29 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

LSI Terbukti Lembaga Survei Kredibel

MANADOPOST.ID—Masih ada saja masyarakat yang meragukan hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) belum lama ini. Dalam pemaparan hasil survei yang dilakukan KCI-LSI Network Oktober 2020, dibeberkan juga track record LSI.

Peneliti senior Ikrama Masloman memaparkan mengenai contoh hasil survei LSI pada sebelum Pileg 2014. Di mana prediksi LSI pada hasil 12 partai politik dalam pesta demokrasi lima tahunan itu, nyaris semuanya terbukti benar. Hanya dua parpol yang mengalami selisih 1,3% dan 1,05%. 10 lainnya terbukti.

Kemudian mereka juga memaparkan hasil survei LSI pada pilpres 2009. Dari data yang dirilis lima hari sebelum pemilihan, LSI memprediksi Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono menang dan itu terbukti. Dengan jumlah dukungan pemilih mendekati.

Track record lain yang dimiliki LSI adalah ketika Pilpres 2014. Simpangan baku antara hasil KPU dan quick count yang dilakukan LSI hanya 0,15%. Hal yang sama terjadi di Pilpres 2019. Quick count LSI dan hasil KPU hanya terjadi perbedaan 0,12%.

Dalam survei baru-baru ini terkait kontestasi pilgub, Ikrama menjelaskan jika LSI menggunakan metode sampling multistage random sampling dengan jumlah responden 800. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

Dengan margin of error 3,5%. Jadi langkahnya, surveyor memilih kelurahan atau desa yang disampel. Kemudian memilih RT yang akan disampel, dilanjutkan memilih daftar KK. Surveyor memilih anggota keluarga, melakukan wawancara, melakukan witness, verifikasi data, dan spotcheck.

Menurut pengamat politik Sulut Dr Stefanus Sampe, survei adalah kajian ilmiah. Survei yang ilmiah adalah survei yang dilakukan sesuai dengan metodologi ilmiah dan standar ditetapkan. “Survei itu ibarat timbangan untuk mengukur berat benda. Suatu timbangan kalau kita setting dari angka nol maka kalau ditaruh beban seberat 1 kg, jarumnya akan bergerak menunjuk pada angka satu,” jelas dia.

Tetapi kata dia, kalau timbangan itu disetting dari angka dua dan ditaruh beban 1 kg maka jarumnya bergerak menunjuk angka 3. “Demikian juga dalam survei ilmiah, ditetapkan standar seobjektif dan dilaksanakan dengan metodologi ilmiah supaya hasilnya benar-benar sesuai dengan kenyataan,” jelasnya lagi.

Lebih jauh kata Sampe, melihat hasil survei itu obyektif atau tidak, harus dari metodologi yang digunakan. Termasuk apa populasinya, bagaimana menentukan sampel, bagaimana pengambilan data, bagaimana kuesionernya, bagaimana menganalisa hasilnya, bagaimana menentukan margin error dan sebagainya. Hasil survei yang dipaparkan oleh suatu lembaga dapat dicek kevalidannya dengan memeriksa metodologi yang dipakai dan standar yang digunakan.

“Hasil survei tidak dapat dipastikan valid atau tidak kalau tidak memeriksa metodologi yang dipakai. Justifikasi terhadap suatu hasil survei akan sangat subyektif tanpa mengecek cara survei itu dilakukan,” papar dia.

Di sisi lain, pakar politik lainnya Dr Goinpeace Tumbel menyebut survei memang dilakukan atas dasar ilmiah. Dirinya mengungkap survei sebenarnya hanya pada kurun waktu tertentu, sekira satu dan dua minggu. “Terkait kurun waktu ini memang harus dijelaskan. Karena survei bisa berubah, jika keluar dua minggu sebelum, mungkin saja dua minggu sesudah, hasil akan berbeda,” jelas dia.

Dikatakannya survei akan menyesuaikan dengan perkembangan, misalkan kampanye, sosialisasi, strategi dan komunikasi politik akan menentukan. “Ini yang penting diketahui masyarakat. Karena dengan berubahnya strategi atau sosialisasi yang gencar dilakukan paslon, dapat mengubah hasil survei,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan, lembaga survei akan tidak dipercaya masyarakat jika dalam melakukan survei tidak dibarengi dengan kredibilitas. “Ini juga menjadi tantangan bagi lembaga-lembaga survei. Harus kredibel agar tingkat kepercayaan masyarakat meningkat. Lembaga survei ini diikat dengan norma-norma dan pertanggung jawaban kepada masyarakat,” pungkasnya.(cw-01/gel)

-

Artikel Terbaru

11 Mitra Binaan Sulut `Disuntik` 1,7 Miliar

MANADOPOST-ID-- Pagi tadi sekira Pukul 10.22 WITA, Bertempat di Four Point by Sheraton Manado, PT Pertamina

FDW-PYR Banjir Dukungan di Kecamatan Sinonsayang

MANADOPOST.ID—Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR), terus menuai dukungan penuh masyarakat.

Serunya Event Akhir Tahun Hasjrat Fair Secara Virtual, Banyak Hadiah Langsung Diberikan!

Event akhir tahun terbesar PT Hasjrat Abadi selesai diselenggarakan Sabtu (21/11).

Warga Teteli Ditemukan Mengambang di Pantai Bulo

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Pantai Bulo, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Selasa (24/11).

Bongkar `Sarang` Suara Lawan, Iskandar-Deddy Disenangi

MANADOPOST.ID—Meski diguyur hujan lebat, antusias masyarakat Desa Toluaya dan Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), sangat tinggi. Ketika menyambut kedatangan pasangan calon (Paslon) Bupati Hi Iskandar Kamaru dan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid (Berkah).