24.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Sudah Dua Bulan Buruh Sampah di Manado Belum Terima Gaji

MANADOPOST.ID–Puluhan buruh sampah mendatangi DPRD Kota Manado, Senin (1/3) kemarin, untuk mengeluhkan belum terima gaji selama dua bulan. Kedatangan mereka diterima Komisi III DPRD Kota Manado Beny Parasan, Jeane Laluyan dan Boby Daud.

“Kami mengeluhkan sudah dua bulan belum terima gaji. Sementara kami ada kebutuhan mendasar setiap bulan. Kami berharap anggota DPRD bisa mendengar keluhan kami,” ungkap petugas kebersihan.

Jeane Laluyan mengatakan, DPRD akan mengawal keterlambatan pembayaran gaji buruh sampah. “Informasi yang diperoleh dari Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) uangnya sudah siap tinggal dibayarkan. Tinggal data nama-nama dari kecamatan dan kendala mereka belum membuka rekening di bank,” ungkapnya.

Dia mengimbau jangan mempersulit buruh sampah dengan membuka rekening, karena posisi mereka sekarang tidak ada uang, sementara untuk membuka rekening butuh modal awal.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kalau boleh sementara dibayarkan manual. Kalau gaji pegawai bisa dibayarkan, kenapa gaji buruh tidak bisa. Kasihan mereka ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Boby Daud meminta, para camat segera memasukan nama-nama yang belum menerima gaji Januari-Februari. “Informasi dari BKAD ini akan segera dibayarkan. Kami berharap ini segera dibayarkan. Kasihan mereka,” pungkasnya. (ite)

MANADOPOST.ID–Puluhan buruh sampah mendatangi DPRD Kota Manado, Senin (1/3) kemarin, untuk mengeluhkan belum terima gaji selama dua bulan. Kedatangan mereka diterima Komisi III DPRD Kota Manado Beny Parasan, Jeane Laluyan dan Boby Daud.

“Kami mengeluhkan sudah dua bulan belum terima gaji. Sementara kami ada kebutuhan mendasar setiap bulan. Kami berharap anggota DPRD bisa mendengar keluhan kami,” ungkap petugas kebersihan.

Jeane Laluyan mengatakan, DPRD akan mengawal keterlambatan pembayaran gaji buruh sampah. “Informasi yang diperoleh dari Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) uangnya sudah siap tinggal dibayarkan. Tinggal data nama-nama dari kecamatan dan kendala mereka belum membuka rekening di bank,” ungkapnya.

Dia mengimbau jangan mempersulit buruh sampah dengan membuka rekening, karena posisi mereka sekarang tidak ada uang, sementara untuk membuka rekening butuh modal awal.

“Kalau boleh sementara dibayarkan manual. Kalau gaji pegawai bisa dibayarkan, kenapa gaji buruh tidak bisa. Kasihan mereka ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Boby Daud meminta, para camat segera memasukan nama-nama yang belum menerima gaji Januari-Februari. “Informasi dari BKAD ini akan segera dibayarkan. Kami berharap ini segera dibayarkan. Kasihan mereka,” pungkasnya. (ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/