25.7 C
Manado
Kamis, 11 Agustus 2022

Ini Balasan Polri Atas Ancaman KKB Papua Tembak Mati Pendatang

MANADOPOST.ID – Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, memperingatkan kepada KKB bahwa tanah Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu merupakan bentuk balasan atas ancaman KKB Papua yang akan menembak mati pendatang atau orang non-Papua yang bekerja di bumi Cendrawasih.

“Papua adalah NKRI dan itu sudah final. Pembangunan di Papua harus tetap berjalan,” kata Brigjen Rusdi di Mabes Polri, Jakarta

Ia menuturkan, ancaman yang digelorakan KKB tidak menyurutkan pemerintah sama sekali dalam membangun Papua.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“TNI-Polri bersama instansi yang lainnya tetap mengawal bagaimana pembangunan daripada Papua tetap berjalan.”

“Sekarang pembangunan di Papua terus berjalan. Ada pihak-pihak teroris KKB ini yang senantiasa mengganggu pembangunan yang dilaksanakan di Papua,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan, pembangunan yang dilakukan pemerintah demi kesejahteraan warga di Papua.

Karena itu, dia meminta KKB tak mengganggu upaya yang dilakukan pemerintah.

“Oleh sebab itu pembangunan di Papua harus dan tetap berjalan.”

Lebih lanjut, Rusdi menuturkan bahwa pihaknya juga berkomitmen akan mengamankan tanah Papua dari ancaman kelompok teroris KKB.

“TNI dan Polri akan bekerja secara optimal bagaimana mengamankan Papua itu sendiri, sehingga pembangunan di Papua dapat berjalan,” ucapnya.

“Dan tentunya ini akan berdampak terhadap kesejahteraan daripada masyarakat di Papua,” tandasnya. (ANTARA)

MANADOPOST.ID – Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, memperingatkan kepada KKB bahwa tanah Papua merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu merupakan bentuk balasan atas ancaman KKB Papua yang akan menembak mati pendatang atau orang non-Papua yang bekerja di bumi Cendrawasih.

“Papua adalah NKRI dan itu sudah final. Pembangunan di Papua harus tetap berjalan,” kata Brigjen Rusdi di Mabes Polri, Jakarta

Ia menuturkan, ancaman yang digelorakan KKB tidak menyurutkan pemerintah sama sekali dalam membangun Papua.

“TNI-Polri bersama instansi yang lainnya tetap mengawal bagaimana pembangunan daripada Papua tetap berjalan.”

“Sekarang pembangunan di Papua terus berjalan. Ada pihak-pihak teroris KKB ini yang senantiasa mengganggu pembangunan yang dilaksanakan di Papua,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan, pembangunan yang dilakukan pemerintah demi kesejahteraan warga di Papua.

Karena itu, dia meminta KKB tak mengganggu upaya yang dilakukan pemerintah.

“Oleh sebab itu pembangunan di Papua harus dan tetap berjalan.”

Lebih lanjut, Rusdi menuturkan bahwa pihaknya juga berkomitmen akan mengamankan tanah Papua dari ancaman kelompok teroris KKB.

“TNI dan Polri akan bekerja secara optimal bagaimana mengamankan Papua itu sendiri, sehingga pembangunan di Papua dapat berjalan,” ucapnya.

“Dan tentunya ini akan berdampak terhadap kesejahteraan daripada masyarakat di Papua,” tandasnya. (ANTARA)

Most Read

Artikel Terbaru

/