24C
Manado
Selasa, 13 April 2021

Pendaftaran Satu Pintu, Dana BPUM Kembali Meluncur

MANADOPOST.ID—Pasca pandemi Covid-19, pemerintah pusat terus berupaya memulihkan ekonomi masyarakat. Sejumlah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berlangsung sejak 2020.

Salah satunya kegiatan Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) lewat Dinas Koperasi dan UMKM. Setelah BPUM sukses membantu pelaku usaha di Kabupaten Minsel di tahun 2020, tahun ini juga, pelaku usaha kecil menengah kembali disuntik bantuan yang sama. Dengan nominal Rp 1,2 juta.

Disampaikan Kadis Koperasi dan UMKM Minsel Dr Meidy Maindoka, tahun ini para pelaku usaha sudah bisa mendaftarkan diri menerima BPUM 2021.

“Akhir Maret lalu, kita menerima juknis dari kementerian untuk penyaluran program BPUM tahun ini dengan besaran 1,2 juta. Namun berbeda dengan tahun lalu, ada sejumlah persyaratan yang wajib dilampirkan untuk menerima BPUM kali ini,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/4).

Persyaratannya, tambah Maindoka seperti KTP, KK, foto usaha dan surat pernyataan tidak menerima bantuan pemerintah lainnya.

“Selain itu, ada persyaratan lain yang perlu dilampirkan khusus penerima BPUM tahun ini, yaitu fotocopy Nomor Induk Berusaha (NIB) atau minimal Surat Keterangan Usaha (SKU) dari hukum tua di desa atau lurah. Semuanya itu harus terpenuhi dan disampaikan langsung ke kantor Dinas Koperasi dan UMKM Minsel. Jadi semua satu pintu, tidak ada yang bisa mengusulkan lewat bank, pegadaian atau lainnya seperti tahun 2020 lalu,” jelasnya.

Untuk kuota penerima BPUM, kata Maindoka, se-Indonesia mencapai 30-an juta. “Untuk pengusulannya, saat ini kami dari dinas sudah membuka untuk pengusulan. Masyarakat yang memiliki usaha mikro sudah bisa menyampaikan usulan beserta syaratnya ke kami. Untuk jangka waktu, kita belum ada petunjuk, yang pasti masyarakat silahkan sudah bisa mendaftarkan diri,” urainya.

Nanti datanya, lanjut Maindoka, dibawa ke provinsi kemudian setelah diverifikasi oleh kementerian dan jika memenuhi syarat, dananya langsung disalurkan ke rekening pribadi melalui bank daerah.

“Program ini merupakan bentuk sinergitas pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Sesuai dengan visi dan misi Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Pdt Petra Yani Rembang,” kuncinya.(rgm/gel)

Artikel Terbaru