alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Mengaku Bertanggung Jawab, Ganjar Pranowo Minta Maaf

MANADOPOST.ID – Akhirnya Gubernur Jawa Tengah (Jateng) mengaku bertanggung jawab atas insiden di Wadas, Purworejo.

Ganjar juga meminta maaf kepada seluruh masyarakt, khususnya warga Wadas, terkait peristiwa yang terjadi pada Selasa kemarin, (8/2/2022).

Dilansir dari Liputan6.com, Ganjar meminta maaf dan menegaskan akan bertanggung jawab.

“Yang pertama, saya ingin menyampaikan minta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Purworejo dan masyarakat Wadas. Karena Kejadian Kemarin mungkin ada yang merasa betul-betul tidak nyaman,” kata Ganjar saat mengelar konferensi pers di Mapolres Purworejo, Rabu, (9/2/2022).

Ganjar juga menegaskan dirinya bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi di Wadas itu. Termasuk terkait sejumlah masyarakat yang diamankan oleh pihak kepolisian. Ia meminta untuk dibebaskan.

“Saya intens komunikasi dengan kapolda, wakapolda dan lainnya, memantau perkembangan yang ada di Purworejo, khususnya Wadas. Kami sudah sepakat, masyarakat yang diamankan kemarin, hari ini akan dilepas untuk dipulangkan,” ucap Ganjar.

Ganjar menegaskan sudah menempuh proses panjang terkait pembangunan Bendungan Bener ini. Selama proses itu, pihaknya membuka lebar ruang dialog kepada masyarakat, khususnya yang masih menolak.

“Beberapa kali kami mengajak komnas HAM, karena komnas HAM menjadi institusi netral untuk menjembatani. Kami minta mereka yang setuju dan belum setuju dihadirkan tapi kemarin saat dilakukan dialog, pihak yang belum setuju tidak hadir,”ucapnya.

MANADOPOST.ID – Akhirnya Gubernur Jawa Tengah (Jateng) mengaku bertanggung jawab atas insiden di Wadas, Purworejo.

Ganjar juga meminta maaf kepada seluruh masyarakt, khususnya warga Wadas, terkait peristiwa yang terjadi pada Selasa kemarin, (8/2/2022).

Dilansir dari Liputan6.com, Ganjar meminta maaf dan menegaskan akan bertanggung jawab.

“Yang pertama, saya ingin menyampaikan minta maaf kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Purworejo dan masyarakat Wadas. Karena Kejadian Kemarin mungkin ada yang merasa betul-betul tidak nyaman,” kata Ganjar saat mengelar konferensi pers di Mapolres Purworejo, Rabu, (9/2/2022).

Ganjar juga menegaskan dirinya bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi di Wadas itu. Termasuk terkait sejumlah masyarakat yang diamankan oleh pihak kepolisian. Ia meminta untuk dibebaskan.

“Saya intens komunikasi dengan kapolda, wakapolda dan lainnya, memantau perkembangan yang ada di Purworejo, khususnya Wadas. Kami sudah sepakat, masyarakat yang diamankan kemarin, hari ini akan dilepas untuk dipulangkan,” ucap Ganjar.

Ganjar menegaskan sudah menempuh proses panjang terkait pembangunan Bendungan Bener ini. Selama proses itu, pihaknya membuka lebar ruang dialog kepada masyarakat, khususnya yang masih menolak.

“Beberapa kali kami mengajak komnas HAM, karena komnas HAM menjadi institusi netral untuk menjembatani. Kami minta mereka yang setuju dan belum setuju dihadirkan tapi kemarin saat dilakukan dialog, pihak yang belum setuju tidak hadir,”ucapnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/