapa informasi yang diperoleh, harian ini mencoba mencari jejak rumah Bharada E di Manado. Terinformasi bahwa Bharada E tinggal di lokasi perumahan di pinggiran kota Manado. Penelusuran terus dilakukan. Dari hasil tanya-tanya, akhirnya didapat informasi kuat bahwa Bharada E tinggal di Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Manado.

 

Kemudian penelusuran mengerucut ke salah satu perumahan yang terletak tak jauh dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Namun untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan rumah Bharada E tidak mudah.

 

Dari beberapa warga yang coba dikonfirmasi di perumahan tersebut, tampak jelas enggan dan seakan segan memberikan informasi. “Kurang tahu dimana,” kata warga di beberapa lokasi berbeda, saat ditanyakan mengenai informasi kediaman rumah keluarga Bharada E.

 

Akhirnya dari sumber yang terpercaya, mendapat informasi akurat tentang rumah keluarga Bharada E. “Jadi orang tuanya (Bharada E) memang tinggal disini. Mama dan papanya yang tinggal disini, karena memang kan rumah (keluarga) mereka disini. Namun dia (Bharada E) semenjak tugas, sudah tidak tinggal disini, sudah (tinggal) di Jakarta,” katanya yang enggan menyebutkan nama sambil menjelaskan lokasi rumah keluarga Bharada E.

 

Rumah tersebut berada di lokasi perumahan juga terbilang sepi. Dengan akses jalan yang rusak dan cukup menyulitkan kendaraan untuk masuk. Bahkan rumah tersebut berada di bagian blok paling sudut dari perumahan tersebut.

 

Tampak Keadaan rumah yang kosong. Sepi dan sunyi. Dengan tertera jelas nama keluarga Lumiu Pudihang di atas kusen pintu. Di depan rumah langsung disambut pagar besi sekira dua meter yang tertutup rapat. Digembok menggunakan rantai. Suasana terasa sepi bak sudah beberapa lama tak ditempati.

 

Terlihat beberapa kursi plastik dan kursi kayu di teras disusun kearah meja tamu berbentuk bundar. Tapi lampu di teras dalam keadaan mati. Hanya ada beberapa pot tanaman yang dipajang. Di sisi paling dalam teras, ada beberapa barang yang ditumpuk. Tapi dirak sepatu yang ada di depan pintu kosong. Ada juga beberapa sampah yang berserakan di teras, terlihat sudah beberapa hari tidak dibersihkan.

 

Juga di kaca depan rumah, banyak stiker kegiatan outdoor yang tertempel. Semakin menguatkan ini rumah Bharada E yang diinformasikan adalah seorang penggiat kegiatan alam.

 

Dari orang yang ditemui di dekat komplek perumahan tersebut, menyatakan rumah tersebut sudah beberapa hari tidak terlihat aktivitas.

 

“Memang sudah beberapa lama (hari) tidak kelihatan. Baik di kegiatan ibadah juga tidak hadir,” kata seorang ibu yang ditemui di perumahan tersebut, sambil mengatakan bahwa di kompleks tak jauh dari situ, ada juga kerabat Bharada E yang tinggal.(rez/gnr)

MANADOPOST.ID-Kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri non aktif Irjen Pol Fredy Sambo masih teka-teki.

 

Misteri kematian Birgadir J pada 8 Juli lalu, terus menjadi sorotan masyarakat seantero Indonesia. Bahkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sampai membentuk tim khusus, agar kepingan puzzle ini segera selesai. Sebelum meninggal, Brigadir J disebut-sebut terlibat baku tembak dengan Bharada E.

 

Belakangan Bharada E yang merupakan asisten pribadi Irjen Ferdy Sambo mulai muncul ke publik. Siapa sosok Bharada E? Berkembang rumor Bharada E yang bernama lengkap Richard Eliezer Pudihang Lumiu merupakan anggota Polri asal Bumi Nyiur Melambai.

 

Dari beberapa informasi yang diperoleh, harian ini mencoba mencari jejak rumah Bharada E di Manado. Terinformasi bahwa Bharada E tinggal di lokasi perumahan di pinggiran kota Manado. Penelusuran terus dilakukan. Dari hasil tanya-tanya, akhirnya didapat informasi kuat bahwa Bharada E tinggal di Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Manado.

 

Kemudian penelusuran mengerucut ke salah satu perumahan yang terletak tak jauh dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Namun untuk mendapatkan informasi tentang keberadaan rumah Bharada E tidak mudah.

 

Dari beberapa warga yang coba dikonfirmasi di perumahan tersebut, tampak jelas enggan dan seakan segan memberikan informasi. “Kurang tahu dimana,” kata warga di beberapa lokasi berbeda, saat ditanyakan mengenai informasi kediaman rumah keluarga Bharada E.

 

Akhirnya dari sumber yang terpercaya, mendapat informasi akurat tentang rumah keluarga Bharada E. “Jadi orang tuanya (Bharada E) memang tinggal disini. Mama dan papanya yang tinggal disini, karena memang kan rumah (keluarga) mereka disini. Namun dia (Bharada E) semenjak tugas, sudah tidak tinggal disini, sudah (tinggal) di Jakarta,” katanya yang enggan menyebutkan nama sambil menjelaskan lokasi rumah keluarga Bharada E.

 

Rumah tersebut berada di lokasi perumahan juga terbilang sepi. Dengan akses jalan yang rusak dan cukup menyulitkan kendaraan untuk masuk. Bahkan rumah tersebut berada di bagian blok paling sudut dari perumahan tersebut.

 

Tampak Keadaan rumah yang kosong. Sepi dan sunyi. Dengan tertera jelas nama keluarga Lumiu Pudihang di atas kusen pintu. Di depan rumah langsung disambut pagar besi sekira dua meter yang tertutup rapat. Digembok menggunakan rantai. Suasana terasa sepi bak sudah beberapa lama tak ditempati.

 

Terlihat beberapa kursi plastik dan kursi kayu di teras disusun kearah meja tamu berbentuk bundar. Tapi lampu di teras dalam keadaan mati. Hanya ada beberapa pot tanaman yang dipajang. Di sisi paling dalam teras, ada beberapa barang yang ditumpuk. Tapi dirak sepatu yang ada di depan pintu kosong. Ada juga beberapa sampah yang berserakan di teras, terlihat sudah beberapa hari tidak dibersihkan.

 

Juga di kaca depan rumah, banyak stiker kegiatan outdoor yang tertempel. Semakin menguatkan ini rumah Bharada E yang diinformasikan adalah seorang penggiat kegiatan alam.

 

Dari orang yang ditemui di dekat komplek perumahan tersebut, menyatakan rumah tersebut sudah beberapa hari tidak terlihat aktivitas.

 

“Memang sudah beberapa lama (hari) tidak kelihatan. Baik di kegiatan ibadah juga tidak hadir,” kata seorang ibu yang ditemui di perumahan tersebut, sambil mengatakan bahwa di kompleks tak jauh dari situ, ada juga kerabat Bharada E yang tinggal.(rez/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/