alexametrics
27.4 C
Manado
Jumat, 27 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Jengkel Dengar Ayat Alquran, Pria Ini Nekat Pukul Imam Masjid di Pekanbaru

MANADOPOST.ID – Sebuah kejadian diluar nalar, terjadi di Pekanbaru, Riau. Pasalnya DA alias Dani, tega menganiaya Juhri Ashari Hasibuan seorang imam masjid ketika tengah memimpin salat subuh.

Kejadian yang, terjadi di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru, Riau itu pun langsung menggemparkan warga.

Dilansir dari pojoksatu, Dani mengakui tega memukul Juhri Ashari karena jengkel mendengar ayat Alquran yang dilantunkan korban.

Pengakuan tersebut disampaikan Dani Ariawan saat diperiksa oleh polisi.

“Saya lagi lewat di jalan raya, saya dengar ngaji, saya risi. Saya jengkel ya itu saya datangin saja,” kata Juhri menirukan ucapan Dani Ariawan.

Detik-detik penganiayaan imam masjid di Pekanbaru

Pelaku DA kemudian masuk ke dalam masjid. Ia berjalan pelan dari saf belakang menuju ke tempat imam.

Pelaku kemudian memukul pundak Juhri yang sedang memimpin salat Subuh.

Pelaku membentak Juhri. Ia meminta agar bacaan salat Juhri dibetulkan. Namun Juhri tak menggubris. Akhirnya pelaku menempeleng wajah Juhri.

“Pelaku bilang ‘bisa dibetulin nggak salatnya’. Itu keras suaranya, langsung ditampar sebelah kanan. Setelah itu saya mundur sedikit, saya lepas mic (mikrofon) dan langsung diamankan sama jemaah,” ucap Juhri.

Ilustrasi penganiayaan

Dani Diduga Gangguan Jiwa

Pelaku Dani Ariawan merupakan warga yang tinggal di dekat Masjid Baitul Ar’sy, tepatnya di Jalan Srikandi komplek Perumahan Wadya Graha I, Blok A, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Riau.

Dani Ariawan disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan. Ia pernah dirawat di rumah sakit jiwa dan dinyatakan sudah sembuh.

Dani Ariawan mengantongi kartu rumah sakit jiwa. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait kepemilikan kartu RSJ milik DA.

Ilustrasi penganiayaan

Kepolisian juga belum menyatakan DA mengidap gangguan jiwa. Polisi masih mendalami motif DA memukul imam masjid.

Detik-detik Dani Ariawan pukul Juhri yang sedang memimpin shalat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Ar’sy di Kota Pekanbaru, Riau, terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman video terlihat pelaku masuk ke dalam masjid saat rakaat kedua, tepatnya ketika imam masjid Juhri Asyari membaca doa qunut.

Pelaku masuk masjid, kemudian berjalan melewati barisan jamaah. Ia mendekati imam dan langsung melakukan penganiayaan.

Pelaku berdiri di depan Juhri Asyari, kemudian menempeleng imam masjid tersebut.

Seketika jamaah shalat Subuh bubar. Jamaah langsung menangkap dan memukuli pelaku hingga babak belur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada kejadian tersebut, pelaku telah diamankan di polsek. Sedang diperiksa di polsek,” kata Nandang, Jumat (7/5/2021).

Kasus imam masjid dipukul saat memimpin shalat Subuh ini masih didalami aparat kepolisian. Polisi tengah menggali motif pelaku melakukan penganiayaan. (pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Sebuah kejadian diluar nalar, terjadi di Pekanbaru, Riau. Pasalnya DA alias Dani, tega menganiaya Juhri Ashari Hasibuan seorang imam masjid ketika tengah memimpin salat subuh.

Kejadian yang, terjadi di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru, Riau itu pun langsung menggemparkan warga.

Dilansir dari pojoksatu, Dani mengakui tega memukul Juhri Ashari karena jengkel mendengar ayat Alquran yang dilantunkan korban.

Pengakuan tersebut disampaikan Dani Ariawan saat diperiksa oleh polisi.

“Saya lagi lewat di jalan raya, saya dengar ngaji, saya risi. Saya jengkel ya itu saya datangin saja,” kata Juhri menirukan ucapan Dani Ariawan.

Detik-detik penganiayaan imam masjid di Pekanbaru

Pelaku DA kemudian masuk ke dalam masjid. Ia berjalan pelan dari saf belakang menuju ke tempat imam.

Pelaku kemudian memukul pundak Juhri yang sedang memimpin salat Subuh.

Pelaku membentak Juhri. Ia meminta agar bacaan salat Juhri dibetulkan. Namun Juhri tak menggubris. Akhirnya pelaku menempeleng wajah Juhri.

“Pelaku bilang ‘bisa dibetulin nggak salatnya’. Itu keras suaranya, langsung ditampar sebelah kanan. Setelah itu saya mundur sedikit, saya lepas mic (mikrofon) dan langsung diamankan sama jemaah,” ucap Juhri.

Ilustrasi penganiayaan

Dani Diduga Gangguan Jiwa

Pelaku Dani Ariawan merupakan warga yang tinggal di dekat Masjid Baitul Ar’sy, tepatnya di Jalan Srikandi komplek Perumahan Wadya Graha I, Blok A, Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, Riau.

Dani Ariawan disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan. Ia pernah dirawat di rumah sakit jiwa dan dinyatakan sudah sembuh.

Dani Ariawan mengantongi kartu rumah sakit jiwa. Namun hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait kepemilikan kartu RSJ milik DA.

Ilustrasi penganiayaan

Kepolisian juga belum menyatakan DA mengidap gangguan jiwa. Polisi masih mendalami motif DA memukul imam masjid.

Detik-detik Dani Ariawan pukul Juhri yang sedang memimpin shalat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Ar’sy di Kota Pekanbaru, Riau, terekam kamera CCTV.

Dalam rekaman video terlihat pelaku masuk ke dalam masjid saat rakaat kedua, tepatnya ketika imam masjid Juhri Asyari membaca doa qunut.

Pelaku masuk masjid, kemudian berjalan melewati barisan jamaah. Ia mendekati imam dan langsung melakukan penganiayaan.

Pelaku berdiri di depan Juhri Asyari, kemudian menempeleng imam masjid tersebut.

Seketika jamaah shalat Subuh bubar. Jamaah langsung menangkap dan memukuli pelaku hingga babak belur.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada kejadian tersebut, pelaku telah diamankan di polsek. Sedang diperiksa di polsek,” kata Nandang, Jumat (7/5/2021).

Kasus imam masjid dipukul saat memimpin shalat Subuh ini masih didalami aparat kepolisian. Polisi tengah menggali motif pelaku melakukan penganiayaan. (pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/