24.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Bripda Tazkia Supriadi Ternyata Anak Perwira TNI, Dipukul Tentara di Kafe, 3 Anggota TNI Diperiksa

MANADOPOST.ID – Pimpinan Polda Kalimantan Tengah menyambangi Markas Korem 102/Panju Panjung, Palangka Raya, untuk bertemu dan meluruskan peristiwa pemukulan terhadap Bripda Tazkia Nabila Supriadi yang diduga dilakukan tiga oknum TNI AD dari Batalion Rider 631/Antang.

 

“Kejadian itu murni kesalahpahaman semata,” kata Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung, Mayor Infantri Mahsun Abadi saat jumpa pers di aula Markas Komando Korem 102/Panju Panjung, Palangka Raya, Selasa 8 Desember 2021.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pemukulan terhadap Polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah itu terjadi di salah satu Kafe di Palangka Raya, Sabtu 4 Desember 2021 malam. Aksi pemukulan itu pun sempat viral di media sosial (medsos).

 

Bripda Tazkia merupakan anak seorang perwira TNI. Ayahnya bernama Kapten CPM Mochammad Adzan Supriadi yang sempat bertugas di DENPOM XII/2 Palangkaraya. Namun, ayah Tazkia sudah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah dinasnya pada 2018 silam.

 

Ia pun menyampaikan kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya. Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

MANADOPOST.ID – Pimpinan Polda Kalimantan Tengah menyambangi Markas Korem 102/Panju Panjung, Palangka Raya, untuk bertemu dan meluruskan peristiwa pemukulan terhadap Bripda Tazkia Nabila Supriadi yang diduga dilakukan tiga oknum TNI AD dari Batalion Rider 631/Antang.

 

“Kejadian itu murni kesalahpahaman semata,” kata Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung, Mayor Infantri Mahsun Abadi saat jumpa pers di aula Markas Komando Korem 102/Panju Panjung, Palangka Raya, Selasa 8 Desember 2021.

 

Pemukulan terhadap Polwan yang merupakan anggota Raimas Polda Kalimantan Tengah itu terjadi di salah satu Kafe di Palangka Raya, Sabtu 4 Desember 2021 malam. Aksi pemukulan itu pun sempat viral di media sosial (medsos).

 

Bripda Tazkia merupakan anak seorang perwira TNI. Ayahnya bernama Kapten CPM Mochammad Adzan Supriadi yang sempat bertugas di DENPOM XII/2 Palangkaraya. Namun, ayah Tazkia sudah meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di rumah dinasnya pada 2018 silam.

 

Ia pun menyampaikan kedua belah pihak sudah saling memaafkan satu sama lainnya. Hanya, sesuai arahan pimpinan, siapa pun yang terlibat dalam kesalahpahaman itu, akan ditindak sesuai undang-undang dan aturan hukum yang berlaku.

Most Read

Artikel Terbaru

/