alexametrics
25.4 C
Manado
Selasa, 21 September 2021
spot_img

Diperpanjang hingga 20 September, Ini Daftar PPKM Level 2, 3 & 4 di Sulut

MANADOPOST.ID— Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong), menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Utara (Sulut), yang masih masuk daftar wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Pada pekan sebelumnya, Kota Manado dan Kabupaten Minahasa ada di daftar ini.

Kemarin (6/9), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerbitkan aturan teknis perpanjangan PPKM luar Jawa-Bali pada 7-20 September 2021.

Aturan dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang diteken Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Inmendagri Nomor 40 Tahun 2021 merupakan instruksi tentang pemberlakuan PPKM level 4 di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua. Beleid ini berlaku 7-20 September 2021.

Selanjutnya, Inmendagri Nomor 41 Tahun 2021 yang mengatur penerapan PPKM level 3, 2, dan 1, serta mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Aturan ini berlaku hingga 20 September 2021.

Dalam dua Inmendagri itu, satu kabupaten di Sulut masih Level 4, 12 Level 3, dan dua Level 2. Rinciannya:

PPKM Level 2:

Kepulauan Sangihe

Kepulauan Talaud

PPKM Level 3:

Bolaang Mongondouw Selatan

Bolaang Mongondouw Timur

Bolaang Mongondouw Utara

Kep. Siau Tagulandang Biaro

Bitung

Kotamobagu

Manado

Tomohon

Minahasa

Minahasa Selatan

Minahasa Tenggara

Minahasa Utara

PPKM Level 4:

Bolaang Mongondouw

Sementara itu, secara umum, telah terjadi perbaikan level, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, meskipun masih ada juga kenaikan di beberapa kabupaten/kota.

“PPKM Luar Jawa Bali dilakukan peninjauan setiap 2 pekan, namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggu bersama seluruh jajaran di pusat dan daerah. Seperti arahan Bapak Presiden bahwa pandemi ini masih belum selesai, dan virus ini tidak akan mungkin hilang secara total, yang bisa dilakukan hanyalah mengendalikan. Jadi, masyarakat diminta untuk tetap waspada, meski angka kasus terus menurun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.(tan)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru