24.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Koalisi Banteng Vs NasDem-Golkar-PAN

MANADOPOST.ID—Hari ini pendaftaran di KPU provinsi dan kabupaten/kota dibuka. Semua daerah telah memiliki calonnya masing-masing. Dari tujuh daerah dan pilgub, tiga partai besar di Sulut, PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Golkar, bersaing di beberapa daerah. Namun yang cukup mencolok, rivalitas antara PDI Perjuangan dengan NasDem dan Golkar.

Diketahui PDI Perjuangan berhadapan dengan koalisi NasDem-Golkar-PAN di empat daerah. Yakni Minahasa Selatan (Minsel), Bolmong Selatan (Bolsel), Bolmong Timur (Boltim), dan Tomohon. Di daerah lainnya, empat parpol ini memiliki kandidat yang diusung sendiri, termasuk di perebutan DB 1.

“Persaingan partai besar tentu tak bisa terhindarkan di pilkada serentak. Perang strategi dan lobi-lobi politik menghasilkan koalisi. Ini seninya politik,” kata pengamat politik Dr Alfons Kimbal. Nantinya ‘peperangan’ politik sesungguhnya akan dimulai hari ini. Di hari pertama pendaftaran. Dari data yang dihimpun, khusus paslon PDI Perjuangan serentak memilih hari ini untuk daftar.

Diawali pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) di KPU Provinsi Sulut. Setelah itu mengikuti para kandidat calon partai berlambang banteng moncong putih ini, yang ada di kabupaten/kota.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Kita serentak daftar esok (hari ini). Diawali dengan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur. Kabupaten/kota menyesuaikan,” sebut Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar.

Untuk calon dari Golkar-PAN Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Landjar (CEP-Sehan), kemungkinan daftar di hari terakhir, Minggu (6/9). “Rencana sementara 6 September mendatang. Kami meminta pendukung menahan diri. Kita patuhi protokol kesehatan dan imbauan KPU,” imbau Wakil Ketua Golkar Sulut Feryando Lamaluta.

Sementara itu, Cagub Vonnie Anneke Panambunan dan Cawagub Hendry Runtuwene juga siap daftar. Kemarin, SK dukungan NasDem dibawa langsung dari Jakarta ke Manado dan diserahkan Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Sayap dan Badan Ivanhoe Semen, didampingi Ketua DPW Partai NasDem Sulut Drs Maximiliam Lomban dan Sekretaris DPW NasDem Sulut Victor Mailangkay.

VAP berterima kasih kepada Ketum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Bapilu Prananda Surya Paloh bersama pengurus DPP, karena sudah mempercayakan dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur Sulut.

“Maju sebagai Gubernur Sulut, itu merupakan cita-cita saya dan dijawab oleh Tuhan. Saya tidak takut melawan siapa jika Tuhan memberkati saya. Saya siap membesarkan nama NasDem untuk lebih bersinar,” ujarnya.

Kapan mendaftar? Bupati Minut itu belum memastikan. “Kita pilih waktu paling tepat,” terang dia.

Sementara itu, para kandidat kepala daerah di Manado juga sudah siap tempur. Calon Wali Kota Mor Bastiaan misalnya. “Esok kita putuskan akan daftar kapan,” singkat Wakil Wali Kota Manado itu. Dia juga meminta pendukung Mor-HJP mengikuti, taat aturan KPU untuk membatasi jumlah orang yang akan datang. Tidak berkerumun saat daftar di KPU.

Di kubu Julyeta PA Runtuwene-Harley Mangindaan, memilih mendaftar, Sabtu (5/9) esok. Ai, sapaan sang calon wawali, dikonfirmasi semalam menyebut pihaknya akan deklarasi lebih dahulu. “Kita akan deklarasi virtual di tempat yang nanti ditentukan esok (hari ini). Setelahnya dengan rombongan terbatas kita mendaftar di kantor KPU Manado,” terang dia.

Soal kesiapan, mantan Wawali Manado ini optimis mampu merebut hati masyarakat Manado. Figur keibuan dari sang calon wali kota serta kualitas sebagai mantan rektor ditambah kemampuan manajerial yang dimilikinya dirasa cukup membangun Manado. “Kami minta doa masyarakat semua,” tuturnya.

