alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Saksi Mata: Tubuh Vanessa Angel Terlempar 15 Meter, Mobil Terlihat Terbang Saat Kecelakaan

MANADOPOST.ID – Saksi mata di sekitar lokasi kecelakaan mobil Vanessa Angel dan suaminya menyebut mobil Pajero putih seperti terbang usai menghantam pembatas tol.

Dilansir dari Pojoksatu (jaringan Manado Post), saksi mata di lokasi juga menyebut, tubuh Vanessa Angel terlempar keluar dari dalam mobil dengan jarak sekitar 15 meter dan terjatuh ke aspal.

Ansori (54), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang menyebut, mobil warna putih Pajero Sport B 1264 BJU milik Vanessa Angel seperti melayang atau terbang usai terjadi benturan dengan pembatas tol.

Ansori menceritakan, saat kejadian kecelakaan berlangsung, dia sedang minum es kelapa muda di warung dekat KM 672+400A Astra Tol Jombang-Mojokerto.

“Sekitar jam 12.30 WIB saya kebetulan minum es degan (es kelapa muda) menghadap ke tol,” jelas Ansori kepada wartawan di kantor PWI Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Minggu (7/11/2021).

“Terdengar suara benturan keras, saya melihat sekelebat mobil warna putih terbang,” katanya lagi.

Bersama beberapa warga lainnya, pedagang beras ini bergegas menuju jalan tol.

Menurut Ansori, saat itu tidak banyak warga dari luar jalan tol yang berani memberi pertolongan.

“Banyak yang tahu, tapi yang berani menolong tidak banyak. Yang lain di tepi (jalan tol) sambil ambil video. Saya sudah terbiasa menolong korban kecelakaan, dulu rumah saya di tepi jalan,” terangnya.

Tiba di lokasi, Ansori menghampiri mobil Vanessa Angel.

Dia melihat suami Vanessa, Bibi Andriansyah (31) meninggal di kursi depan sisi kiri.

Sedangkan Vanessa tengkurap di jalan tol dengan jarak yang jauh dari mobil.

Sementara itu, saksi mata lainnya, Ahmad Regy (25) mengatakan mendengar benturan keras antara mobil dengan tembok pembatas tol.

Ahmad Regy yang merupakan penjual kopi atau pemilik warung kopi langsung menuju lokasi sesudah mendengar benturan tersebut.

Perkiraan, saksi mata ini tiba di sana sekitar 1 menit usai kejadian kecelakaan tunggal tersebut.

Saksi mata ini tiba KM 672+400A sekitar 1 menit pasca kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel (27) dan suaminya, Bibi Andriansyah (31).

Regy datang ke lokasi kecelakaan Vanessa sekitar pukul 12.23 WIB. Ia masuk ke KM 672+400 Astra Tol Jomo 1 menit setelah mendengar suara tabrakan keras.

Saat kejadian itu, saksi mata ini menjaga warung kopi sekitar 30 meter dari tol. Yaitu di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

“Yang pertama kali saya lihat mobilnya remuk sebelah kiri dan menghadapnya sudah berlawanan arah,” kata Regy kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Mobil warna putih yang dikemudikan Tubagus Joddy (24) itu melaju dari arah Nganjuk ke Surabaya, atau dari barat ke timur.

Mobil lantas menabrak pagar beton di sisi kiri jalan tol dengan kecepatan tinggi, tepatnya di KM 672+400A.

Akibat kerasnya benturan, mobil lalu berbelok ke arah berlawanan atau memutar 360 derajat.

Regy melihat langsung tubuh Vanessa yang tergeletak di jalan tol.

Posisi tubuh Vanessa sekitar 15 meter dari mobil Pajero Sport B 1264 BJU.

“Urutannya pagar beton yang ditabrak, lalu sekitar 15 meter tubuh Vanessa, baru sekitar 15 meter posisi mobil. Suaminya terjepit di kursi depan sisi kiri.

“Jenazah Vanessa dan suaminya dibiarkan warga di TKP karena sudah meninggal dunia, warga tidak mau merusak TKP,” terangnya. (ral/int/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Saksi mata di sekitar lokasi kecelakaan mobil Vanessa Angel dan suaminya menyebut mobil Pajero putih seperti terbang usai menghantam pembatas tol.

Dilansir dari Pojoksatu (jaringan Manado Post), saksi mata di lokasi juga menyebut, tubuh Vanessa Angel terlempar keluar dari dalam mobil dengan jarak sekitar 15 meter dan terjatuh ke aspal.

Ansori (54), warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang menyebut, mobil warna putih Pajero Sport B 1264 BJU milik Vanessa Angel seperti melayang atau terbang usai terjadi benturan dengan pembatas tol.

Ansori menceritakan, saat kejadian kecelakaan berlangsung, dia sedang minum es kelapa muda di warung dekat KM 672+400A Astra Tol Jombang-Mojokerto.

“Sekitar jam 12.30 WIB saya kebetulan minum es degan (es kelapa muda) menghadap ke tol,” jelas Ansori kepada wartawan di kantor PWI Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Minggu (7/11/2021).

“Terdengar suara benturan keras, saya melihat sekelebat mobil warna putih terbang,” katanya lagi.

Bersama beberapa warga lainnya, pedagang beras ini bergegas menuju jalan tol.

Menurut Ansori, saat itu tidak banyak warga dari luar jalan tol yang berani memberi pertolongan.

“Banyak yang tahu, tapi yang berani menolong tidak banyak. Yang lain di tepi (jalan tol) sambil ambil video. Saya sudah terbiasa menolong korban kecelakaan, dulu rumah saya di tepi jalan,” terangnya.

Tiba di lokasi, Ansori menghampiri mobil Vanessa Angel.

Dia melihat suami Vanessa, Bibi Andriansyah (31) meninggal di kursi depan sisi kiri.

Sedangkan Vanessa tengkurap di jalan tol dengan jarak yang jauh dari mobil.

Sementara itu, saksi mata lainnya, Ahmad Regy (25) mengatakan mendengar benturan keras antara mobil dengan tembok pembatas tol.

Ahmad Regy yang merupakan penjual kopi atau pemilik warung kopi langsung menuju lokasi sesudah mendengar benturan tersebut.

Perkiraan, saksi mata ini tiba di sana sekitar 1 menit usai kejadian kecelakaan tunggal tersebut.

Saksi mata ini tiba KM 672+400A sekitar 1 menit pasca kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel (27) dan suaminya, Bibi Andriansyah (31).

Regy datang ke lokasi kecelakaan Vanessa sekitar pukul 12.23 WIB. Ia masuk ke KM 672+400 Astra Tol Jomo 1 menit setelah mendengar suara tabrakan keras.

Saat kejadian itu, saksi mata ini menjaga warung kopi sekitar 30 meter dari tol. Yaitu di Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

“Yang pertama kali saya lihat mobilnya remuk sebelah kiri dan menghadapnya sudah berlawanan arah,” kata Regy kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Mobil warna putih yang dikemudikan Tubagus Joddy (24) itu melaju dari arah Nganjuk ke Surabaya, atau dari barat ke timur.

Mobil lantas menabrak pagar beton di sisi kiri jalan tol dengan kecepatan tinggi, tepatnya di KM 672+400A.

Akibat kerasnya benturan, mobil lalu berbelok ke arah berlawanan atau memutar 360 derajat.

Regy melihat langsung tubuh Vanessa yang tergeletak di jalan tol.

Posisi tubuh Vanessa sekitar 15 meter dari mobil Pajero Sport B 1264 BJU.

“Urutannya pagar beton yang ditabrak, lalu sekitar 15 meter tubuh Vanessa, baru sekitar 15 meter posisi mobil. Suaminya terjepit di kursi depan sisi kiri.

“Jenazah Vanessa dan suaminya dibiarkan warga di TKP karena sudah meninggal dunia, warga tidak mau merusak TKP,” terangnya. (ral/int/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/