26.6 C
Manado
Jumat, 30 Oktober 2020

Keran Eskpor-Asuransi Petani Berbuah Manis

MANADOPOST.ID—Terobosan Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) memperkuat ‘keran’ ekspor dan asuransi pertanian, berbuah manis. Sulut di bawah pimpinan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (OD) dan Wagub Steven Kandouw, yang saat ini sedang cuti kampanye pilkada 2020, sukses meraih penghargaan ‘Indonesia Awards 2020’ untuk Kategori Bidang Pertanian dan Perdagangan.

Apresiasi ini diberikan atas terobosannya dengan Program Asuransi Pertanian dan Ekspor. Indonesia Awards 2020 yang digelar stasiun TV nasional: INews TV itu bertema ‘Kebanggaan Indonesia’. Ajang penghargaan disiarkan langsung, Rabu (7/10). Olly Dondokambey yang menjadi calon gubernur petahana di Pilkada Sulut 2020, mampu menyabet penghargaan Kategori Memajukan Bidang Pertanian.

OD terpilih lewat penilaian tim juri, di antaranya juri kehormatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT).

Penghargaan itu didapat OD berkat terobosan kebijakan pertanian dan perikanan. Yakni dengan program asuransi pertanian, serta ekspor komoditas petani dan nelayan. Olly mampu menjalankan inovasi kreatif sehingga di saat pandemi Covid-19 pun ekonomi Sulut tetap bergerak. Bahkan berhasil mengekspor aneka komoditas dengan membuka penerbangan kargo langsung dari Manado ke Tokyo, Jepang.

“Tentu adanya apresiasi media dalam bentuk award di bidang pertanian dan ekspor komoditas ini, saya sampaikan terima kasih. Tapi sesungguhnya semua keberhasilan dan capaian kami selama ini karena soliditas dan sinergi dengan masyarakat Sulut,” ujar Olly.

Dia pun menegaskan penghargaan Indonesia Awards 2020 ini patut dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Bumi Nyiur Melambai. “Indonesia Awards ini tentunya menjadi kebanggaan bagi semua masyarakat Sulawesi Utara,” katanya.

Tak lupa juga Gubernur Olly menyampaikan terima kasih kepada Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Partai Golkar, yang turut mensupport sehingga Sulut bisa melakukan ekspor di tengah pandemi.  “Saya sangat bersyukur karena didukung juga oleh Menko Perekonomian dalam menunjang kita menuju daerah ekspor hub di Sulawesi Utara. Semoga Tuhan selalu memberkati kita,” kata Olly.

Direktur Pemberitaan MNC Group Ray Wijaya mengatakan peraih Indonesia Awards 2020 terseleksi dengan mengutamakan kualitas. Menurut Ray, tokoh yang mendapatkan penghargaan ini sudah melalui pertimbangan sangat matang.

“Kami berusaha menjaga bobot kegiatan ini tetap sama. Ini supaya jangan sembarangan gitu kan. Karena itu semua tahapan kami jaga, semua proses kualitasnya kami jaga, dan melibatkan tim juri termasuk tim juri kehormatan sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Keberhasilan Olly Dondokambey dalam meraih award bergengsi ini terkait terobosan kebijakan pertanian dan perikanan, yakni dengan program Asuransi Pertanian, serta Ekspor Komoditas Petani dan Nelayan.

Hebatnya, Olly mampu menjalankan inovasi kreatif, sehingga di saat pandemi Covid-19 pun, ekonomi Sulut tetap bergerak. Bahkan berhasil mengekspor aneka komoditas dengan membuka penerbangan kargo langsung dari Manado ke Tokyo, Jepang.

Pemprov Sulut di bawah pemerintahan OD-SK diketahui sukses mengangkat Nilai Tukar Petani (NTP) dari 96,21 di tahun 2016 menjadi 98,23 di tahun 2019. Ini mengindikasikan tingkat kesejahteraan petani semakin melesat.

Untuk melindungi panen, OD-SK melakukan terobosan melalui program asuransi gagal panen kepada petani yang kali ini sudah mencapai 3.000 hektare dan akan terus diperluas. Selain itu, Pemerintahan Olly-Steven juga memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk membantu petani penggarap agar lebih produktif.

Pemberian asuransi juga kepada para peternak sebanyak 3000 peternak dan masih terus ditambah.  Di mana nilai ekspor komoditas pertanian Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey-Steven Kandouw meningkat pesat yakni dari 1,021 juta dolar Amerika Serikat pada 2016 menjadi 3,735 juta dolar AS pada 2019.

Aktivitas ekspor Sulut terus meningkat, sejalan dengan bertambahnya produk komoditi ekspor menembus pasar manca negara. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Novly Wowiling, menilai penghargaan di bidang asuransi petani-peternak dan ekspor pertanian serta perikanan, merupakan bukti kepedulian serta komitmen gubernur dan wakil gubernur dalam memberikan jaminan kepada petani dan nelayan untuk lebih semangat bekerja tanpa takut memikirkan terjadi kerugian.

