25 C
Manado
Sabtu, 15 Mei 2021
spot_img

Soal Angel akan Dipanggil atau Tidak Jika Kasus JAK Dibuka Lagi, Ini Penjelasan BK

MANADO—Begitu berbelitnya kasus peresmian pemberhentian James Arthur Kojongian (JAK) dari kursi pimpinan DPRD Sulut, membuat Badan Kehormatan (BK) kembali angkat bicara.

Pada wartawan usai menerima kedatangan Gerakan Perempuan Sulut (GPS) lawan kekerasan pada perempuan dan anak, Senin (3/5), Ketua BK Sandra Rondonuwu menjelaskan BK dalam proses kasus JAK beberapa waktu lalu sudah melakukan sesuai aturan.

“Kami kembali didatangi Gerakan Perempuan Sulut Lawan Kekerasan pada Perempuan dan Anak. Di ruangan tadi sudah dijelaskan banyak hal. Karena mereka mempertanyakan keputusan BK yang sudah diparipurnakan, memberhentikan saudara James Arthur Kojongian dan pemberhentian sebagai anggota DPRD diserahkan pada partai yang bersangkutan,” ujar Saron, sapaan akrabnya.

BK lanjutnya, sebagaimana PP No 1 tahun 2018 telah melaksanakan tugas. BK bertugas menjaga kehormatan, moral, martabat, etika dari pimpinan dan anggota DPRD. “Itu sudah kami lalukan ketika ada dugaan pemanggaran yang dilakukan bersangkutan,” tukasnya.

Setelah ada keputusan paripurna, itu dikirim ke gubernur dan dikirim ke kemendagri. Dari kemendagri mengirim surat kembali. “Pertama 16 Maret. Setelah semua mekanisme sudah dilakukan BK, mereka mempertanyakan mekanisme yang ditempuh BK. Kami sudah membuat surat untuk menjawab. Kami membalas surat tersebut,” jelasnya.

Tak sampai di situ, Mendagri kembali menyurati Pemprov Sulut pada 14 April mengenai pembayaran gaji. Setelah itu dijawab ke kemendagri. “Nah sekarang ada surat tanggal 23 April tentang permintaan tata beracara yang dilakukan BK. Sementara tata beracara sudah diatur dalam kode etik dan kita pakai yang lama,” tegasnya.

Jika memang dipaksa harus ada tata beracara, Saron menekankan, BK siap. “Bagi BK tidak masalah. Itu hanya masalah teknis, tapi tidak mengurangi substansi. Kalau mau dilakukan itu, kami BK siap,” ujarnya.

Jika kasus ini kembali dibuka dan terbuka bagi publik, apakah BK akan hadirkan pihak terkait termasuk perempuan yang diduga selingkuhan JAK? Saron tak menjawabnya secara gamblang.

“Karena ini terjadi di ruang publik, maka kami juga akan memanggil semua pihak terkait. Saya mengusulkan supaya itu dilakukan secara terbuka. Dengan menghadirkan saksi-saksi yang terlibat dalam masalah tersebut,” tandasnya.

Diketahui, ada satu sosok perempuan yang muncul ke publik usai video JAK dihadang sang istri viral. Diduga gadis yang masih berumur belasan tahun itu adalah simpanan sang legislator, warga Tomohon bernama Angel.

Saat proses kasus JAK beberapa waktu lalu, BK ‘menyimpan’ beberapa nama saksi. Ini disampaikan Ketua BK saat paripurna. Di mana mereka melakukan tahapan dan sempat meminta keterangan beberapa pihak yang namanya tak bisa dipublikasikan. Ketika itu, BK hanya menunjukkan pemeriksaan pada JAK, sang istri, dan tim ahli. Pihak lain tidak dibeber ke publik.(*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru