alexametrics
24.4 C
Manado
Jumat, 27 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Omzet Bandar Togel Bisa Tembus 100 Miliar

MANADOPOST.ID-Menjadi pengecer dan bandar judi toto gelap (togel) memang menggiurkan. Setoran (omzet, red) bisnis haram ini bisa mencapai ratusan miliar, jika dikalkulasikan dari total pendapatan yang bisa menembus Rp5 juta per desa.

Desa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jumlahnya ada 1.507. Jika para bandar-pengecer ‘bermain’ saja di 753 kampung (50 persen), pendapatan bisa senilai Rp3,7 miliar (3.765.000.000) dalam sehari. Dalam sebulan tembus Rp112 miliar (112.950.000.000).

“Jangan sampai dana bansos berbentuk tunai dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Misalnya dipakai main togel. Tangkap juga semua pengecer dan bandar besar. Mereka ini kan yang sering menawarkan, jadi warga tergiur,” desak sejumlah pemerhati sosial saat diwawancara Manado Post. “Jika bos besar disikat habis oleh kepolisian, otomatis tak akan adalagi pengecer lalulalang di masyarakat,” tambah mereka.

Sementara itu, informasi didapat Manado Post, di Kota Religius Tomohon, santer beredar nama bandar berinisial Ko V alias Vinct, dirinya diduga jadi bandar besar yang memback-up jalannya togel di Kota Bunga. Dikonfirmasi, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Gatot Ashari, melalui Kasat Reskrim AKP Constantine Samuri menyebutkan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan, terkait oknum besar yang digadang-gadang juga menjalankan bisnis haramnya hingga ke Kabupaten Minahasa. “Sementara dilidik oleh anggota di lapangan, semoga bisa cepat tuntas,” singkat Kasat Reskrim.

Gebrakan Polres Tomohon pun banyak dinanti masyarakat, agar upaya pemiskinan masyarakat di tengah kelesuan ekonomi dan usaha, bisa segera terselesaikan. “Kami mendukung penuh langkah dan upaya preventif bisnis haram di Kota Tomohon. Jangan kasih kendor pak, tangkap dan penjarakan orang-orang yang hanya mencari keuntungan di tengah kesusahan akibat pandemi saat ini,” tantang Tokoh Pemuda Tomohon Kurnia Surentu.

Jika beberapa wilayah telah disusupi pengecer dan bandar togel, namun ada juga wilayah yang belum tercium adanya aroma praktik ilegal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Jesli Hinonaung menjelaskan, saat ini belum ada kasus togel di Sangihe. “Untuk tahun lalu belum ada kasus togel. Tetapi kami akan terus memantau jika ada judi togel di Sangihe,” singkatnya.

Begitupun di Sitaro. Kapolres Sitaro AKBP Hansjen Ratag, melalui Wakapolres Kompol Haris Bingku. Menurut Bingku, menyebutkan, namanya judi tetap akan diberantas. Bukan hanya togel. “Karena pemberantasan perjudian merupakan wewenang dari pihak kepolisian sesuai amanat undang-undang,” tuturnya.

“Nah, bila perjudian itu sengaja kita biarkan, berarti kita pun sama saja tidak melaksanakan tugas. Sama saja dengan melakukan pembiaran atau turut melakukan pemufakatan jahat, itu juga melawan hukum,” ungkap Bingku. “Kalau ada di sini maka akan kita berantas,” tegas Waka.

Beralih ke Kabupaten Bolmong Selatan. Menanggapi hal ini, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, mengatakan sejauh ini di wilayah hukumnya tidak ada laporan masyarakat, maupun dari petugas di lapangan, yang mendapati judi yang lagi tren tersebut. “Dari awal bulan Januari tahun 2020 hingga saat ini, tidak pernah menerima laporan kasus togel,” beber Kurnianto, Kamis (7/1).

Perwira dua bunga melati ini menghimbau kepada masyarakat, jangan sampai terlibat dengan judi togel. “Sebab togel ini melanggar aturan. Pastinya, berhadapan dengan hukum,” tegasnya. “Masyarakat jangan takut melaporkannya. Jika terlibat kerja sama dengan para bandar togel, siap-siap akan berhadapan dengan hukum,” tandasnya.

Ke Kabupaten Bolmong Utara. Kasubag Humas Polres Bolmut IPTU Sumarto Yahya Datuamas menyebutkan, pihaknya belum menerima laporan dari masarakat mengenai peredaran judi togel. “Kalapun ada kami dari Polres akan langsung turun untuk melakukan pengkapan dan penyitaan,” singkatnya.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Bolangitang Barat Iptu Herdi Manampiring menyebutkan, pernah ada laporan mengenai judi togel. “Terus kami dari polsek langsung melakukan pemeriksan tetapi tidak terbukti. Dan sampai saat ini tidak ada laporan dari masarakat mengenai peredaran judi togel yang ada di wilayah Kecamatan Bolangitang Barat,” ungkap Herdi.

