24.6 C
Manado
Jumat, 18 Juni 2021
spot_img

Kisah Abelom Kogoya, Kepala Suku yang Diancam Akan Ditembak Mati KKB Papua

MANADOPOST.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata Papua (KKB Papua), terus menyebar teror dan ketakutan pada masyarakat sipil.

Pasalnya saat ini, para KKB Papua yang telah resmi ditetapkan sebagai teroris, sudah tak segan lagi menyerang secara membabi buta

Abelom Kogoya (kanan), Kepala Suku di Kampung Kmak, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. (ANTARA)

Tak hanya pada petugas keamanan, namun juga masyarakat. Seperti yang dialami Abelom Kogoya, Kepala Suku di Kampung Kmak, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.

Dilansir dari Antara, Abelom mengaku sempat diancam akan ditembak mati komplotan KKB pimpinan Numbuk Telenggen.

Ilustrasi KKB

Akan tetapi hal itu sama sekali tidak menciutkan nyali Abelom. Sebab meski diancam, ia tetap mengimbau warganya tak terprovokasi aksi-aksi yang dilakukan.

“Jadi saat mereka datang buat kekacauan, tiba-tiba para KKB Papua, langsung mencari saya dan mengancam saya,” ujarnya.

Untungnya lanjut dia, aksi KKB Papua tersebut, hanya sebatas ancaman

Pada Selasa siang sejumlah personel Satgas Binmas Noken Polri menyambangi Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak dan menggelar tatap muka dengan warga setempat.

Dua orang yang diduga anggota KKB naik ke puing pesawat sambil menunjukkan senjatanya. (SEBBY SEMBOM FOR CEPOS)

Kampung Kimak diketahui pernah diserang oleh KKB yang kini dikategorikan sebagai kelompok teroris.

Tokoh agama setempat, Pendeta Menaser Labene, menuturkan bahwa KKB juga sempat mengusik ketenangan warga yang bermukim di wilayah Muara, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.

Akibat kehadiran KKB itu, warga Kampung Muara meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi sementara pada rumah sanak keluarga mereka di kampung-kampung terdekat.

Seperti Kampung Paluga, Kampung Kimak, dan Kampung Kago. (pojoksatu)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru