alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 24 Oktober 2021
spot_img

Hendak Suarakan Mosi Tidak Percaya, 17 Mahasiswa Unima Ditangkap Kepolisian

MINAHASA— Ratusan Mahasiswa Unima menggelar aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Para mahasiswa berkumpul di titik depan gerbang kampus, Rabu (7/10).

Rencananya, para mahasiswa bakal melanjutkan menyuarakan Mosi Tidak Percaya ke kantor DPRD Minahasa. Namun masih di depan Poli klinik, para mahasiswa langsung dihadang pihak kepolisian.

Hal itu kemudian menimbulkan kericuhan antara mahasiswa dan kepolisian. Pasalnya, para mahasiswa yang hendak keluar kampus, dihadang pihak kepolisian. Kepolisian kemudian diduga melakukan tindakan represif dan mengangkut 17 mahasiswa yang sementara berdemo.

Sementara para mahasiswa lainnya sempat terjadi kejar-kejaran dengan kepolisian. Bahkan sejumlah mahasiswa sempat ada yang dipukul menggunakan kayu dari tiang-tiang panji mahasiswa. Karena sejumlah mahasiswa ada yang berusaha menghalangi polisi yang akan menangkap teman mereka.

“Kami hanya ingin menyuarakan Mosi Tidak Percaya Kami, tetap kenapa polisi datang menghalangi dan memukuli kami. Teman-teman kami bahkan ditangkap. Katanya mengayomi tapi kok malah mencelakai kami mahasiswa,” ungkap Hirmawan salah satu mahasiswa.

Sementara itu, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK saat dikonfirmasi di nomor 0852438xxxx belum merespon hingga berita ini diturunkan.(rgm)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru