alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kepala Desa Meninggal di Minahasa, Istri Almarhum Terima Nyaris 200 Juta, Lihat Uangnya

MANADOPOST.ID -Meninggalnya Kepala Desa (Hukum Tua, red) Pulutan Alm. Jopi Ngeloh SPd meninggalkan duka bukan saja bagi keluarga dan masyarakat Pulutan, tapi juga bagi Pemerintah dan rakyat Minahasa.

 

 

“Almarhum merupakan sosok Kepala Desa yang berprestasi dan memiliki kepemimpinan yang baik selama mengabdi sebagai Kuntua kurang lebih 8 tahun. Karena itu, kami merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum,” ungkap Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi didampingi Wakil Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MM (ROR-RD) dalam sambutan pada saat melayat di Rumah duka.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa menyerahkan santunan duka kepesertaan BPJS Tenaga Kerja yaitu sebagai Perangkat Desa sebesar Rp 42.000.000, kemudian sebagai anggota Korpri sebesar Rp 42.000.000, dimana kedua program tersebut adalah program pemerintah Kabupaten Minahasa dan sebagai pekerja keagamaan (Penatua) yang diprogramkan Gubernur dan Wakil Gubernur sebesar Rp. 42.000.000, sehingga total santunan berjumlah Rp. 126.000.000.

Namun karena dalam komponen santunan tersebut terdapat biaya pemakaman sebesar Rp 10.000.000, maka yang diterima ahli waris dipotong 20 Juta, karena biaya pemakaman tentu hanya satu kali.

“Karena itu, total yang diterima istri almarhum sebesar Rp. 106.000.000, ditambah dengan program Bupati dan Wakil Bupati untuk setiap duka di Minahasa diberikan bantuan Rp. 2.500.000,” jelas Bupati ROR melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala.

Menurut Mangala sejak awal dilaksanakan program tersebut yaitu tahun 2018, baru kali ini santunan diberikan sebanyak 3 kali dari BPJS Tenaga Kerja. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga yang berduka.

Demikian halnya pada saat pemakaman kemarin telah diserahkan pula Asisten Pemerintahan mewakili Bupati Minahasa santunan duka dari PT Taspen sebesar Rp. 62.000.000 ditambah dengan santunan pendidikan bagi anak almarhum yang sementara pendidikan masing masing sebesar Rp 15.000.000.

Total semua bantuan Rp 205.500.000 baik Pemkab Minahasa, Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa, BPJS dan Taspen, dikurangi biaya pemakaman Rp 20.000.000, diterima Rp 185.500.000, nyaris Rp200 Juta.

“Ini merupakan bukti dukungan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk membantu warga Minahasa yang tertimpa duka, “Selamat Jalan Kuntua,” ungkap Mangala dalam sambutannya saat ibadah pemakaman yang dilanjutkan penyeraha piagam penghargaan bagi Istri Almarhum sebagai bentuk penghargaaan atas totalitas pengabdian sebagai kuntua selama 8 tahun. (lerby)

MANADOPOST.ID -Meninggalnya Kepala Desa (Hukum Tua, red) Pulutan Alm. Jopi Ngeloh SPd meninggalkan duka bukan saja bagi keluarga dan masyarakat Pulutan, tapi juga bagi Pemerintah dan rakyat Minahasa.

 

 

“Almarhum merupakan sosok Kepala Desa yang berprestasi dan memiliki kepemimpinan yang baik selama mengabdi sebagai Kuntua kurang lebih 8 tahun. Karena itu, kami merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum,” ungkap Bupati Minahasa Dr Ir Royke Octavian Roring MSi didampingi Wakil Bupati Dr Robby Dondokambey SSi MM (ROR-RD) dalam sambutan pada saat melayat di Rumah duka.

 

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Minahasa menyerahkan santunan duka kepesertaan BPJS Tenaga Kerja yaitu sebagai Perangkat Desa sebesar Rp 42.000.000, kemudian sebagai anggota Korpri sebesar Rp 42.000.000, dimana kedua program tersebut adalah program pemerintah Kabupaten Minahasa dan sebagai pekerja keagamaan (Penatua) yang diprogramkan Gubernur dan Wakil Gubernur sebesar Rp. 42.000.000, sehingga total santunan berjumlah Rp. 126.000.000.

Namun karena dalam komponen santunan tersebut terdapat biaya pemakaman sebesar Rp 10.000.000, maka yang diterima ahli waris dipotong 20 Juta, karena biaya pemakaman tentu hanya satu kali.

“Karena itu, total yang diterima istri almarhum sebesar Rp. 106.000.000, ditambah dengan program Bupati dan Wakil Bupati untuk setiap duka di Minahasa diberikan bantuan Rp. 2.500.000,” jelas Bupati ROR melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala.

Menurut Mangala sejak awal dilaksanakan program tersebut yaitu tahun 2018, baru kali ini santunan diberikan sebanyak 3 kali dari BPJS Tenaga Kerja. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga yang berduka.

Demikian halnya pada saat pemakaman kemarin telah diserahkan pula Asisten Pemerintahan mewakili Bupati Minahasa santunan duka dari PT Taspen sebesar Rp. 62.000.000 ditambah dengan santunan pendidikan bagi anak almarhum yang sementara pendidikan masing masing sebesar Rp 15.000.000.

Total semua bantuan Rp 205.500.000 baik Pemkab Minahasa, Pemprov Sulut, Pemkab Minahasa, BPJS dan Taspen, dikurangi biaya pemakaman Rp 20.000.000, diterima Rp 185.500.000, nyaris Rp200 Juta.

“Ini merupakan bukti dukungan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk membantu warga Minahasa yang tertimpa duka, “Selamat Jalan Kuntua,” ungkap Mangala dalam sambutannya saat ibadah pemakaman yang dilanjutkan penyeraha piagam penghargaan bagi Istri Almarhum sebagai bentuk penghargaaan atas totalitas pengabdian sebagai kuntua selama 8 tahun. (lerby)

Most Read

Artikel Terbaru

/