25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Puluhan Nakes Tunggu Insentif

MANADOPOST.ID–Asa sekira puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, untuk mendapatkan hak atas insentif, atas pengabdian dan pemberian diri, kala menanggulangi pandemi Covid-19 bakal segera terwujud.

Wajar, pemberian insentif yang dikabarkan tertunda sejak bulan September hingga Desember tahun lalu. Sudah pasti memberikan effort negatif, terhadap daya gedor pejuang bencana non-alam.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Isje Liuw melalui Sekretaris Dinas Johnny Kereh MKes mengatakan, usai berkoodinasi dengan SKPD terkait. Kereh bilang, pencairan insentif nakes bakal direalisasikan di pekan berjalan.

“Sudah dikoordinasikan bersama BPKPD Tomohon untuk pembayaran insentif, bagi seluruh nakes yang belum terbayarkan sejak bulan September hingga Desember. Anggarannya sudah siap, mudah-mudahan pekan depan,” ungkap Kereh, ketika diwawancarai, belum lama ini.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Lanjut dia, guna membayarkan insentif nakes yang berada di puskesmas dan tiga rumah sakit di Tomohon. Pihaknya telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp8 Miliar. “Anggaran sudah lama ada, bahkan sejak tanggal 28 Desember 2020 lalu. Hanya saja, sistem dan mekanisme pencairan dana ini tak memungkinkan untuk dilakukan. Mengingat masa tutup buku Tahun Anggaran 2020, di sini kendalanya,” tukas Kereh.

Alasan tersebut pun tak dipungkiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi. Karenanya, usai melaporkan ke pihak legislatif, terkait perubahan penjabaran anggaran 2021. Pihaknya sebagai eksekutor nantinya, memastikan secepatnya merealisasikan pembayaran tersebut.

“Historis keterlambatan penyaluran insentif nakes ini, dikarenakan anggaran pusat baru masuk di tanggal 28 Desember, sementara cash-flow keuangan daerah tak memungkinkan lagi untuk dilakukan. Dan hal ini sesuai instruksi Kementerian Keuangan,” terang Mogi.(yol/gnr)

MANADOPOST.ID–Asa sekira puluhan tenaga kesehatan (Nakes) di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, untuk mendapatkan hak atas insentif, atas pengabdian dan pemberian diri, kala menanggulangi pandemi Covid-19 bakal segera terwujud.

Wajar, pemberian insentif yang dikabarkan tertunda sejak bulan September hingga Desember tahun lalu. Sudah pasti memberikan effort negatif, terhadap daya gedor pejuang bencana non-alam.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr Isje Liuw melalui Sekretaris Dinas Johnny Kereh MKes mengatakan, usai berkoodinasi dengan SKPD terkait. Kereh bilang, pencairan insentif nakes bakal direalisasikan di pekan berjalan.

“Sudah dikoordinasikan bersama BPKPD Tomohon untuk pembayaran insentif, bagi seluruh nakes yang belum terbayarkan sejak bulan September hingga Desember. Anggarannya sudah siap, mudah-mudahan pekan depan,” ungkap Kereh, ketika diwawancarai, belum lama ini.

Lanjut dia, guna membayarkan insentif nakes yang berada di puskesmas dan tiga rumah sakit di Tomohon. Pihaknya telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp8 Miliar. “Anggaran sudah lama ada, bahkan sejak tanggal 28 Desember 2020 lalu. Hanya saja, sistem dan mekanisme pencairan dana ini tak memungkinkan untuk dilakukan. Mengingat masa tutup buku Tahun Anggaran 2020, di sini kendalanya,” tukas Kereh.

Alasan tersebut pun tak dipungkiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi. Karenanya, usai melaporkan ke pihak legislatif, terkait perubahan penjabaran anggaran 2021. Pihaknya sebagai eksekutor nantinya, memastikan secepatnya merealisasikan pembayaran tersebut.

“Historis keterlambatan penyaluran insentif nakes ini, dikarenakan anggaran pusat baru masuk di tanggal 28 Desember, sementara cash-flow keuangan daerah tak memungkinkan lagi untuk dilakukan. Dan hal ini sesuai instruksi Kementerian Keuangan,” terang Mogi.(yol/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/