“Memang kasus tindak kriminal akibat togel ini adalah pencurian. Pencurian dilakukan oleh pemain togel yang kehabisan uang. Ketika ia ingin bermain dan tidak punya uang, maka ia akan mengambil uang milik orang lain,” pungkasnya.(tim mp/gnr)

MANADOPOST.ID-Menjadi pengecer dan bandar judi toto gelap (togel) memang menggiurkan. Setoran (omzet, red) bisnis haram ini bisa mencapai ratusan miliar, jika dikalkulasikan dari total pendapatan yang bisa menembus Rp5 juta per desa.

Desa di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jumlahnya ada 1.507. Jika para bandar-pengecer ‘bermain’ saja di 753 kampung (50 persen), pendapatan bisa senilai Rp3,7 miliar (3.765.000.000) dalam sehari. Dalam sebulan tembus Rp112 miliar (112.950.000.000).

“Jangan sampai dana bansos berbentuk tunai dipakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Misalnya dipakai main togel. Tangkap juga semua pengecer dan bandar besar. Mereka ini kan yang sering menawarkan, jadi warga tergiur,” desak sejumlah pemerhati sosial saat diwawancara Manado Post. “Jika bos besar disikat habis oleh kepolisian, otomatis tak akan adalagi pengecer lalulalang di masyarakat,” tambah mereka.

Sementara itu, informasi didapat Manado Post, di Kota Religius Tomohon, santer beredar nama bandar berinisial Ko V alias Vinct, dirinya diduga jadi bandar besar yang memback-up jalannya togel di Kota Bunga. Dikonfirmasi, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Gatot Ashari, melalui Kasat Reskrim AKP Constantine Samuri menyebutkan, pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan, terkait oknum besar yang digadang-gadang juga menjalankan bisnis haramnya hingga ke Kabupaten Minahasa. “Sementara dilidik oleh anggota di lapangan, semoga bisa cepat tuntas,” singkat Kasat Reskrim.

Gebrakan Polres Tomohon pun banyak dinanti masyarakat, agar upaya pemiskinan masyarakat di tengah kelesuan ekonomi dan usaha, bisa segera terselesaikan. “Kami mendukung penuh langkah dan upaya preventif bisnis haram di Kota Tomohon. Jangan kasih kendor pak, tangkap dan penjarakan orang-orang yang hanya mencari keuntungan di tengah kesusahan akibat pandemi saat ini,” tantang Tokoh Pemuda Tomohon Kurnia Surentu.

Jika beberapa wilayah telah disusupi pengecer dan bandar togel, namun ada juga wilayah yang belum tercium adanya aroma praktik ilegal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sangihe Iptu Jesli Hinonaung menjelaskan, saat ini belum ada kasus togel di Sangihe. “Untuk tahun lalu belum ada kasus togel. Tetapi kami akan terus memantau jika ada judi togel di Sangihe,” singkatnya.

Begitupun di Sitaro. Kapolres Sitaro AKBP Hansjen Ratag, melalui Wakapolres Kompol Haris Bingku. Menurut Bingku, menyebutkan, namanya judi tetap akan diberantas. Bukan hanya togel. “Karena pemberantasan perjudian merupakan wewenang dari pihak kepolisian sesuai amanat undang-undang,” tuturnya.

“Nah, bila perjudian itu sengaja kita biarkan, berarti kita pun sama saja tidak melaksanakan tugas. Sama saja dengan melakukan pembiaran atau turut melakukan pemufakatan jahat, itu juga melawan hukum,” ungkap Bingku. “Kalau ada di sini maka akan kita berantas,” tegas Waka.

Beralih ke Kabupaten Bolmong Selatan. Menanggapi hal ini, Kapolres Bolsel AKBP Yuli Kurnianto, mengatakan sejauh ini di wilayah hukumnya tidak ada laporan masyarakat, maupun dari petugas di lapangan, yang mendapati judi yang lagi tren tersebut. “Dari awal bulan Januari tahun 2020 hingga saat ini, tidak pernah menerima laporan kasus togel,” beber Kurnianto, Kamis (7/1).

Perwira dua bunga melati ini menghimbau kepada masyarakat, jangan sampai terlibat dengan judi togel. “Sebab togel ini melanggar aturan. Pastinya, berhadapan dengan hukum,” tegasnya. “Masyarakat jangan takut melaporkannya. Jika terlibat kerja sama dengan para bandar togel, siap-siap akan berhadapan dengan hukum,” tandasnya.

Ke Kabupaten Bolmong Utara. Kasubag Humas Polres Bolmut IPTU Sumarto Yahya Datuamas menyebutkan, pihaknya belum menerima laporan dari masarakat mengenai peredaran judi togel. “Kalapun ada kami dari Polres akan langsung turun untuk melakukan pengkapan dan penyitaan,” singkatnya.

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Bolangitang Barat Iptu Herdi Manampiring menyebutkan, pernah ada laporan mengenai judi togel. “Terus kami dari polsek langsung melakukan pemeriksan tetapi tidak terbukti. Dan sampai saat ini tidak ada laporan dari masarakat mengenai peredaran judi togel yang ada di wilayah Kecamatan Bolangitang Barat,” ungkap Herdi.

“Memang kasus tindak kriminal akibat togel ini adalah pencurian. Pencurian dilakukan oleh pemain togel yang kehabisan uang. Ketika ia ingin bermain dan tidak punya uang, maka ia akan mengambil uang milik orang lain,” pungkasnya.(tim mp/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/