alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Ternyata Ini Pemicu Penembakan Warga di Bolsel, Habis Tembak Bos dan Teman, Tersangka Bunuh Diri

MANADOPOST.ID-Kasus tiga warga tewas, di perbatasan Provinsi Gorontalo dengan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut), yang menggemparkan masyarakat Desa Saibuah Kecamatan Posigadan, begini kronologinya.

Dari laporan awal, Kapolsek Posigadan IPDA Taufik Anis, menuturkan sekira pukul 10.30 WITA, bertempat di Desa Saibuah telah terjadi penembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Menurut keterangan saksi kejadian bermula dari pesta miras antara korban Yunus Rompis (60) warga Desa Saibuah dan tersangka penembakan Andika (identitas masih ditelusuri) serta berbuntut percecokan dan perkelahian antara korban dan tersangka,” beber Anis, saat dihubungi Manado Post via WhatsApp, Kamis (4/11).

Dari selisih paham itu, kata Anis tersangka mengambil senjata laras panjang dari mobil tersangka. “Melihat tersangka mengambil senjata, korban langsung lari meminta perlindungan kepada Maikel Wongkar selaku bos dari tersangka. Di saat itulah tersangka menembak korban Yunus Rompis sehingga membuat korban meninggal dunia,” paparnya.

Pasca penembakan itu, orang nomor satu di Polsek Posigadan itu mengatakan tersangka bersama bosnya Maikel Wongkar mengalami cekcok. Sehingga membuat tersangka Andika juga menembak bosnya. “Jadi, tersangka dan bosnya mengalami cekcok dan membuat tersangka menembak bosnya hingga tewas,” sebutnya.

Ditambahkannya, setelah kejadian tersebut. Terindikasi pelaku melakukan bunuh diri. “Dengan cara menembak kepalanya sendiri,” kuncinya.(rom/gnr)

MANADOPOST.ID-Kasus tiga warga tewas, di perbatasan Provinsi Gorontalo dengan Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut), yang menggemparkan masyarakat Desa Saibuah Kecamatan Posigadan, begini kronologinya.

Dari laporan awal, Kapolsek Posigadan IPDA Taufik Anis, menuturkan sekira pukul 10.30 WITA, bertempat di Desa Saibuah telah terjadi penembakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. “Menurut keterangan saksi kejadian bermula dari pesta miras antara korban Yunus Rompis (60) warga Desa Saibuah dan tersangka penembakan Andika (identitas masih ditelusuri) serta berbuntut percecokan dan perkelahian antara korban dan tersangka,” beber Anis, saat dihubungi Manado Post via WhatsApp, Kamis (4/11).

Dari selisih paham itu, kata Anis tersangka mengambil senjata laras panjang dari mobil tersangka. “Melihat tersangka mengambil senjata, korban langsung lari meminta perlindungan kepada Maikel Wongkar selaku bos dari tersangka. Di saat itulah tersangka menembak korban Yunus Rompis sehingga membuat korban meninggal dunia,” paparnya.

Pasca penembakan itu, orang nomor satu di Polsek Posigadan itu mengatakan tersangka bersama bosnya Maikel Wongkar mengalami cekcok. Sehingga membuat tersangka Andika juga menembak bosnya. “Jadi, tersangka dan bosnya mengalami cekcok dan membuat tersangka menembak bosnya hingga tewas,” sebutnya.

Ditambahkannya, setelah kejadian tersebut. Terindikasi pelaku melakukan bunuh diri. “Dengan cara menembak kepalanya sendiri,” kuncinya.(rom/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/