Kemudian, di Pilwako Tomohon diikuti tiga pasangan. Yakni Jilly Gabriella Eman-Virgie Bororing Baker (JGE-VB2). Diusung Partai Golkar, NasDem, Demokrat, dan Hanura. Di kubu PDI Perjuangan-Gerindra ada Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL). Paslon terakhir datang dari jalur perseorangan.

Lalu kapan mereka daftar? Kubu CS-WL siap hari ini. “Setelah mendampingi Pak Gubernur di Manado, kami akan langsung mendaftar,” sebut WL. Begitu juga dengan paslon JGE-VB2. “Rencananya Jumat (hari ini, red) jam 9. Sebenarnya mau Sabtu (5/9), tapi berubah karena lain hal,” ungkap Ketua Hanura Tomohon Fischer Mangundap.

Sementara itu, dari kubu perseorangan, RoSe, memilih mendaftar di 5 Agustus (esok,red). Hal ini disampaikan LO RoSe Philips Karamoy. “Kita pilih tanggal 5, karena sesuai dengan dasar Negara Indonesia Pancasila. Kisaran sekitar Pukul 13.00 WITA. Semoga sesuai rencana dan berjalan lancar,” ucap Karamoy.

Beralih ke Bolsel ada dua pasangan calon. Iskandar Kamaru-Deddy Hamid (Berkah) dan Riston Mokoagow-Selviah van Gobel (Riski). Data yang dihimpun Manado Post, Riski mampu mempersatukan enam partai besar, melawan petahana yang didukung tiga partai.
Menurut tim pemenangan Berkah Zulkarnain Kamaru, akan mendaftar hari ini.

“Secara administrasi kami siap. Jumat pagi deklarasi. Usai sholat Jumat kami mendaftar di KPU,” beber Kamaru. Lanjutnya, dengan bergabungnya Perindo dan Gerindra menambah angin positif. “Dua partai yang bergabung, merupakan kekuatan baru kami,” ucapnya.

Sekretaris DPD II PAN Bolsel Sukri Adam membeberkan, kubu Riski mendaftar Sabtu (esok) pukul 13.30 Wita. Dan akan libatkan pemangku adat. “Terkait dokumen pendaftaran sudah 90 persen. Dipastikan hari-H sudah tuntas. Malam ini (kemarin) kami akan mengundang kepala adat, untuk mempersiapkan pendaftaran pasangan Riski,” bebernya.

Di Boltim diikuti tiga paslon. Antara lain pasangan H Suhendro Boroma (SB) dan Drs Rusdi Gumalangit (RG), Amalia Landjar (AMA) dan Uyun Kunaefi Pangalima (UKP), serta Sam Sahrul Mamonto (SSM) dan Oskar Manoppo (OPPO). Pasangan SB-RG kantongi SK dari PDI Perjuangan, Partai Perindo, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

AMA-UKP didukung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra. Sedangkan SSM-OPPO mendapat restu dari Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Bagaimana dengan Minsel? Meskipun terlihat tenang, namun perhelatan Pilkada Minsel dipastikan sengit. Karena menghadirkan tiga paslon yang sama- sama memiliki bukti dukungan baik dari usungan partai hingga jalur perseorangan.

Seperti pasangan Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR) yang telah mengantongi dua formulir B.1-KWK dari PDI Perjuangan serta Partai Perindo. Yang otomatis membuat pasangan FDW-PYR memiliki dukungan 12 kursi dari DPRD Kabupaten Minsel. Setelah itu ada pasangan Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela (MEP-VT) yang telah mendapatkan formulir B.1-KWK dari Partai Golkar, NasDem, Demokrat hingga PAN. Pasangan MEP-VT mendapatkan dukungan dari 18 kursi di DPRD Minsel.

Setelah itu, ada pasangan jalur perseorangan Royke Sondakh dan Harits Andri Umboh yang telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minsel dengan bukti sebanyak 16.978 dukungan. Pasangan Royke Sondakh dan Harits Andri Umboh juga sudah bisa mendaftarkan diri ke KPU mulai 4-6 September mendatang.
Pilwako Bitung menghadirkan tiga pasangan calon.

Maurits Mantiri-Hengky Honandar yang diusung PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo dan didukung PKB, PSI dan PPP. Sedangkan bakal calon Maxmilian Jonas Lomban-Marthin Tumbelaka diusung Partai NasDem, PKPI dan Demokrat. Terakhir pasangan Victorine Lengkong dan Gunawan Pontoh diusung Partai Golkar dan PAN. “Kami akan daftar Sabtu, 5 September,” ujar Mantiri.

