alexametrics
29.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Sekum BPMS Minta Warga GMIM Tahan Diri

Terkait Perusakan RS Pancaran Kasih, Ini Pernyataan Tegas Panglima Panji Yosua

MANADOPOST.ID–Panglima Panji Yosua Komisi Pria Kaum Bapa GMIM James Karinda SH MH menegaskan, pihak kepolisian secepatnya mengusut tuntas pelaku perusakan fasilitas kesehatan di RSPK. “Aktor dan pelaku perusakan harus segera diamankan dan proses sesuai perundang-undangan,” desak Karinda.

(Baca: Ini Penjelasan Dirut RS Pancaran Kasih Terkait Tudingan ‘Uang Sogok’)

Menurut dia, tidak ada satu pun warga yang kebal hukum di negara ini. Apapun praktik pelanggaran harus diproses secara transparan agar publik ikut mengamati. “Memang rumah sakit ini milik GMIM, namun kita harus menyerahkan proses hukum kepada yang berwenang,” ujarnya.

Karinda berharap, kepolisian segera bertindak tegas dalam masalah ini dan semua yang ikut merusak segera ditangkap. Agar persoalan tidak semakin meluas. Menurutnya langkah aparat akan dinilai masyarakat dalam merespon kasus tersebut.

(Baca: Ormas Desak Insiden RSPK Diusut Tuntas, Ini Reaksi Kepolisian)

“Pelaku harus bertanggung jawab dengan perbuatannya, agar persoalan tidak meluas. Langkah aparat juga akan menjadi penilaian masyarakat dalam merespon kasus kriminal yang jelas-jelas sudah terang-benderang,” ungkapnya.

(Baca: Ini Kata Ketua PWNU Terkait Kasus di RS Pancaran Kasih)

Sebelumnya, Sekretaris Umum (Sekum) Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Evert Tangel, meminta semua pihak menahan diri pasca kejadian. “Kepada semua warga GMIM agar menahan diri. Tidak terpancing. Kita serahkan semua kepada pihak yang berwenang,” pesan Pdt Tangel.(ite/gnr)

MANADOPOST.ID–Panglima Panji Yosua Komisi Pria Kaum Bapa GMIM James Karinda SH MH menegaskan, pihak kepolisian secepatnya mengusut tuntas pelaku perusakan fasilitas kesehatan di RSPK. “Aktor dan pelaku perusakan harus segera diamankan dan proses sesuai perundang-undangan,” desak Karinda.

(Baca: Ini Penjelasan Dirut RS Pancaran Kasih Terkait Tudingan ‘Uang Sogok’)

Menurut dia, tidak ada satu pun warga yang kebal hukum di negara ini. Apapun praktik pelanggaran harus diproses secara transparan agar publik ikut mengamati. “Memang rumah sakit ini milik GMIM, namun kita harus menyerahkan proses hukum kepada yang berwenang,” ujarnya.

Karinda berharap, kepolisian segera bertindak tegas dalam masalah ini dan semua yang ikut merusak segera ditangkap. Agar persoalan tidak semakin meluas. Menurutnya langkah aparat akan dinilai masyarakat dalam merespon kasus tersebut.

(Baca: Ormas Desak Insiden RSPK Diusut Tuntas, Ini Reaksi Kepolisian)

“Pelaku harus bertanggung jawab dengan perbuatannya, agar persoalan tidak meluas. Langkah aparat juga akan menjadi penilaian masyarakat dalam merespon kasus kriminal yang jelas-jelas sudah terang-benderang,” ungkapnya.

(Baca: Ini Kata Ketua PWNU Terkait Kasus di RS Pancaran Kasih)

Sebelumnya, Sekretaris Umum (Sekum) Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt Dr Evert Tangel, meminta semua pihak menahan diri pasca kejadian. “Kepada semua warga GMIM agar menahan diri. Tidak terpancing. Kita serahkan semua kepada pihak yang berwenang,” pesan Pdt Tangel.(ite/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/