25.4 C
Manado
Senin, 4 Juli 2022

Semeru Erupsi, Soputan-Karangetang Level II Waspada, jangan Beraktivitas Radius 1,5 Km dari Puncak

MANADOPOST.ID-Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas. Ternyata tak hanya Semeru, gunung api lainnya juga sedang berstatus waspada. Di antaranya Gunung Soputan dan Gunung Karangetang di Sulawesi Utara (Sulut)

Tangkapan layar terkait status Gunung Soputan (magma.esdm.go.id)

Adalah Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Saat ini, gempa vulkanik yang berkaitan dengan guguran, pertumbuhan kubah lava serta aktivitas tektonik.

Selain itu, ada 11 gunung lainnya dengan status waspada, yaitu Gunung Ile Werung/Hobal dan Gunung Sirung di NTT, Semeru, Anak Krakatau di Lampung, Dukono, Ibu, dan Gamalama di Maluku Utara, Kerinci di Jambi dan Sumatera Barat, Bromo di Jawa Timur.

Kemudian Karangetang dan Gunung Soputan di Sulawesi Utara (Sulut). Pengecekan terakhir di Situs magma.esdm.go.id, Soputan dan Karangetang saat ini Level II (Waspada).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Masyarakat di sekitaran gunung Karangetang dan Soputan direkomendasikan berhati-hati.

Berikut isi laporan website magma.esdm.go.id:

Soputan terletak di Kab\Kota Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara dengan posisi geografis di Latitude 1.1145°LU, Longitude 124.737°BT dan memiliki ketinggian 1809 mdpl

Periode Pengamatan: Laporan per 24 jam, tanggal 2021-12-04 pukul 00:00-24:00 WITA

Klimatologi: Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara sekitar 18-30°C.

Pengamatan Visual: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50 meter dari puncak.

Visual Lainnya: Seismogram Didominasi Nois Angin Dan Hujan. Pengamatan Kegempaan: 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 36 mm, dan lama gempa 45 detik.

Rekomendasi: Masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak G. Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran. Mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng G. Soputan, seperti S. Ranowangko, S. Lawian, S. Popang dan Londola Kelewahu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan.

Pantauan Karangetang:

Karangetang

Pengamatan: Laporan per 24 jam, tanggal 2021-12-04 pukul 00:00-24:00 WITA

Klimatologi :Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur. Suhu udara sekitar 24-29°C.Pengamatan Visual :Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.Visual Lainnya :NihilPengamatan

Kegempaan:

– 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 12 mm, dan lama gempa 25 detik.

– 3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 5-7 mm, dan lama gempa 4-5 detik.

– 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 12 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 70 detik.

– 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.25 mm, dominan 0.25 mm.

Kesimpulan: Tingkat Aktivitas Gunungapi Karangetang Level II (Waspada)

Rekomendasi :(1) Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2.5 km serta sepanjang kali Malebuhe.
(2) Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.
(3) Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak G. Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.(dtc/gnr)

MANADOPOST.ID-Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas. Ternyata tak hanya Semeru, gunung api lainnya juga sedang berstatus waspada. Di antaranya Gunung Soputan dan Gunung Karangetang di Sulawesi Utara (Sulut)

Tangkapan layar terkait status Gunung Soputan (magma.esdm.go.id)

Adalah Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Saat ini, gempa vulkanik yang berkaitan dengan guguran, pertumbuhan kubah lava serta aktivitas tektonik.

Selain itu, ada 11 gunung lainnya dengan status waspada, yaitu Gunung Ile Werung/Hobal dan Gunung Sirung di NTT, Semeru, Anak Krakatau di Lampung, Dukono, Ibu, dan Gamalama di Maluku Utara, Kerinci di Jambi dan Sumatera Barat, Bromo di Jawa Timur.

Kemudian Karangetang dan Gunung Soputan di Sulawesi Utara (Sulut). Pengecekan terakhir di Situs magma.esdm.go.id, Soputan dan Karangetang saat ini Level II (Waspada).

Masyarakat di sekitaran gunung Karangetang dan Soputan direkomendasikan berhati-hati.

Berikut isi laporan website magma.esdm.go.id:

Soputan terletak di Kab\Kota Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara dengan posisi geografis di Latitude 1.1145°LU, Longitude 124.737°BT dan memiliki ketinggian 1809 mdpl

Periode Pengamatan: Laporan per 24 jam, tanggal 2021-12-04 pukul 00:00-24:00 WITA

Klimatologi: Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga kencang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara sekitar 18-30°C.

Pengamatan Visual: Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50 meter dari puncak.

Visual Lainnya: Seismogram Didominasi Nois Angin Dan Hujan. Pengamatan Kegempaan: 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 36 mm, dan lama gempa 45 detik.

Rekomendasi: Masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak G. Soputan dan dalam wilayah sektor arah barat-baratdaya sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran. Mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng G. Soputan, seperti S. Ranowangko, S. Lawian, S. Popang dan Londola Kelewahu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan.

Pantauan Karangetang:

Karangetang

Pengamatan: Laporan per 24 jam, tanggal 2021-12-04 pukul 00:00-24:00 WITA

Klimatologi :Cuaca berawan hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah timur laut dan timur. Suhu udara sekitar 24-29°C.Pengamatan Visual :Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-100 meter dari puncak.Visual Lainnya :NihilPengamatan

Kegempaan:

– 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 12 mm, dan lama gempa 25 detik.

– 3 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 5-7 mm, dan lama gempa 4-5 detik.

– 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 12 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 70 detik.

– 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 0.25 mm, dominan 0.25 mm.

Kesimpulan: Tingkat Aktivitas Gunungapi Karangetang Level II (Waspada)

Rekomendasi :(1) Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah Barat sejauh 2.5 km serta sepanjang kali Malebuhe.
(2) Mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama kesektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.
(3) Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak G. Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.(dtc/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/