Sedangkan Lengkong dan Gunawan terinformasi mendaftarkan diri Minggu(6/9). “Sesuai kesepakatan kami daftar hari Minggu,” kata Lengkong. Dan akan daftarkan diri hari ini adalah Lomban dan Tumbelaka.

Pemerhati politik di Kota Bitung memprediksikan Pilwako bakal terjadi persaingan ketat. Terlepas dari Max Lomban dan Maurits Mantiri yang adalah incumbent. Kehadiran Lengkong dan Pontoh membawa warna tersendiri.

“Lengkong memiliki polularitas. Dia akan melawan mantan atasannya sewaktu berkecimpung sebagi birokrat di Bitung. Ini sungguh menarik. Sedangkan Gunawan Pontoh, satu-satunya perwakilan Muslim di bursa calon. Saya pikir Pilwako kali ini sangat seru dengan kehadiran poros tengah,” nilai sejumlah pemerhati.

Pengamat politik Ferry Liando mengungkapkan, seperti dunia peperangan, perang itu sesungguhnya baru akan di mulai. Sehingga siapa yang dominan baru akan diketahui jika perang itu sudah dimulai.

Hingga kini, masing-masing paslon tentu memiliki peluang. Peluang itu akan maksimal jika kelembagaan tim sukses atau tim pemenagan kuat. “Nama-nama besar dan berpengaruh harus dirangkul. Sebab kesenangan masyarakat terhadap tim sukses akan sangat mempengaruhi sikap seseorang dalam memilih,” katanya.

Selain itu, konsolidasi parpol pendukung perlu ditata dengan baik. Perlu ada kewajiban parpol untuk mengerjakan tugas tetentu terutama dalam menyasar pemilih beraliran. “Jangan sampai parpol pendukung itu hanya pajangan atau sekedar kebutuhan administrasi saja. Parpol tidak boleh hanya setor logo tanda pendukung calon tertentu,” tuturnya.

Perlu kontribusi atau kerja nyata. Baginya, perlu juga strategi khusus bagi masing-masing calon untuk mendekati komunitas-komunitas tertentu. Khusus pilgub, hingga saat ini praktis belum ada representasi Katolik, Konghucu, Adven, Nusa Utara sebagai bagian dari paslon. “Komunitas-komunitas ini akan menjadi rebutan. Pasangan mana yang mampu mendapatkan simpati maka peluangnya akan semakin besar,” tukasnya. (Tim MP/gel)

Bakal Calon Kepala Daerah di Sulut:

Sulut

Calon Gubernur Olly Dondokambey

Calon Wakil Gubernur Steven Kandouw

Diusung PDI Perjuangan (18), Gerindra (2), PKB (1), PSI (1)

 

Calon Gubernur Christiany Eugenia Paruntu

Calon Wakil Gubernur Sehan Landjar

Diusung Golkar (7), Demokrat (4), PAN (2)

 

Calon Gubernur Vonnie Anneke Panambunan

Calon Wakil Gubernur Hendry Runtuwene

Diusung Partai NasDem (9), PKS (1)

 

Manado

Calon Wali Kota Mor Bastiaan

Calon Wakil Wali Kota Hanny Pajouw

Diusung Demokrat dan PAN

 

Calon Wali Kota Julyeta PA Runtuwene

Calon Wakil Wali Kota Harley Mangindaan

Diusung NasDem, Perindo dan PSI

 

Calon Wali Kota Andrei Angouw

Calon Wakil Wali Kota Richard Sualang

Diusung PDI Perjuangan

 

Bitung

Calon Wali Kota Maurits Mantiri

Calon Wakil Wali Kota Hengky Honandar

Diusung PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo, PKB, PSI dan PPP

 

Calon Wali Kota Maxmilian Jonas Lomban

Calon Wakil Wali Kota Martin Daniel Tumbelaka

Diusung NasDem, PKPI dan Demokrat

 

Calon Wali Kota Victorine Lengkong

Calon Wakil Wali Kota Gunawan Pontoh

Diusung Golkar dan PAN.

 

Minahasa Selatan

Calon Bupati Franky Donny Wongkar

Calon Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang

Diusung PDI Perjuangan dan Perindo

 

Calon Bupati Michaela Elsiana Paruntu

Calon Wakil Bupati Ventje Tuela

Diusung Golkar, NasDem, Demokrat dan PAN

 

Calon Bupati Royke Sondakh

Calon Wakil Bupati Harits Andri Umboh

Jalur Independen

 

Minut

Calon Bupati Shintia Rumumpe

Calon Wakil Bupati Netty Pantow

Diusung NasDem dan PKB

 

Calon Bupati Joune Ganda

Calon Wakil Bupati Kevin Lotulong

Diusung PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, Perindo, PBB, PKPI

 

Calon Bupati Sompie Singal

Calon Wakil Bupati Joppi Lengkong

Diusung Golkar, PAN, Hanura

 

Tomohon

Calon Wali Kota Jilly Gabriella Eman

Calon Wakil Wali Kota Virgie Baker Bororing

Diusung Golkar, NasDem, Hanura dan Demokrat

 

Calon Wali Kota Caroll Senduk

Calon Wakil Wali Kota Wenny Lumentut

Diusung PDI Perjuangan dan Gerindra  

 

Calon Wali Kota Robert Pelealu

Calon Wakil Wali Kota Franciscus Sello Soekirno

Jalur Independen

 

Bolaang Mongondow Selatan

Calon Bupati Hi Iskandar Kamaru

Calon Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid

Partai Pengusung PDI Perjuangan, Perindo, dan Gerindra.

 

Calon Bupati Riston Mokoagow

Calon Wakil Bupati Selviah Van Gobel

Diusung  PAN, Golkar, NasDem, PKB, Hanura dan Demokrat.

 

Bolaang Mongondow Timur

Calon Bupati Hi Suhendro Boroma

Calon Wakil Bupati Rusdi Gumalangit

Diusung PDI Perjuangan Perindo dan PKS

 

Calon Bupati Amalia Landjar

Calon Wakil Bupati Uyun Kunaefi Pangalima

Diusung PAN, Golkar, Demokrat, Gerindra

 

Calon Bupati Sam Sahrul Mamonto

Calon Wakil Bupati Oskar Manoppo

Diusung NasDem, PKB dan PBB

MANADOPOST.ID—Hari ini pendaftaran di KPU provinsi dan kabupaten/kota dibuka. Semua daerah telah memiliki calonnya masing-masing. Dari tujuh daerah dan pilgub, tiga partai besar di Sulut, PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Golkar, bersaing di beberapa daerah. Namun yang cukup mencolok, rivalitas antara PDI Perjuangan dengan NasDem dan Golkar.

Diketahui PDI Perjuangan berhadapan dengan koalisi NasDem-Golkar-PAN di empat daerah. Yakni Minahasa Selatan (Minsel), Bolmong Selatan (Bolsel), Bolmong Timur (Boltim), dan Tomohon. Di daerah lainnya, empat parpol ini memiliki kandidat yang diusung sendiri, termasuk di perebutan DB 1.

“Persaingan partai besar tentu tak bisa terhindarkan di pilkada serentak. Perang strategi dan lobi-lobi politik menghasilkan koalisi. Ini seninya politik,” kata pengamat politik Dr Alfons Kimbal. Nantinya ‘peperangan’ politik sesungguhnya akan dimulai hari ini. Di hari pertama pendaftaran. Dari data yang dihimpun, khusus paslon PDI Perjuangan serentak memilih hari ini untuk daftar.

Diawali pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) di KPU Provinsi Sulut. Setelah itu mengikuti para kandidat calon partai berlambang banteng moncong putih ini, yang ada di kabupaten/kota.

“Kita serentak daftar esok (hari ini). Diawali dengan pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur. Kabupaten/kota menyesuaikan,” sebut Sekretaris PDI Perjuangan Sulut Franky Wongkar.

Untuk calon dari Golkar-PAN Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Landjar (CEP-Sehan), kemungkinan daftar di hari terakhir, Minggu (6/9). “Rencana sementara 6 September mendatang. Kami meminta pendukung menahan diri. Kita patuhi protokol kesehatan dan imbauan KPU,” imbau Wakil Ketua Golkar Sulut Feryando Lamaluta.

Sementara itu, Cagub Vonnie Anneke Panambunan dan Cawagub Hendry Runtuwene juga siap daftar. Kemarin, SK dukungan NasDem dibawa langsung dari Jakarta ke Manado dan diserahkan Ketua DPP NasDem Bidang Hubungan Sayap dan Badan Ivanhoe Semen, didampingi Ketua DPW Partai NasDem Sulut Drs Maximiliam Lomban dan Sekretaris DPW NasDem Sulut Victor Mailangkay.

