25 C
Manado
Sabtu, 15 Mei 2021
spot_img

Pengamat Teroris Ini Sebut Densus Harus Rekrut Warga Sipil Seperti Banser NU Tumpas KKB

MANADOPOST.ID–Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) resmi ditetapkan sebagai teroris.  Tapi, ada sejumlah Tokoh di Papua yang pro dan kontra dengan keputusan pemerintah.

Hal ini diduga bisa memicu perlawanan KKB melawan aparat dengan dukungan luas masyarakat. Demikian disampaikan Pengamat Teroris dari Community of Ideological Islamic Analyst, Harits Abu Ulya dilansir dari PojokSatu.id (GrupManado Post), Senin (3/5).

“Sikap politik pejabat daerah di Papua tidak inhern dengan keputusan pemerintah pusat. Ini akan jadi kendala tersendiri,” kata Harits.

Dengan sikap politik para pejabat Papua yang kurang pro dengan keputusan pemerintah, kata Harits, ia menyarankan agar aparat dan tim Densus 88 perlu merekrut warga sipil dalam membantu melakukan perlawanan terhadap KKB.

“Dan kita dukung Densus 88 segera bergerak kalau perlu atau butuh bantuan TNI ya segera koordinasikan. Atau perlu relawan sipil, ada Banser NU siap membantu demi NKRI,” ujarnya.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan bahwa pemerintah kini resmi mengkategorikan kegiatan OPM bersenjata sebagai teroris.

Ilustrasi KKB di Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua. (Istimewa)

Ilustrasi KKB Papua (Jawa Pos)

Dia pun langsung meminta aparat TNI-Polri menindak tegas kelompok itu. Kata dia, tak sedikit korban juga berasal dari warga sipil Papua.

“Pemerintah sudah meminta kepada Polri, TNI, BIN, dan aparat-aparat terkait itu segera melakukan tindakan secara cepat, tegas, dan terukur,” kata Mahfud dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Polhukam.

Menurut Mahfud, pelabelan teroris sudah berdasar pada ketentuan dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dia menyebut, tindakan KKB sudah sepatutnya masuk kategori teroris sesuai definisi dalam beleid tersebut.

Jika merujuk pada beleid itu, terorisme merupakan perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas.(pojoksatu)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru