alexametrics
27.4 C
Manado
Minggu, 22 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Wagub Kandouw: Tetap Study From Home

MANADOPOST.ID—Orang tua murid yang menginginkan pengaktifan kembali sekolah atau pembelajaran tatap muka, nampaknya belum bisa. Memasuki tahun 2021, Pemerintah Provinsi Sulut belum memberlakukan kebijakan sekolah tatap muka langsung.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Minggu (3/1) kemarin. Dikatakannya, semua siswa masih tetap belajar dari rumah atau masih sistem daring. “Jadi tetap study from home. Karena kasus masih meningkat,” sebutnya.

Lanjut dia, saat ini pemerintah terus berupaya melakukan pengendalian pandemi Covid-19. “Kasus positif masih bertambah. Kami sudah melakukan berbagai kebijakan pengetatan, termasuk kebijkan di bidang pendidikan. Proses pembelajaran tetap berlangsung, tapi siswa belajar dari rumah,” ujarnya lagi.

Dia menegaskan, kegiatan belajar di rumah atau study from home di tengah pandemi covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Idealnya menjadi kewajiban kita bersama bukan sekolah atau guru tetapi orang tua juga berperan dalam membimbing anak usia didik,” sebutnya.

Dia berharap, pembelajaran jarak jauh ini bisa dijadikan sebagai way of life. “Ada pepatah mengatakan anda bisa karena biasa. Karena lama-lama akan terbiasa tanpa mengurangi bobot mutu pendidikan kita,” pungkasnya.(cw-01/gel)

MANADOPOST.ID—Orang tua murid yang menginginkan pengaktifan kembali sekolah atau pembelajaran tatap muka, nampaknya belum bisa. Memasuki tahun 2021, Pemerintah Provinsi Sulut belum memberlakukan kebijakan sekolah tatap muka langsung.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Minggu (3/1) kemarin. Dikatakannya, semua siswa masih tetap belajar dari rumah atau masih sistem daring. “Jadi tetap study from home. Karena kasus masih meningkat,” sebutnya.

Lanjut dia, saat ini pemerintah terus berupaya melakukan pengendalian pandemi Covid-19. “Kasus positif masih bertambah. Kami sudah melakukan berbagai kebijakan pengetatan, termasuk kebijkan di bidang pendidikan. Proses pembelajaran tetap berlangsung, tapi siswa belajar dari rumah,” ujarnya lagi.

Dia menegaskan, kegiatan belajar di rumah atau study from home di tengah pandemi covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Idealnya menjadi kewajiban kita bersama bukan sekolah atau guru tetapi orang tua juga berperan dalam membimbing anak usia didik,” sebutnya.

Dia berharap, pembelajaran jarak jauh ini bisa dijadikan sebagai way of life. “Ada pepatah mengatakan anda bisa karena biasa. Karena lama-lama akan terbiasa tanpa mengurangi bobot mutu pendidikan kita,” pungkasnya.(cw-01/gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/