29.4 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

BREAKING NEWS! Irjen Ferdy Sambo Akhirnya Bersuara, Berharap Istrinya Bisa Pulih dari Trauma

MANADOPOST.ID–Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Dia akan dimintai keterangan usai adanya penetapan tersangka kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E atas kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Saya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat,” kata Sambo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).

Dalam kesempatan ini, Sambo menyampaikan permintaan maaf atas kasus yang terjadi di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia pun menyampaikan duka cita atas tewasnya Brigadir J.

“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada Institusi Polri, demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua. Semoga keluarga diberikan kekuatan,” ucapnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Saudara Yosua pada istri dan keluarga saya,” lanjutnya.

Selanjutnya Irjen Sambo meminta semua pihak dan masyarakat tidak memberikan asumsi dan persepsiyang menyebabkan simpang siurnya peristiwa di Rumah Dinas. “Saya harapkan seluruh pihak bersabar,” ucapnya.

Dia pun meminta doa untuk keluarganya. “Saya mohon doa, Istri saya bisa pulih dari trauma. Dan anak-anak saya bisa melewati kondisi ini,” tutupnya.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Dia akan dimintai keterangan usai adanya penetapan tersangka kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E atas kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

“Saya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat,” kata Sambo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).

Dalam kesempatan ini, Sambo menyampaikan permintaan maaf atas kasus yang terjadi di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia pun menyampaikan duka cita atas tewasnya Brigadir J.

“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada Institusi Polri, demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yosua. Semoga keluarga diberikan kekuatan,” ucapnya.

“Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Saudara Yosua pada istri dan keluarga saya,” lanjutnya.

Selanjutnya Irjen Sambo meminta semua pihak dan masyarakat tidak memberikan asumsi dan persepsiyang menyebabkan simpang siurnya peristiwa di Rumah Dinas. “Saya harapkan seluruh pihak bersabar,” ucapnya.

Dia pun meminta doa untuk keluarganya. “Saya mohon doa, Istri saya bisa pulih dari trauma. Dan anak-anak saya bisa melewati kondisi ini,” tutupnya.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/