30C
Manado
Kamis, 25 Februari 2021

Fantastis! 60 Truk Angkut 1.000 Ton Sampah

MANADOPOST.ID–Fantastis. Sampah di Kota Manado berhasil diangkut sekira 1.000 ton. Sebanyak 60 truk yang dikerahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sanggup mengangkat sampah dengan melibatkan Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Kalau catatan yang masuk ke saya itu, sekira 1.000 ton sampah yang bersahil diberikan. Karena hitung saja, setiap truk mengangkut 16 ton, maka dikalikan dengan 60 truk maka sudah 1.000 ton sampah yang berhasil dibersihkan. Sampah yang kita bersihkan kali ini, ada bermacam-macam. Namun sampah rumah tangga itu masih mendominasi. Dengan ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat akan budaya kebersihan harus ditingkatkan. Peran pemerintah di kabupaten/kota harus lebih intens lagi,” harap Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.

Dirinya menilai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo sudah penuh dan tidak dapat lagi menampung sampah yang ada. Karena itu, harus dicarikan solusinya. Makanya, karena tempat pembuangan sampah sudah mulai penuh, dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa. “Karena tidak bisa dibuang di Manado, maka semua truk yang mengangkut sampah diarahkan ke TPA Minahasa,” paparnya.

Selain itu, OD juga menuturkan bahwa telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bitung untuk melihat kondisi sampah di daerah tersebut. Sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Kota Bitung terkait persampahan.

Koordinasi memang dilakukan, sembari menunggu TPA Regional Ilo-ilo rampung dikerjakan. Ini memang dilakukan supaya masyarakat, khususnya di Kota Manado merasakan kehadiran pemerintah.

“Saya juga telah mengirimkan beberapa ekskavator di TPA Sumompo untuk sedikit diratakan timbunan sampahnya, agar nantinya dapat dipergunakan lagi. Ini kita libatkan semua, harus serentak dan Fokopimda memang kita libatkan karena ini adalah tanggung jawab kita semua,” sebutnya.

Lanjutnya, Pemprov Sulut bertugas untuk menyediakan lahan dengan total 12 hektare. Dan saat ini menurutnya, pengadaan tanah telah berjalan dengan lancar.

“Untuk tanah tak ada masalah, karena sudah dibebaskan yang sebelumnya adalah HGU. Ya ditargetkan Desember 2021 ini sudah beroperasi, namun jika tak ada kendala bisa lebih cepat. Dan untuk energi listrik yang akan dihasilkan, kita akan mengoptimalkan sampah dari Manado, Minahasa, Bitung dan Minut.

Karena untuk energi listrik dibutuhkan minimal 1.000 ton sampah per hari, sedangkan kalau Manado saja hanya 500 ton per hari, makanya sampah dari Minahasa, Minut dan Bitung akan dibuang di sini. Dan saat ini sudah banyak investor yang menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengelolaan,” urainya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov Sulut Marly Gumalag mengatakan, diperkirakan sebanyak 1.000 ton sampah yang diangkut Pemprov Sulut ke TPA Kulo sehingga dapat mengatasi penumpukan sampah di Manado.

Pak Gubernur Olly Dondokambey telah mengerahkan semua OPD masing-masing 1 truk untuk membantu melakukan pembersihan. Setiap OPD juga wajib menugaskan 5 PNS dan 5 THL untuk turun membersihkan sampah. Jadi perhatian Gubernur Olly dalam penanganan sampah sangat tepat agar tak menimbulkan masalah baru terutama penyakit baru karena sampah pasca banjir dan longsor ini,” beber Gumalag. (*)

Artikel Terbaru