25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Gempa Tektonik Kembali Guncang Gorontalo, Ini Penjelasan BMKG

MANADOPOST.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menginformasikan telah terjadi gempa tektonik berkekuatan 4,6 skala richter di wilayah Gorontalo, Senin (7/6).

Menurut laman www.bmkg.go.id, gempa tektonik terjadi pukul 11:52:55 WITA, di sebelah Tenggara Paguat-Gorontalo, terletak pada koordinat 0.3111 LU, 122.1153 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 21 km Tenggara Paguat, Provinsi Gorontalo, kedalaman 165 km.

Kepala stasiun Geofisika Manado Toni Agus Wijaya menjelaskan, dampak gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bone Bolango, III MMI, Kabupaten Gorontalo II – III MMI.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap), BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bone Bolango, III Modified Mercalli Intensity (MMI) atau satuan mengukur kekuatan gempa bumi , Kabupaten Gorontalo II – III MMI,” jelas Wijaya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Sedangkan warga sekitar kepada BMKG menginformasikan, getaran gempa cukup kuat.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah, Telaga Biru dan Kota Gorontalo II MMI, gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” ujar warga.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Wijaya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” jelasnya. (ctr-07/chanly)

MANADOPOST.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menginformasikan telah terjadi gempa tektonik berkekuatan 4,6 skala richter di wilayah Gorontalo, Senin (7/6).

Menurut laman www.bmkg.go.id, gempa tektonik terjadi pukul 11:52:55 WITA, di sebelah Tenggara Paguat-Gorontalo, terletak pada koordinat 0.3111 LU, 122.1153 BT, tepatnya berlokasi di laut pada jarak 21 km Tenggara Paguat, Provinsi Gorontalo, kedalaman 165 km.

Kepala stasiun Geofisika Manado Toni Agus Wijaya menjelaskan, dampak gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bone Bolango, III MMI, Kabupaten Gorontalo II – III MMI.

“Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap), BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Bone Bolango, III Modified Mercalli Intensity (MMI) atau satuan mengukur kekuatan gempa bumi , Kabupaten Gorontalo II – III MMI,” jelas Wijaya.

Sedangkan warga sekitar kepada BMKG menginformasikan, getaran gempa cukup kuat.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah, Telaga Biru dan Kota Gorontalo II MMI, gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” ujar warga.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.

Wijaya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” jelasnya. (ctr-07/chanly)

Most Read

Artikel Terbaru

/