alexametrics
26.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

MAKIN MENCEKAM! 1 Prajurit TNI Asli Papua Ditembak Mati OPM, Sebut TNI-Polri Teroris

MANADOPOST.ID – Situasi di Intan Jaya, Papua, makin mencekam. Apalagi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali membunuh satu anggota TNI orang asli Papua.

OPM mengkonfirmasi bahwa pihaknya bertanggung jawab atas kematian satu prajurit TNI, Enos Aninam dalam kontak senjata di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (5/2/2022).

Dilansir dari Suara.com, hal ini diungkapkan juru bicara TPNPB Sebby Sambom yang menyebut kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

“Pasukan TPNPB berhasil tembak mati satu anggota Pasukan Teroris yaitu TNI-POLRI atas nama Enos Aninam (Orang Asli Papua),” kata Sebby dalam keterangannya, Minggu (6/2/2022).

Dia menegaskan bahwa seluruh tempat di Ibu Kota Intan Jaya adalah daerah kekuasaan TPNPB di bawah pimpinan Undius Kogoya, mereka mendesak TNI-Polri untuk meninggalkan pos-pos di Intan Jaya sebelum serangan selanjutnya dilancarkan.

“Dengan situasi ini, kami pastikan perang akan terjadi kapan saja,” tegasnya.

Komandan Operasi TPNPB Kodap 8 Intan Jaya Undius Kogoya juga meminta seluruh warga untuk segera mengosongkan Intan Jaya. Pasalnya mereka mau melanjutkan perang melawan TNI-Polri. (Suara.com)

MANADOPOST.ID – Situasi di Intan Jaya, Papua, makin mencekam. Apalagi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali membunuh satu anggota TNI orang asli Papua.

OPM mengkonfirmasi bahwa pihaknya bertanggung jawab atas kematian satu prajurit TNI, Enos Aninam dalam kontak senjata di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (5/2/2022).

Dilansir dari Suara.com, hal ini diungkapkan juru bicara TPNPB Sebby Sambom yang menyebut kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

“Pasukan TPNPB berhasil tembak mati satu anggota Pasukan Teroris yaitu TNI-POLRI atas nama Enos Aninam (Orang Asli Papua),” kata Sebby dalam keterangannya, Minggu (6/2/2022).

Dia menegaskan bahwa seluruh tempat di Ibu Kota Intan Jaya adalah daerah kekuasaan TPNPB di bawah pimpinan Undius Kogoya, mereka mendesak TNI-Polri untuk meninggalkan pos-pos di Intan Jaya sebelum serangan selanjutnya dilancarkan.

“Dengan situasi ini, kami pastikan perang akan terjadi kapan saja,” tegasnya.

Komandan Operasi TPNPB Kodap 8 Intan Jaya Undius Kogoya juga meminta seluruh warga untuk segera mengosongkan Intan Jaya. Pasalnya mereka mau melanjutkan perang melawan TNI-Polri. (Suara.com)

Most Read

Artikel Terbaru

/