29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

AKBP Dermawan, Polisi yang Dikeroyok, Bantah Disebut Eks Anggota Pemuda Pancasila

MANADOPOST.ID-Pengurus Pemuda Pancasila (PP) mengungkapkan bahwa Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali, yang dikeroyok saat demo, pernah menjadi kader PP. Namun klaim Pemuda Pancasila itu dibantah mentah-mentah oleh AKBP Dermawan.

Isu AKBP Dermawan pernah menjadi kader Pemuda Pancasila ini pertama kali dilontarkan oleh Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution. Razman mengatakan AKBP Dermawan pernah jadi kader PP sebelum masuk sekolah perwira (SPA).

“Kita dapat informasi, Saudara AKBP Dermawan ini pun sebelum masuk SPA, dia ini kader PP,” ujar Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution saat ditemui di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/12) malam.

AKBP Dermawan dikeroyok oleh massa ormas Pemuda Pancasila di depan gedung DPR pada Kamis (25/11). AKBP Dermawan mengalami luka-luka hingga sempat dirawat di RS Polri.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Razman kemudian mengungkapkan pemicu AKBP Dermawan dikeroyok adalah ‘merangkul’ anggota Pemuda Pancasila yang saat itu sedang emosional. Razman kemudian mengaitkan isu AKBP Dermawan sebagai eks kader Pemuda Pancasila yang kemudian dianggapnya bahwa AKBP Dermawan tidak memahami karakter PP meski pernah jadi kader.

“Kan dia ngerti betul karakter PP ini. Terkejut mereka kan. Ini orang lagi emosional. Nggak ada maksud kita yang namanya hantam sana-hantam sini, doktrinasi. Nggak ada,” ucapnya.

AKBP Dermawan Karosekali buka suara mengenai isu ini. Dia menegaskan tidak pernah menjadi kader Pemuda Pancasila. “Jawabannya ndak,” tegas Dermawan Karosekali dilansir dari detikcom, Jumat (3/12).

Hanya, AKBP Dermawan tidak menampik bahwa dirinya dekat dengan salah satu kader PP. Dermawan menjelaskan kedekatan itu pun sudah lama terjadi, jauh sebelum dirinya menjadi polisi. “Saya memang punya abang angkat yang saya sayang banget sebelum saya polisi, ketua (Pemuda Pancasila), dulu ketua di Jakarta Utara,” jelasnya.

“Dan saya pikir nggak ada hubungannya juga (kasus pengeroyokan terhadapnya) dengan kehidupan saya dulu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dermawan mengungkapkan, pada tahun 2000 sebelum mendaftar PPSS, dia merantau ke Jakarta. Saat itulah ia bertemu dengan kakak angkatnya yang merupakan Ketua PP di Jakut. “Ya awalnya saya main-main ke beliau, karena dulu saya merantau ke Jakarta saya luntang-lantung. Empat bulan di Jakarta, lalu saya kembali ke kampung saya (di Sumatera Utara). Kemudian kembali lagi ke Jakarta daftar polisi dan lulus,” kata Dermawan.

Dermawan adalah anggota Polri dari jenjang PPSS. Dermawan Karosekali merupakan lulusan sarjana olahraga IKIP. Dermawan Karosekali pernah empat kali menjabat kapolsek, di antaranya Kapolsek Kalideres dan Kapolsek Jatiuwung. Dermawan Karosekali juga pernah menjabat Kasat Narkoba dan Kasat Samapta. Saat ini AKBP Dermawan Karosekali aktif menjabat Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya.(dtc)

MANADOPOST.ID-Pengurus Pemuda Pancasila (PP) mengungkapkan bahwa Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali, yang dikeroyok saat demo, pernah menjadi kader PP. Namun klaim Pemuda Pancasila itu dibantah mentah-mentah oleh AKBP Dermawan.

Isu AKBP Dermawan pernah menjadi kader Pemuda Pancasila ini pertama kali dilontarkan oleh Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution. Razman mengatakan AKBP Dermawan pernah jadi kader PP sebelum masuk sekolah perwira (SPA).

“Kita dapat informasi, Saudara AKBP Dermawan ini pun sebelum masuk SPA, dia ini kader PP,” ujar Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Razman Arif Nasution saat ditemui di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/12) malam.

AKBP Dermawan dikeroyok oleh massa ormas Pemuda Pancasila di depan gedung DPR pada Kamis (25/11). AKBP Dermawan mengalami luka-luka hingga sempat dirawat di RS Polri.

Razman kemudian mengungkapkan pemicu AKBP Dermawan dikeroyok adalah ‘merangkul’ anggota Pemuda Pancasila yang saat itu sedang emosional. Razman kemudian mengaitkan isu AKBP Dermawan sebagai eks kader Pemuda Pancasila yang kemudian dianggapnya bahwa AKBP Dermawan tidak memahami karakter PP meski pernah jadi kader.

“Kan dia ngerti betul karakter PP ini. Terkejut mereka kan. Ini orang lagi emosional. Nggak ada maksud kita yang namanya hantam sana-hantam sini, doktrinasi. Nggak ada,” ucapnya.

AKBP Dermawan Karosekali buka suara mengenai isu ini. Dia menegaskan tidak pernah menjadi kader Pemuda Pancasila. “Jawabannya ndak,” tegas Dermawan Karosekali dilansir dari detikcom, Jumat (3/12).

Hanya, AKBP Dermawan tidak menampik bahwa dirinya dekat dengan salah satu kader PP. Dermawan menjelaskan kedekatan itu pun sudah lama terjadi, jauh sebelum dirinya menjadi polisi. “Saya memang punya abang angkat yang saya sayang banget sebelum saya polisi, ketua (Pemuda Pancasila), dulu ketua di Jakarta Utara,” jelasnya.

“Dan saya pikir nggak ada hubungannya juga (kasus pengeroyokan terhadapnya) dengan kehidupan saya dulu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dermawan mengungkapkan, pada tahun 2000 sebelum mendaftar PPSS, dia merantau ke Jakarta. Saat itulah ia bertemu dengan kakak angkatnya yang merupakan Ketua PP di Jakut. “Ya awalnya saya main-main ke beliau, karena dulu saya merantau ke Jakarta saya luntang-lantung. Empat bulan di Jakarta, lalu saya kembali ke kampung saya (di Sumatera Utara). Kemudian kembali lagi ke Jakarta daftar polisi dan lulus,” kata Dermawan.

Dermawan adalah anggota Polri dari jenjang PPSS. Dermawan Karosekali merupakan lulusan sarjana olahraga IKIP. Dermawan Karosekali pernah empat kali menjabat kapolsek, di antaranya Kapolsek Kalideres dan Kapolsek Jatiuwung. Dermawan Karosekali juga pernah menjabat Kasat Narkoba dan Kasat Samapta. Saat ini AKBP Dermawan Karosekali aktif menjabat Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya.(dtc)

Most Read

Artikel Terbaru

/