25C
Manado
Selasa, 2 Maret 2021

Vaksin Kedua Bentuk `Tentara` Dalam Tubuh

MANADOPOST.ID–Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou jalani vaksinasi tahap kedua.

Di mana Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD menerima suntikkan vaksin Covid-19 lanjutan, di Pos Vaksinasi RSUP Kandou, Senin (1/2) kemarin.

Panelewen mengatakan, di rentang 14 hari penyuntikan vaksin, dirinya tidak mengalami gejala berarti. Termasuk saat disuntikkan vaksin kedua tidak terasa nyeri karena ukuran jarum suntik yang digunakan paling kecil. “Jangan takut disuntik vaksin. Karena vaksinasi Covid-19 aman serta halal sebagaimana fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” ungkapnya.

Dirut mengaku bersyukur proses vaksinasi telah memasuki tahapan pemberian dosis lanjutan atau booster.

“Vaksinasi dosis pertama ditujukan untuk mengenalkan vaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh. Suntikan pertama dilakukan untuk memicu respons kekebalan awal, sementara dosis kedua ditujukan untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk. Hal ini memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektif pada masa yang akan datang,” sebutnya.

Menurut Panelewen, suntikan kedua tambahnya berfungsi sebagai booster untuk membentuk antibodi atau ‘tentara’ dalam tubuh secara optimal. “Vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Walaupun sudah mendapatkan vaksin, tetap jangan abai dengan protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” imbaunya.

Penelewen juga membeber, sampai sekarang sudah dua ribu lebih Nakes telah menjalani vaksin tahap pertama. “Tahap kedua yang sudah mendaftar 39 Nakes. Ini akan terus berlanjut sampai selesai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut mendukung vaksinasi Covid-19. “Ini salah satu cara untuk memutus Covid-19 di Kota Manado yang angka penularannya masih sangat tinggi,” pungkasnya.

Turut hadir, Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr dr Ivonne E Rotty MKes, Direktur Medik Keperawatan dan Penunjang dr Jehezkiel Panjaitan, dan beberapa pejabat struktural RSUP Prof Kandou. (ite)

Artikel Terbaru