VAP berterima kasih kepada Ketum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Bapilu Prananda Surya Paloh bersama pengurus DPP, karena sudah mempercayakan dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur Sulut.

“Maju sebagai Gubernur Sulut, itu merupakan cita-cita saya dan dijawab oleh Tuhan. Saya tidak takut melawan siapa jika Tuhan memberkati saya. Saya siap membesarkan nama NasDem untuk lebih bersinar,” ujarnya.

Kapan mendaftar? Bupati Minut itu belum memastikan. “Kita pilih waktu paling tepat,” terang dia.

Sementara itu, para kandidat kepala daerah di Manado juga sudah siap tempur. Calon Wali Kota Mor Bastiaan misalnya. “Esok kita putuskan akan daftar kapan,” singkat Wakil Wali Kota Manado itu. Dia juga meminta pendukung Mor-HJP mengikuti, taat aturan KPU untuk membatasi jumlah orang yang akan datang. Tidak berkerumun saat daftar di KPU.

Di kubu Julyeta PA Runtuwene-Harley Mangindaan, memilih mendaftar, Sabtu (5/9) esok. Ai, sapaan sang calon wawali, dikonfirmasi semalam menyebut pihaknya akan deklarasi lebih dahulu. “Kita akan deklarasi virtual di tempat yang nanti ditentukan esok (hari ini). Setelahnya dengan rombongan terbatas kita mendaftar di kantor KPU Manado,” terang dia.

Soal kesiapan, mantan Wawali Manado ini optimis mampu merebut hati masyarakat Manado. Figur keibuan dari sang calon wali kota serta kualitas sebagai mantan rektor ditambah kemampuan manajerial yang dimilikinya dirasa cukup membangun Manado. “Kami minta doa masyarakat semua,” tuturnya.

Kemudian, di Pilwako Tomohon diikuti tiga pasangan. Yakni Jilly Gabriella Eman-Virgie Bororing Baker (JGE-VB2). Diusung Partai Golkar, NasDem, Demokrat, dan Hanura. Di kubu PDI Perjuangan-Gerindra ada Caroll Senduk-Wenny Lumentut (CS-WL). Paslon terakhir datang dari jalur perseorangan.

Lalu kapan mereka daftar? Kubu CS-WL siap hari ini. “Setelah mendampingi Pak Gubernur di Manado, kami akan langsung mendaftar,” sebut WL. Begitu juga dengan paslon JGE-VB2. “Rencananya Jumat (hari ini, red) jam 9. Sebenarnya mau Sabtu (5/9), tapi berubah karena lain hal,” ungkap Ketua Hanura Tomohon Fischer Mangundap.

Sementara itu, dari kubu perseorangan, RoSe, memilih mendaftar di 5 Agustus (esok,red). Hal ini disampaikan LO RoSe Philips Karamoy. “Kita pilih tanggal 5, karena sesuai dengan dasar Negara Indonesia Pancasila. Kisaran sekitar Pukul 13.00 WITA. Semoga sesuai rencana dan berjalan lancar,” ucap Karamoy.

Beralih ke Bolsel ada dua pasangan calon. Iskandar Kamaru-Deddy Hamid (Berkah) dan Riston Mokoagow-Selviah van Gobel (Riski). Data yang dihimpun Manado Post, Riski mampu mempersatukan enam partai besar, melawan petahana yang didukung tiga partai.
Menurut tim pemenangan Berkah Zulkarnain Kamaru, akan mendaftar hari ini.

“Secara administrasi kami siap. Jumat pagi deklarasi. Usai sholat Jumat kami mendaftar di KPU,” beber Kamaru. Lanjutnya, dengan bergabungnya Perindo dan Gerindra menambah angin positif. “Dua partai yang bergabung, merupakan kekuatan baru kami,” ucapnya.

Sekretaris DPD II PAN Bolsel Sukri Adam membeberkan, kubu Riski mendaftar Sabtu (esok) pukul 13.30 Wita. Dan akan libatkan pemangku adat. “Terkait dokumen pendaftaran sudah 90 persen. Dipastikan hari-H sudah tuntas. Malam ini (kemarin) kami akan mengundang kepala adat, untuk mempersiapkan pendaftaran pasangan Riski,” bebernya.