“Ini kepedulian kepada para petani dan peternak jika terjadi gagal panen bisa di-cover asuransi. Serta membuktikan bahwa hasil pangan Sulut bisa di ekspor ke pasar internasional,” kata dia.

Disampaikannya, pada tahap awal ini asuransi yang diberikan bagi ladang ada 30 hektare dan untuk peternak ada 1000 ekor sapi. “Pemerintah siap menjamin kesejahteraan bagi para petani dan peternak, dengan terus memberikan inovasi dalam pelayanan,” ucapnya. Diketahui, bertepatan dengan HUT Provinsi Sulut ke 56 pada 23 September 2020, Gubernur Olly Dondokambey membuka jalur ekspor via cargo pesawat Garuda ke Narita Jepang yang mengangkut produk perikanan dan kelautan seperti ikan tuna, ikan nila dan rempah-rempah antara lain jenis bawang merah.

Sebelumnya, Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Wilayah Sulawesi Bagian Utara (Sulbagtara) Dr Cerah Bangun menuturkan, direct call ekspor ini sangat membantu kegiatan ekspor yang memang selama ink sering terkendala. Dia mengakui, sebelum adanya direct call ekspor, ada banyak keluhan dari para eksportir. Mulai dari tingginya biaya logistik  yang disebabkan amanya perjalanan barang ekspor ke Jepang, yakni 24-30 jam.

Kualitas barang yang menurun yang disebabkan karena lamanya waktu perjalanan dan adanya kegiatan transit. Adanya ketidakpastian slot kargo barang ekspor sehingga menyebabkan seringnya pembatalan PEB. “Sehingga terebosan Pemprov dalam membuka penerbangan Manado-Tokyo memiliki potensi yang baik. Karena secara letak geografis Manado sebenarnya lebih dekat dengan Jepang dibandingkan dengan jarak Jakarta/Bali dengan Jepang sehingga perjalanan barang ekspor menjadi terlihat bolak-balik di atas kota Manado,” jelasnya.

Dia pun menekankan, setelah ada direct call ekspor, akan banyak keuntungan yang akan didapatkan. Antara lain, rendahnya biaya logistik. Dia membeber, berdasarkan informasi dari para eksportir harga freight sebelum direct call rata-rata sebesar Rp46.000 per kilogram, sedangkan harga freight berdasarkan data PEB rata-rata sekitar Rp29.000 per kilogram sehingga terdapat selisih harga barang yang cukup signifikan yang disebabkan karena adanya biaya lain-lain seperti biaya agen, biaya pengurusan dokumen, dan lain-lain.

“Setelah direct call harga freight sebesar Rp21.750 per kilogram dengan cara mengurus sendiri dengan pihak Maskapai Garuda. Dengan demikian penghematan bisa mencapai antara 35 -50 persen. Penghematan lain yang terjadi karena adanya pelatihan kelas ekspor yang diadakan oleh Kantor Bea Cukai sehingga eksportir dapat mengurus sendiri dokumen PEBnya, tidak melalui PPJK lagi,” katanya, sembari berharap, penerbangan ini bisa terus konsisten dan memperlancar kegiatan ekspor Sulut.

“Direct call export ini memberikan berbagai manfaat, yakni waktu tempuh yang hanya 5,5 -6 jam, turunnya biaya logistik sekitar 50 persen, terjaminnya kualitas barang export dan akan menaikan harga jual serta adanya kepastian slot kargo,” katanya.(cw-01/ayu/gel)

-

Artikel Terbaru

Limpahkan Kasus ASN `Nakal` ke KASN

MANADOPOST.ID---Kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN Kotamobagu berinisial SA, segera dilimpahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bocah 7 Tahun Asal Mitra Ditetapkan Kasus Suspek

MANADOPOST.ID—Bocah laki-laki 7 Tahun asal Kecamatan Tombatu Utara, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) ditetapkan kasus suspek terbaru, berdasarkan data Satgas Covid-19 Mitra, Kamis (29/10) kemarin.

Polres Minsel Ciduk Lima Tersangka Togel

MANADOPOST.ID—Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan Reserse Kriminal Polres Minahasa Selatan (Minsel), mengamankan lima tersangka kasus judi togel yang beroperasi di Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minsel.

Pantai Malalayang Jadi TPS Sementara

MANADOPOST.ID---Kelurahan Malalayang Satu dijadikan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara. Pantauan Manado Post, sampah dari semua kelurahan di Kecamatan Malalayang di buang

Terangi Empat Desa di Morowali Utara, PLN Ukir Sejarah di 75 Tahun Indonesia Merdeka

MANADOPOST.ID – PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tengah kembali berhasil melistriki desa