23.6 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Perjuangan Ekspor Sulut Saat Pandemi, Hasilkan Devisa 12 Triliun Dalam 10 Bulan

MANADOPOST.ID–Berdasarkan data yang diperoleh Manado Post dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut). Total Devisa Ekspor selang Januari hingga Oktober 2021 menyentuh angka 900,13 Juta USD, atau setara dengan Rp12.930.637.489.000. Sementara untuk impor berada di angka 67,39 Juta USD atau setara dengan Rp968.077.567.000. (Asumsi kurs, Rabu, 1 Desember, 2021).

Kepala BPS Sulut Asim Saputra menjelaskan, komoditas ekspor nonmigas terbesar masih didominasi lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15). Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral (HS 27).

Lanjutnya, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Sulut adalah Amerika Serikat. Dimana per Oktober lalu sebesar 25,11 juta USD (30,74 persen dari total ekspor). Sedangkan Australia menjadi negara pemasok terbesar pada bulan Oktober 2021 sebesar 3,62 juta USD (54,66 persen dari total impor.

Mengacu pada data, 10 bulan terakhir ini nilai ekspor dan impor Sulut beragam setiap bulannya. Kadang alami kenaikan kadang juga alami penurunan. Namun, secara keseluruhan tetap stabil meskipun pandemi Covid-19. ” Ekspor Sulut tetap konsisten menyumbangkan Devisa yang besar untuk Sulut. Sehingga mendorong Pertumbuhan Ekonomi (PE),”ungkapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Asim menekankan, ada banyak hal yang bisa mendorng ekspor Sulut agar lebih kuat lagi. Antara lain, dengan memperbaiki kualitas daging ikan olahan dan komoditas perkebunan rakyat. Karena itu menjadi potensi ekspor terbesar.

“Kita sudah memiliki Direct Call Manado- Jepang, dan Manado- Singapura. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi para pengusaha, eksportir ataupun para penghasil komoditas untuk memperbaiki kualitas barang yang akan di ekspor. Agra memenuhi standar yang ditetapkan negara yang dituju. Jika semua hal ini diperhatikan, kita optimis ekpor Sulut akan terus mengalami peningkatan,” yakinnya.

Lanjutnya, keberadaan Direct Call ini sebenarnya tidak hanya meningkatkan kapasitas ekspor, tapi juga ada fungsi lain untuk mempercepat ekspor. Karena menurtunya, kecepatan pengiriman juga merupakan faktor pendrong kapasitas. “Semakin bagus kualitas produk kita, semakin bagus juga penerimaan di negara tujuan,” tutupnya.

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Utara Selang Januari hingga Oktober 2021

Bulan Ekpor Impor
Januari 94,28 juta USD 5.91 juta USD
Februari 93,78 juta USD 6,77 jutaUSD
Maret 88,25 juta USD 10,02 juta USD
April 73,72 juta USD 2,59 juta USD
Mei 122,74 juta USD 3,74 juta USD
Juni 95,41 juta USD 7,59 juta USD
Juli 106,49 juta USD 7,58 juta USD
Agustus 59,8 juta USD 9,16 juta USD
September 83,96 juta USD 7,41 juta USD
Oktober. 81,70 juta USD 6,62 juta USD.
Total 900, 13 Juta USD 67 ,39 Juta USD.

Sumber: BPS Sulut, Diolah Kembali Oleh Manado Post, Rabu (2/12 /2021)

(ayu)

MANADOPOST.ID–Berdasarkan data yang diperoleh Manado Post dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut). Total Devisa Ekspor selang Januari hingga Oktober 2021 menyentuh angka 900,13 Juta USD, atau setara dengan Rp12.930.637.489.000. Sementara untuk impor berada di angka 67,39 Juta USD atau setara dengan Rp968.077.567.000. (Asumsi kurs, Rabu, 1 Desember, 2021).

Kepala BPS Sulut Asim Saputra menjelaskan, komoditas ekspor nonmigas terbesar masih didominasi lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15). Sedangkan untuk komoditas impor terbesar adalah bahan bakar mineral (HS 27).

Lanjutnya, negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Sulut adalah Amerika Serikat. Dimana per Oktober lalu sebesar 25,11 juta USD (30,74 persen dari total ekspor). Sedangkan Australia menjadi negara pemasok terbesar pada bulan Oktober 2021 sebesar 3,62 juta USD (54,66 persen dari total impor.

Mengacu pada data, 10 bulan terakhir ini nilai ekspor dan impor Sulut beragam setiap bulannya. Kadang alami kenaikan kadang juga alami penurunan. Namun, secara keseluruhan tetap stabil meskipun pandemi Covid-19. ” Ekspor Sulut tetap konsisten menyumbangkan Devisa yang besar untuk Sulut. Sehingga mendorong Pertumbuhan Ekonomi (PE),”ungkapnya.

Asim menekankan, ada banyak hal yang bisa mendorng ekspor Sulut agar lebih kuat lagi. Antara lain, dengan memperbaiki kualitas daging ikan olahan dan komoditas perkebunan rakyat. Karena itu menjadi potensi ekspor terbesar.

“Kita sudah memiliki Direct Call Manado- Jepang, dan Manado- Singapura. Ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi para pengusaha, eksportir ataupun para penghasil komoditas untuk memperbaiki kualitas barang yang akan di ekspor. Agra memenuhi standar yang ditetapkan negara yang dituju. Jika semua hal ini diperhatikan, kita optimis ekpor Sulut akan terus mengalami peningkatan,” yakinnya.

Lanjutnya, keberadaan Direct Call ini sebenarnya tidak hanya meningkatkan kapasitas ekspor, tapi juga ada fungsi lain untuk mempercepat ekspor. Karena menurtunya, kecepatan pengiriman juga merupakan faktor pendrong kapasitas. “Semakin bagus kualitas produk kita, semakin bagus juga penerimaan di negara tujuan,” tutupnya.

Perkembangan Ekspor dan Impor Sulawesi Utara Selang Januari hingga Oktober 2021

Bulan Ekpor Impor
Januari 94,28 juta USD 5.91 juta USD
Februari 93,78 juta USD 6,77 jutaUSD
Maret 88,25 juta USD 10,02 juta USD
April 73,72 juta USD 2,59 juta USD
Mei 122,74 juta USD 3,74 juta USD
Juni 95,41 juta USD 7,59 juta USD
Juli 106,49 juta USD 7,58 juta USD
Agustus 59,8 juta USD 9,16 juta USD
September 83,96 juta USD 7,41 juta USD
Oktober. 81,70 juta USD 6,62 juta USD.
Total 900, 13 Juta USD 67 ,39 Juta USD.

Sumber: BPS Sulut, Diolah Kembali Oleh Manado Post, Rabu (2/12 /2021)

(ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/