Di Boltim diikuti tiga paslon. Antara lain pasangan H Suhendro Boroma (SB) dan Drs Rusdi Gumalangit (RG), Amalia Landjar (AMA) dan Uyun Kunaefi Pangalima (UKP), serta Sam Sahrul Mamonto (SSM) dan Oskar Manoppo (OPPO). Pasangan SB-RG kantongi SK dari PDI Perjuangan, Partai Perindo, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

AMA-UKP didukung Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Gerindra. Sedangkan SSM-OPPO mendapat restu dari Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Bagaimana dengan Minsel? Meskipun terlihat tenang, namun perhelatan Pilkada Minsel dipastikan sengit. Karena menghadirkan tiga paslon yang sama- sama memiliki bukti dukungan baik dari usungan partai hingga jalur perseorangan.

Seperti pasangan Franky Donny Wongkar dan Pdt Petra Yani Rembang (FDW-PYR) yang telah mengantongi dua formulir B.1-KWK dari PDI Perjuangan serta Partai Perindo. Yang otomatis membuat pasangan FDW-PYR memiliki dukungan 12 kursi dari DPRD Kabupaten Minsel. Setelah itu ada pasangan Michaela Elsiana Paruntu dan Ventje Tuela (MEP-VT) yang telah mendapatkan formulir B.1-KWK dari Partai Golkar, NasDem, Demokrat hingga PAN. Pasangan MEP-VT mendapatkan dukungan dari 18 kursi di DPRD Minsel.

Setelah itu, ada pasangan jalur perseorangan Royke Sondakh dan Harits Andri Umboh yang telah dinyatakan memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minsel dengan bukti sebanyak 16.978 dukungan. Pasangan Royke Sondakh dan Harits Andri Umboh juga sudah bisa mendaftarkan diri ke KPU mulai 4-6 September mendatang.
Pilwako Bitung menghadirkan tiga pasangan calon.

Maurits Mantiri-Hengky Honandar yang diusung PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo dan didukung PKB, PSI dan PPP. Sedangkan bakal calon Maxmilian Jonas Lomban-Marthin Tumbelaka diusung Partai NasDem, PKPI dan Demokrat. Terakhir pasangan Victorine Lengkong dan Gunawan Pontoh diusung Partai Golkar dan PAN. “Kami akan daftar Sabtu, 5 September,” ujar Mantiri.

Sedangkan Lengkong dan Gunawan terinformasi mendaftarkan diri Minggu(6/9). “Sesuai kesepakatan kami daftar hari Minggu,” kata Lengkong. Dan akan daftarkan diri hari ini adalah Lomban dan Tumbelaka.

Pemerhati politik di Kota Bitung memprediksikan Pilwako bakal terjadi persaingan ketat. Terlepas dari Max Lomban dan Maurits Mantiri yang adalah incumbent. Kehadiran Lengkong dan Pontoh membawa warna tersendiri.

“Lengkong memiliki polularitas. Dia akan melawan mantan atasannya sewaktu berkecimpung sebagi birokrat di Bitung. Ini sungguh menarik. Sedangkan Gunawan Pontoh, satu-satunya perwakilan Muslim di bursa calon. Saya pikir Pilwako kali ini sangat seru dengan kehadiran poros tengah,” nilai sejumlah pemerhati.

Pengamat politik Ferry Liando mengungkapkan, seperti dunia peperangan, perang itu sesungguhnya baru akan di mulai. Sehingga siapa yang dominan baru akan diketahui jika perang itu sudah dimulai.

Hingga kini, masing-masing paslon tentu memiliki peluang. Peluang itu akan maksimal jika kelembagaan tim sukses atau tim pemenagan kuat. “Nama-nama besar dan berpengaruh harus dirangkul. Sebab kesenangan masyarakat terhadap tim sukses akan sangat mempengaruhi sikap seseorang dalam memilih,” katanya.

Selain itu, konsolidasi parpol pendukung perlu ditata dengan baik. Perlu ada kewajiban parpol untuk mengerjakan tugas tetentu terutama dalam menyasar pemilih beraliran. “Jangan sampai parpol pendukung itu hanya pajangan atau sekedar kebutuhan administrasi saja. Parpol tidak boleh hanya setor logo tanda pendukung calon tertentu,” tuturnya.

