28.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Kamar Panas yang Dikeluhkan Alm Amy, Ini Penjelasan Direktur RSUP Kandou

MANADOPOST.ID—Salah satu keluhan yang disampaikan Siske Mangensihi, ibu tercinta dari Almarhum Mislinda Liyu (Ibu Amy), pasien yang meninggal di RSUP Kandou beberapa waktu lalu, adalah kamar yang panas.

“Dia minta-minta tolong kepanasan dalam kamar,” ujar Siske, sang ibu ketika menerima kedatangan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Billy Lombok dan Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan, Sabtu (7/8).

Pada wartawan, Panjaitan menjelaskan ketika itu saturasi pasien turun dan berkeringat jadi kepanasan. Meski begitu dia mengakui jika pendingin ruangan ada gangguan. “Memang pendingin ruangan ada gangguan. Tapi juga kondisi saat itu pasien dari penyampaian keluarga panas, jadi dehidrasi, full keringat. Walaupun kita sudah berikan cairan dalam bentuk infus,” ujarnya.

Panjaitan pun menjelaskan jika ruangan yang dahulunya ditempati Almarhum Mislinda sudah dibenahi. “Pendingin ruangan sudah kita lihat bahkan sudah ditambahkan. Jadi tidak hanya AC yang kemarin, tapi kita tambah lagi,” katanya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Panjaitan pun memastikan jika protap pelayanan kesehatan di RSUP Kandou terus dijaga. Bahkan dia dengan tegas mengatakan, proses pelayanan yang dikeluhkan masyarakat selama ini sudah sesuai prosedur. “Kami sudah sesuai prosedur. Secara medis, sudah sesuai prosedur dan tak ada prosedur medis yang menyimpang di sini,” ungkapnya.

Diketahui beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial keluhan keluarga pasien atas nama Mislinda Liyu atau Ibu Amy. Pasien yang dirujuk dari RS Walanda Maramis bersama bayi dalam perutnya meninggal dunia di RSUP Prof Kandou.(gel)

MANADOPOST.ID—Salah satu keluhan yang disampaikan Siske Mangensihi, ibu tercinta dari Almarhum Mislinda Liyu (Ibu Amy), pasien yang meninggal di RSUP Kandou beberapa waktu lalu, adalah kamar yang panas.

“Dia minta-minta tolong kepanasan dalam kamar,” ujar Siske, sang ibu ketika menerima kedatangan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Billy Lombok dan Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Prof Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan, Sabtu (7/8).

Pada wartawan, Panjaitan menjelaskan ketika itu saturasi pasien turun dan berkeringat jadi kepanasan. Meski begitu dia mengakui jika pendingin ruangan ada gangguan. “Memang pendingin ruangan ada gangguan. Tapi juga kondisi saat itu pasien dari penyampaian keluarga panas, jadi dehidrasi, full keringat. Walaupun kita sudah berikan cairan dalam bentuk infus,” ujarnya.

Panjaitan pun menjelaskan jika ruangan yang dahulunya ditempati Almarhum Mislinda sudah dibenahi. “Pendingin ruangan sudah kita lihat bahkan sudah ditambahkan. Jadi tidak hanya AC yang kemarin, tapi kita tambah lagi,” katanya.

Panjaitan pun memastikan jika protap pelayanan kesehatan di RSUP Kandou terus dijaga. Bahkan dia dengan tegas mengatakan, proses pelayanan yang dikeluhkan masyarakat selama ini sudah sesuai prosedur. “Kami sudah sesuai prosedur. Secara medis, sudah sesuai prosedur dan tak ada prosedur medis yang menyimpang di sini,” ungkapnya.

Diketahui beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial keluhan keluarga pasien atas nama Mislinda Liyu atau Ibu Amy. Pasien yang dirujuk dari RS Walanda Maramis bersama bayi dalam perutnya meninggal dunia di RSUP Prof Kandou.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/