30.4 C
Manado
Jumat, 19 Agustus 2022

Dari Biru Jadi Merah, Cat Ulang Pesawat Kepresidenan Disorot, Makan Biaya Rp 2 Miliar

MANADOPOST.ID – Pengamat penerbangan Alvin Lie mengkritik pemerintah yang melakukan pengecatan ulang terhadap pesawat Kepresidenan Republik Indonesia, diduga anggarannya mencapai Rp 2 miliar. Pesawat tersebut kini telah berubah warna dari yang semula berwarna biru dan putih, kini menjadi merah dan putih.

Alvin menjelaskan, biaya cat ulang pesawat setara jenis B737-800 berkisar antara USD 100 ribu hingga USD 150 ribu. Nilai itu setara dengan Rp 1,4 miliar sampai dengan Rp 2,1 miliar.

“Biaya cat ulang saya merujuk pada biaya yang umumnya berlaku untuk pengecatan ulang pesawat B737-800 penerbangan sipil,” kata Alvin dikonfirmasi, Rabu (4/8).

Menurut Alvin, mengubah warna pesawat kepresidenan bukan menjadi kebutuhan yang mendesak di tengah pandemi Covid-19. Dia menyebut, penampilan pesawat Kepresidenan RI masih sangat layak.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Perawatan bagus, penampilan juga masih layak. Tidak ada urgensi dicat ulang atau ubah warna,” ujar Alvin.

Mantan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) ini mengutarakan, seharusnya anggaran negara lebih difokuskan untuk penanggulangan pandemi Covid-19, daripada melakukan pengecatan ulang pada pesawat Kepresidenan RI.

MANADOPOST.ID – Pengamat penerbangan Alvin Lie mengkritik pemerintah yang melakukan pengecatan ulang terhadap pesawat Kepresidenan Republik Indonesia, diduga anggarannya mencapai Rp 2 miliar. Pesawat tersebut kini telah berubah warna dari yang semula berwarna biru dan putih, kini menjadi merah dan putih.

Alvin menjelaskan, biaya cat ulang pesawat setara jenis B737-800 berkisar antara USD 100 ribu hingga USD 150 ribu. Nilai itu setara dengan Rp 1,4 miliar sampai dengan Rp 2,1 miliar.

“Biaya cat ulang saya merujuk pada biaya yang umumnya berlaku untuk pengecatan ulang pesawat B737-800 penerbangan sipil,” kata Alvin dikonfirmasi, Rabu (4/8).

Menurut Alvin, mengubah warna pesawat kepresidenan bukan menjadi kebutuhan yang mendesak di tengah pandemi Covid-19. Dia menyebut, penampilan pesawat Kepresidenan RI masih sangat layak.

“Perawatan bagus, penampilan juga masih layak. Tidak ada urgensi dicat ulang atau ubah warna,” ujar Alvin.

Mantan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) ini mengutarakan, seharusnya anggaran negara lebih difokuskan untuk penanggulangan pandemi Covid-19, daripada melakukan pengecatan ulang pada pesawat Kepresidenan RI.

Most Read

Artikel Terbaru

/