Perlu kontribusi atau kerja nyata. Baginya, perlu juga strategi khusus bagi masing-masing calon untuk mendekati komunitas-komunitas tertentu. Khusus pilgub, hingga saat ini praktis belum ada representasi Katolik, Konghucu, Adven, Nusa Utara sebagai bagian dari paslon. “Komunitas-komunitas ini akan menjadi rebutan. Pasangan mana yang mampu mendapatkan simpati maka peluangnya akan semakin besar,” tukasnya. (Tim MP/gel)

Bakal Calon Kepala Daerah di Sulut:

Sulut

Calon Gubernur Olly Dondokambey

Calon Wakil Gubernur Steven Kandouw

Diusung PDI Perjuangan (18), Gerindra (2), PKB (1), PSI (1)

 

Calon Gubernur Christiany Eugenia Paruntu

Calon Wakil Gubernur Sehan Landjar

Diusung Golkar (7), Demokrat (4), PAN (2)

 

Calon Gubernur Vonnie Anneke Panambunan

Calon Wakil Gubernur Hendry Runtuwene

Diusung Partai NasDem (9), PKS (1)

 

Manado

Calon Wali Kota Mor Bastiaan

Calon Wakil Wali Kota Hanny Pajouw

Diusung Demokrat dan PAN

 

Calon Wali Kota Julyeta PA Runtuwene

Calon Wakil Wali Kota Harley Mangindaan

Diusung NasDem, Perindo dan PSI

 

Calon Wali Kota Andrei Angouw

Calon Wakil Wali Kota Richard Sualang

Diusung PDI Perjuangan

 

Bitung

Calon Wali Kota Maurits Mantiri

Calon Wakil Wali Kota Hengky Honandar

Diusung PDI Perjuangan, Gerindra, Perindo, PKB, PSI dan PPP

 

Calon Wali Kota Maxmilian Jonas Lomban

Calon Wakil Wali Kota Martin Daniel Tumbelaka

Diusung NasDem, PKPI dan Demokrat

 

Calon Wali Kota Victorine Lengkong

Calon Wakil Wali Kota Gunawan Pontoh

Diusung Golkar dan PAN.

 

Minahasa Selatan

Calon Bupati Franky Donny Wongkar

Calon Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang

Diusung PDI Perjuangan dan Perindo

 

Calon Bupati Michaela Elsiana Paruntu

Calon Wakil Bupati Ventje Tuela

Diusung Golkar, NasDem, Demokrat dan PAN

 

Calon Bupati Royke Sondakh

Calon Wakil Bupati Harits Andri Umboh

Jalur Independen

 

Minut

Calon Bupati Shintia Rumumpe

Calon Wakil Bupati Netty Pantow

Diusung NasDem dan PKB

 

Calon Bupati Joune Ganda

Calon Wakil Bupati Kevin Lotulong

Diusung PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, Perindo, PBB, PKPI

 

Calon Bupati Sompie Singal

Calon Wakil Bupati Joppi Lengkong

Diusung Golkar, PAN, Hanura

 

Tomohon

Calon Wali Kota Jilly Gabriella Eman

Calon Wakil Wali Kota Virgie Baker Bororing

Diusung Golkar, NasDem, Hanura dan Demokrat

 

Calon Wali Kota Caroll Senduk

Calon Wakil Wali Kota Wenny Lumentut

Diusung PDI Perjuangan dan Gerindra  

 

Calon Wali Kota Robert Pelealu

Calon Wakil Wali Kota Franciscus Sello Soekirno

Jalur Independen

 

Bolaang Mongondow Selatan

Calon Bupati Hi Iskandar Kamaru

Calon Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid

Partai Pengusung PDI Perjuangan, Perindo, dan Gerindra.

 

Calon Bupati Riston Mokoagow

Calon Wakil Bupati Selviah Van Gobel

Diusung  PAN, Golkar, NasDem, PKB, Hanura dan Demokrat.

 

Bolaang Mongondow Timur

Calon Bupati Hi Suhendro Boroma

Calon Wakil Bupati Rusdi Gumalangit

Diusung PDI Perjuangan Perindo dan PKS

 

Calon Bupati Amalia Landjar

Calon Wakil Bupati Uyun Kunaefi Pangalima

Diusung PAN, Golkar, Demokrat, Gerindra

 

Calon Bupati Sam Sahrul Mamonto

Calon Wakil Bupati Oskar Manoppo

Diusung NasDem, PKB dan PBB

Most Read

Artikel Terbaru

/