28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Pengakuan Komplotan Pencuri Babi ke Maleo Polda Sulut: Curian Dijual di Pasar Karombasan

MANADOPOST.ID-Wajah RK alias Risky (31) dan MM alias Takur tampak murung. Keduanya ditangkap Timsus Maleo Polda Sulut, akibat perbuatan mencuri ternak babi di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

Timsus Maleo Polda Sulut meringkus dua pelaku komplotan pencuri ternak. (Foto: Maleo Polda)

Kasus ini diungkap Timsus Maleo melalui akun instagram dan facebook resmi mereka. “Kembali lagi Satgasus Maleo Polda Sulut melakukan pengungkapan tindak pidana pencurian 12 ekor ternak babi di wilayah Minahasa Selatan dengan total kerugian 22,5 juta rupiah,” tulis Admin Maleo.

Dijelaskan, pada Jumat 23 April 2021 pukul 22.00 WITA, SATGASUS MALEO yang dipimpin IPDA Tuegeh Darus, melakukan penyelidikan dan selanjutnya melakukan penangkapan.

Awalnya terhadap satu pelaku pencurian ternak RK alias Risky (31), swasta, Jalan Siswa, Kecamatan Sario. “Lelaki MIMI alias Takur sebagai penadah. Para pelaku juga sudah terbiasa melakukan pencurian doger anjing.”

“Interogasi awal pelaku melakukan aksinya bersama 3 pelaku lainnya, selanjutnya babi tersebut dijual ke MIMI yang bertempat tinggal di jalan siswa lingkungan 2. Sebanyak 5 ekor dan 7 ekor di potong dan dijual di Pasar Karombasan oleh pelaku,” beber Timsus Maleo sebagaimana pengakuan pelaku.

Selanjutnya disebutkan SATGASUS MALEO menyerahkan pelaku ke unit Reskrim Polsek Tenga untuk proses hukum lebih lanjut.(gnr)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru